Sinar pagi mulai menyinari pepohonan yang begitu lebat,
Di goa ada pemuda yang sedang tertidur, ya pemuda itu adalah Lin Chen,
[Ding! Apakah tuan ingin klaim hadiah harian?]
Lin chen kemudian terbangun karna suara sistem yang berada di kepalanya, lalu dia mengusap matanya,"System klaim sekarang" Ucap Lin chen pada sistem,
[ Ding! Selamat tuan mendapatkan Benih transformasi ]
"I-ini hadiah yang sangat baguss ahahahaha, akhirnya seluruh tubuh dan merindiang ku dan lain lainya akan berevolusi" tawa Lin chen senang dapat hadiah yang tak terkira olehnya,
"Sistem cepat serap hadiahnya" lanjut Lin chen dengan semangat,
[Ding! Penyerapan dimulai harap tuan rumah menahan rasa sakitnya]
Saat proses itu Lin chen mulai merasakan sakit di sekujur badanya seperti ingin hancur kapan saja,
Krakkkk
Krakkkkk
Suara tulang tulang Lin chen yang hancur begitu bergema di telinganya, namun setelah tulangnya hancur tiba tiba cahaya keemasa membentuk kembali tulang tulang Lin chen dengan kokoh, tulang tulang ini berwarna emas dan sangat kokoh seperti baja,
Setelah tulang berhasil di bangun kembali dia benih benih itu berjalan menuju nadi nadi di tubuh Lin chen, mereka mulai perbaiki nadi nadi lin chen,
Di luar Lin chen menahan sakit hingga bajunya basah dengan keringat yang dia keluarkan,
Setelah membenarkan nadi nadi tubuh Lin chen, Sword intent dan sword heartnya juga bervolusi menjadi tahap 2 tingkat 3 dan pertahan tubuhnya naik secara signifikan sekarang seni tubuhnya sudah mencapai peringkat 5 akhir
Lalu benih benih itu mulai memutari merindiang ganda milik Lin chen, setelah puas memutari benih benih itu mulai masuk secara perlahan kedalam merindiang ganda milik Lin chen,
"Arrrghhhh" teriak Lin chen kesakitan sesekali dia mengertakan giginya hingga kedua giginya berbunyi,
Tiba tiba sinar cahaya keluar dari tubuh Lin chen, makin lama sinar makin dengan terang akibat itu tiba tiba gunung berguncang hebat,
Disisi lain, kota huantian yang dekat dengan gunung itu merasakan dampak getaranya,
Bebarapa ahli klan kota huantian keluar dari wilayahnya masing masing lalu menatap cahaya yang begitu terang dari gunung,
"Tuan Heng lu sepertinya gunung kematian melahirkan harta surgawi" ucap tuan kota huantian itu pada leluhur klan Heng,
Leluhur klan heng itu menggelengkan kepalanya, "Bukan harta tapi ada seseorang yang berevolusi yang akan menjadi sesosok menguncang 3 benua di dunia ini, sebentar lagi namanya akan bergema di ketiga benua"
"Kalian jangan khawatir ini bukan malapetaka untuk kota kita, ini merupakan anugrah dari dewa," lanjut leluhur heng,
"Tuan heng lihat di atas ada seseorang yang memancarkan cahaya melayang," Ucap tuan kota sambil menunjuk orang yang melayang itu,
Leluhur klan heng hanya menggangukan kepalanya lalu tersenyum, disisi lain satu leluhur klan menatap Lin chen dengan rakus dia hendak merebut harta yang lin chen miliki,
Ia langsung melesat ke arah Lin chen, Namun tiba tiba leluhur klan Heng dan tuan kota sudah berada di depanya,
"Leluhur klan Fan anda mau kemana?" Ucap leluhur Klan heng,
"Cih, Itu harta surgawi harus menjadi milik klan Fan ku kalian tidak bisa mengambilnya sendiri!" Jawabnya dengan sombong,
"Apakah kau bodoh! Jelas jelas orang itu sedang bervolusi apakah kau kira kau bisa melawan orang itu?" Ledek tuan kota pada leluhur fan,
"K-kau" mendengar itu leluhur klan fan emosinya langsung terpancing dan menyerang Tuan kota huantian dan leluhur klan heng,
Pertarungan mereka terlihat sangat sengit, para penjaga gerbang dan penduduk kota banyak yang mencibir tingkah tamak leluhur klan Fan
Hueeekk
Tuan kota muntah darah akibat serangan dari leluhur fan, saat dia hendak menusukan senjatanya pada tuan kota , tiba tiba leluhur heng menangkap tangannya lalu melemparkan leluhur fan ke belakang,
Swwooosssshh
Bugghhhh
