chapter 17
Aurel Latisha
*Sedang mengetik di meja bar dapur
Dion Hazel
*Memeluk dari belakang
Aurel Latisha
*Kagett// Di-dion!!
Aurel Latisha
*Panik melirik sekitar
Aurel Latisha
Lepasin ga? Nanti ada yang liat
Dion Hazel
Udah malem siapa yang liat? Pembantu udh ga ada, Rangga lagi ke depan
Dion Hazel
Kan dia lagi mandi *Makin memeluk erat
Dion Hazel
Kamu sibuk, kamu jarang ke rumah kita
Aurel Latisha
*Mengusap pipi Dion
Aurel Latisha
Karena aku ngurus tesis, bentar lagi aku juga harus cari tempat magang
Dion Hazel
*tiba-tiba muncul ide
Dion Hazel
Gimana kalau magang di kantor aku?
Dion Hazel
Kamu jurusan kesekretariatan kan? Kebetulan aku butuh satu sekretaris lagi
Dion Hazel
*Duduk di samping Aurel
Aurel Latisha
*Berpikir// (kalau di pikir-pikir, perusahaan Dion kan gede. Pasti nanti gue dpt banyak pengalaman)
Erna
Hellowww, lagi pda ngomongin apa?
Erna
*Berjalan ke kulkas mengambil jus jeruk
Dion Hazel
Papa kasi ide Aurel buat magang di kantor papa, gimana menurut kamu?
Aurel Latisha
*Melototkan matanya ke arah Dion
Erna
Hem? Ya baguslah. Dari pada sama bapak2 lain entar di lecehin
Aurel Latisha
🙂 (Justru sama bokap lo yang ada tiap hari gue di lecehin!)
Erna
Kalau aku gimana? *Menopang dagu menatap Dion berbinar
Dion Hazel
Kamu kan jurusan musik, mana bisa ke perusahaan papi
Erna
Iya sih *langsung setuju
Dion Hazel
Lagian di suruh ambil bisnis malah musik 😒😒 *Masih kesal tak habos pikir ia kecolongan membiarkan Erna mengambil jurusan Seni
Erna
Yaa aku sukanya main piano
Dion Hazel
Yaa tapi karena setiap perlombaan kmu selalu juara, papa gak akan ngomel lagi
Erna
*Tersenyum ceriaa// jadi aku magang di mana nih pi?
Dion Hazel
Nanti kmu magang di perusahaan rekaman teman papa. Okay sayang *memgelus kepala Erna
Dion Hazel
Aurel juga setuju kan? Magang di tempat…Ehem, Om? 🙄
Aurel Latisha
Eum… Yaudah boleh *Mengangguk
Erna
Good !! Papa bisa jagain lo, tenang aja ya kan papi? *Menyenggol Dion
Dion Hazel
(Lebih dari jagain pastinya) hem iya☺️
Pagi hari itu di kantor Alan
Dion Hazel
*Menekan tombol telfon
Tidak lama kemudian pria bernama Azmi yang merupakan sekretaris Dion menghampiri
Azmi (Sekretaris Dion)
Permisi pak, ada apa pak direktur memanggil saya?
Dion Hazel
*Memberikan sebuah berkas profil
Dion Hazel
Ada satu anak magang kenalan saya yang akan magang sebagai sekretaris, ini datanya
Azmi (Sekretaris Dion)
*Mengambil data tersebut// baik pak akan saya bimbing dengan baik
Azmi (Sekretaris Dion)
Oh iya pak untuk bagian kantor apa bapak juga ada kenalan?
Dion Hazel
Tidak, kamu ambil saja dua orang dari pelamar magang yang masuk
Dion Hazel
Ahh ambil yang sudah pasti tidak akan merepotkan kita
Azmi (Sekretaris Dion)
*Mengangguk// baik pak saya mengerti
Dion Hazel
Sudah kmu boleh pergi, ah anaknya akan datang siang ini. Ingat2 wajahnya ya
Dion Hazel
Jangan sampai salah
Azmi (Sekretaris Dion)
*Melihat ke berkas
Azmi (Sekretaris Dion)
‼️‼️ *Agak kaget
Dion Hazel
*Heran// Kenapa?
Azmi (Sekretaris Dion)
Ti-tidak pak, kalau begitu saya permisi
Azmi (Sekretaris Dion)
*Buru-buru pergi
Di luar, Azmi kembali menatap selembaran biodata tersebut
Azmi (Sekretaris Dion)
Ini bukannya Aurel anak panti harapan bunda dulu?
Azmi (Sekretaris Dion)
Aurel udah besar ya
Azmi (Sekretaris Dion)
*Tersenyum dengan bangga
Tidak lama kemudian Aurel muncul dengan outfit kantornya
Aurel Latisha
Kok gue gugup ya njirr
Saat pintu lift terbuka, ia buru2 keluar dan menghampiri meja di depan pintu direktur
Aurel Latisha
Permisi, saya anak magang yang di tugaskan sebagai sekretaris
Azmi (Sekretaris Dion)
*Berdiri dan tersenyum
Aurel Latisha
*‼️‼️ kagettt
Azmi (Sekretaris Dion)
Ternyata bener itu kamu Aurel! 😁
Aurel Latisha
Kak Azmi selama ini sekretaris Dion??
Azmi (Sekretaris Dion)
Dion? *🤨
Aurel Latisha
Ma-maksud aku om Dion
Azmi (Sekretaris Dion)
Kmu kok bisa kenal pak direktur?
Aurel Latisha
Emm, dia ayah temenku kak
Azmi (Sekretaris Dion)
Ohh kamu temen nona Erna, yaudah kita masuk aja sekalian laporan
Azmi (Sekretaris Dion)
Nanti setelah itu kakak arahin ya harus apa-apa aja
Aurel Latisha
Oke siap kak Azmi
Merekapun masuk ke ruangan direktur Dion
Azmi (Sekretaris Dion)
Permisi pak direktur, ini anak magang yang bapak maksud sudah datang
Azmi (Sekretaris Dion)
Saya bermaksud memberinya tugas menyusun jadwal bapak, apa mungkin bapak keberatan?
Aurel Latisha
*Mengulum bibir dan menatap dengan tegang
Dion Hazel
*Menyenderkan tubuhnya
Dion Hazel
Saya ga masalah, tugas anak magang ini kan agar membuat kau sedikit lebih santai
Dion Hazel
Jadi kau ajari dan serahin sebagian ke dia
Dion Hazel
Kau cukup di meja aja
Azmi (Sekretaris Dion)
*Mengulum senyum menahan bahagia// baik pakk! Pasti saya ajarkan dengan baik
Azmi (Sekretaris Dion)
(Asik ada waktu buat ngedate sama ayang)
Aurel Latisha
*Melirik ke Azmi curigaa
Aurel Latisha
(kenapa kak Azmi kek seneng banget jangan2….)
Dion Hazel
Oke bagus, kalian boleh pergi
Aurel Latisha
Kak, kok kakak seneng banget kerjaannya aku ambil alih?
Azmi (Sekretaris Dion)
Senenglah hahahah
Azmi (Sekretaris Dion)
Tau gak pak direktur itu workaholic😵💫😵💫
Azmi (Sekretaris Dion)
Lalu kdang beliau suka meninggalkan pekerjaan tiba-tiba dan buat aku harus menyusun jadwal ulang *Mulai stress
Azmi (Sekretaris Dion)
Udah gila dia, lagian siapa sih yang dia temuin tiba-tiba waktu jam kerja! Jangan-jangan dia punya pacar
Aurel Latisha
*Masang muka bego
Aurel Latisha
(Jadi selama ini Dion sering kabur buat ketemu gue? Dasarrr hihihi)
Aurel Latisha
(Maaf kak Azmi, ini gara-gara aku😭🤣)
Azmi (Sekretaris Dion)
Yaudah sini aku ajari sama kasi tahu jadwal-jadwal pak direktur
Merekapun di sibukk dengan pekerjaan
Ps: Azmi ini satu panti dengan Aurel dan lebih tuaa juga, jdi kek udh anggep saudara gitu
Btw othor sakit jdi baru bisa up maybe nanti up agak lama juga
Comments
airiss
jangan lama-lama dong Thor
2024-06-03
1
Alino
thor aku nungguin author up
2024-06-03
1
Alino
next thor mangat sehat dan sukses selalu
2024-05-31
2