"Sial, padahal sedikit lagi aku bisa membunuh tuan kota, leluhur klan heng sialan itu selalu saja ikut campur" gerutu leluhur klan fan
"Apakah kau baik baik saja teman muda Haodi?" Ucap leluhur klan heng pada tuan kota itu,
"Ah, cuma luka kecil tak perlu risau tuan heng" jawab tuan kota sambil tersenyum,
Namun yang mereka tidak ketahui, leluhur klan han sudah melesat ke arah mereka secara diam diam,
Saat dia hendak menusukan pedangnya yang di arahkan ke punggung leluhur heng, beberapa penduduk kota dan penjaga gerbang mereka telihat panik, lalu berteriak memperingati bahaya yang menuju ke leluhur klan heng,
Leluhur klan fan itu tersenyum penuh kemanangan pasalnya jarak antara mereka sudah dekat saat ingin menancapkan pedangnya tiba tiba
Duaaarrrrrrr
"Uhuuk, uhhukkk"
Leluhur klan fan dia terpental karna ada serangan mendadak dari seseorang, dia memuntahkan beberapa kali cairan merah dari mulutnya,
Leluhur klan heng dan tuan kota sontak kaget saat mendengar suara ledakan dari belakang pungungnya dan keduanya itu pun memutarkan badanya,
Saat memutarkan badanya padangan kedua orang itu tertuju pada leluhur klan fan itu sudah berlumuran darah, dan keduanya menatap seseorang pemuda tampan dengan tanda pedang di iringi naga dan phoenix yang sedang melingkari pedang di dahinya itu, pemuda itu turun dari ketinggian dengan perlahan,
Tubuh pemuda itu di selimuti oleh petir berawan emas dan hitam, pemuda itu tersenyum kearah tuan kota dan leluhur klan heng,
"Kedua senior apakah anda baik baik saja? Junior ini mengucapakan terima kasih karna sudah menjaga junior yang sedang bervolusi" Ucap pemuda itu sambil menangkup tanganya,
Ya pemuda itu ada Lin chen yang sudah selesai bervolusi,
Leluhur klan heng dan tuan kota yang mendengar lalu berkata, " teman muda, orang tua ini hanya mencengah tindakan yang tidak masuk akal, yang lalukan oleh leluhur klan fan itu" Ucap leluhur klan heng yang di angguki oleh tuan kota,
"Kedua senior, dua cincin penyimpanan ini anggap saja sebagai ucapan terima kasih dari junior ini,"
"Para senior junior ini pamit dulu karna ada urusan mendesak, untuk urusan klan fan, saya serahkan kedua senior" lanjut Lin chen sambil memberi dua cincin penyimpanan itu, lalu merobek ruang dan memasukinya,
Tuan kota dan leluhur klan heng berniat menolak cincin tersebut namun pemuda itu sudah menghilang, mereka akhirnya mengecek isi cincin pemberian itu,
Seketika mereka melogo tak percaya ada beberap tumpuk koin emas teknik dan rumput spiritual tingkat 3,
"I-ini" kaget tuan kota lalu menatap leluhur klan heng lalu mereka berdua tersenyum senang atas pemberian yang di kasih pemuda itu,
-----
Flash back -,
Balik ke goa tempat Lin chen sedang bervolusi,
Lin chen tiba tiba melayang ke luar goa dan melayang di ketinggian,
Saat sudah sampai di ketingian tiba tiba fenomena langit bermuncalan dan pusaran di awan yang tercipta,
Pedang besar yang di lilit oleh naga dan phoenix yang di selimuti petir di setiap sisinya itu seketika muncul dari pusaran awan ,
Pedang itu melesat ke arah Lin chen lalu berhenti di belakang pungung Lin chen,
Saat Lin chen mengambungkan pedang itu dengan matrial soulnya tiba tiba
WUSSSHHHHHH
WUSSSSHHHHH
Wusshhhhhhhhhh
Lin chen berhasil membuat terobosan 3x kali berturut turut, matrial soulnya juga bervolusi menjadi pedang naga phoenix petir, dan di dahinya tercipta gambar pedang naga dan phoenix berwarna putih,
Lin chen membuka matanya dan terlihat lah sekitar pupil mata yang tadinya hijau cerah sekarang berubah disisi kiri di lingkaran pupil matanya berwarna kuning cerah, disisi kanan berwarna merah terang,
Lalu Lin chen menatap pertarungan pasalnya sudah melepaskan indera spritiualnya yang mencakup pinggiran gunung jadi dia tahu apa yang terjadi,
Back ke Lin chen saat ini
------
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 31 Episodes
Comments
𝓐𝓫𝓮𝓷𝓭𝓼
mantap
2024-07-11
0
Jimmy Avolution
terus
2024-06-14
0