chapter 5
Sinar matahari pagi menyilaukan wajah seorang gadis yang tidur tengkurap dengan penuh kissmark
Aurel Latisha
Uhhh…. *Mengerang silau dan panas
Gadis itu mengalihkan wajahnya ke arah lain. Aroma harum menusuk ke hidungnya membuat sontak mengendus
Aurel Latisha
Heugg!! Laperrr…. *bergumam namun masih merapatkan kedua mata
Tiba-tiba ia membuka kedua matanya lebar saat sekelebat ingatan memasuki pikirannya.
Ya ingatan tentang malam panas bersama Dion
Aurel Latisha
Sial!!! *pekiknya
Aurel Latisha
Awww!! *Kesakitan saat hendak bangun dari kasur
Aurel merintih kesakitan tatkala pinggangnya yang seperti habis melakukan kerja rodi. Gadis itu menoleh ke arah kaca full di ujung kamar.
Aurel Latisha
Bukan mimpi *bengongnya begitu melihat keadaannya yang berantakan beserta seluruh tubuh nya yang penuh kissmark itu
Dentingan ponsel mengalihkan pandangannya
Dion Hazel
Kalau sudah bangun kabari saya
Dion Hazel
Saya sudah masakin kamu sarapan
Dion Hazel
Kamu ga akan pura-pura hilang ingatan kan?
Wajah Aurel langsung memerah begitu saja bagaikan buah apel ranum yang matang
Gadis itu menoleh pada meja kecil yang sudah tersedia beberapa lauk sederhana
Aurel Latisha
Argh!!! Bisa gilaa gue!!! *pekiknya sambil mengacak pelan rambutnya
Dion sedang berada di ruang direktur. Duduk dan menatap layar ponselnya.
Dion Hazel
*tersenyum miring// Sudah di baca
Dion mengerutkan dahinya begitu membaca pesan itu. Kerutan tidak senang
Dion Hazel
Maaf? Apa maksudnya?
Dion Hazel
Kamu ingin saya melupakan malam panas kita? Kamu ingin bilang ini kesalahan?
Dion mulai menyenderkan tubuhnya dan kini mengigit bibirnya pelan
Entah kenapa ia jadi gugup di buat menunggu balasan gadis itu
Aurel Latisha
Kurang lebih gitu
Dion Hazel
*Menganga tak percaya// gilaa *bisiknya
Dion Hazel
*Menekan tombol panggilan
Dion Hazel
Aurel, apa maksud kamu?
Dion Hazel
Pengalaman pertama kamu saya curi dan kamu minta saya lupakan?
Aurel Latisha
Ya-aa mau gimana lagi sudah telanjur
Aurel Latisha
Toh itu juga permintaan ku
Dion Hazel
*Mengusap wajah tak percaya
Dion Hazel
Kita akan bertemu dan bicara nanti malam
Dion Hazel
Kamu senggang kan?
Aurel Latisha
Yaa?? Harus di bicarakan?
Aurel Latisha
Ehh i-iyaa Om!! 😫 emm…. Om aja yang…
Dion Hazel
Saya jemput kamu jam 8 *Mematikan panggilan sepihak
Dion meletakkan ponselnya dan menekan pangkal hidungnya—pening
Yang satu mabuk ga jelas yang satunya bercinta dengannya. Ada apa sebenarnya dengan kedua gadis yang ia kenal ini-pikirnya
Dion Hazel
*Melirik ke arah pintu // Masuk!
Erna masuk ke ruangan kerja ayahnya bersama Rangga sang pengawal
Erna
Papi kenapa Rangga terus ngikutin aku? *Hendak protes
Dion Hazel
*Melirik dingin
Erna
Emm. Maksud aku…Aku kurang nyaman…. *Tidak bisa menatap Dion
Dion Hazel
Mulai hari ini Rangga akan menjadi pengawal kamu. Kamu juga akan di kenakan jam malam. Kartu kredit beserta mobil sport di sita
Dion Hazel
Kamu ga belajar dari kesalahan? Semalam teman kamu hampir di culik dan di perkosa!
Dion Hazel
Kamu tahu dia minum ap? Obat perangsang yang harusnya di tuju buat kamu!
Dion Hazel
Tapi malah Aurel yang kena!!
Erna
*Menunduk dengan wajah sedih// Maaf papi, aku beneran ga tahu kalau….
Dion Hazel
Ga tahu? Udah berapa kali sih kau mengalami hal ini? Sudah berkali-kali!!!! TAPI KAU SELALU SAJA MELAKUKAN KESALAHAN YANG SAMA
Dion Hazel
Karena itu jangan protes! Rangga akan menjadi pengawalmu. Harusnya sejak dulu papa kasi kamu dia
Erna hanya bisa diam. Tidak bisa membantah maupun membela dirinya karena sudah jelas memang dia salah
Erna
Lalu Aurel gimana pi?
Dion Hazel
*Melirik sejenak // dia… *Menghela nafas
Erna
*Panik// kenapaa Pi!!! Aurel kenapa!!!!
Dion Hazel
Dia sakit! . Jangan mengunjunginya nanti kamu tertular lagi pula kamu hari ini ga boleh kemana-mana
Erna
Kok gitu? Aku kan mau liat sahabatku pi!! Aku juga mau minta maaf
Dion Hazel
Lewat telfon saja
Rangga
*Menghampiri // ya tuan?
Dion Hazel
Bawa Erna pulang
Erna
Papi!! Tolong izinin aku ketemu Aurel!!
Rangga
*Menarik lengan Erna// Mari nona
Erna
*Menepis kasar // jangan sentuh gue!! Ihhh
Dion Hazel
Pergi atau papa tambah hukuman kamu?
Erna
*Bersungut kesal namun menurut untuk pergi
Rangga
Saya permisi tuan *Membungkuk dan segera mengikuti Erna dari belakang
Dion Hazel
Arrggg!!!! Pusinggg * Gerutunya
Btw aku mau promosi bentar
Vallery
Ayah gila!! Ayah mau menikahkanku??? Aku masih sekolah umurku 17 tahun! Terlebih lagi,sama om om!!
Gadis itu menatao tak percaya pada sang ayah. Pasalnya ia harus menikah oleh pilihan ayahnya. Seorang pria yang berumur 31 tahun. Dan seorang ketua gangsters
Dealan
*menatap dengan dingin
Dealan
Gadis manja! Kau akan menyesal mengatakan itu pada ayahmu. Memohonlah sekarang
Vallery
*Menatap dengan kesal
Vallery
Cuman orang mesum yang setuju buat nikah sama anak 17 tahun!!! Dasar om-om mesum!!
Bagaimanakah kisah percintaan mereka? Menurut kalian apa ya alasan sang ayah menikahkan putrinya sendiri dengan pria yang berbeda 14 tahun dengan sang putrinya itu??
Novel ini penuh dengan keromantisan, debaran, dan misteri.
Leandro Dealan Galtero, umur 31 bos real estat sekaligus pemilik organisasi bawah (gelap) , ketua gangster yang memimpin kota kecil, menguasai tanah, jalanan, property, memiliki trauma, memiliki masa lalu rahasia, rumor: Membunuh keluarganya demi kekuasaan
Vallery Gracel Charlesha, umur 17 tahun. Suka pink dan ungu muda. Hobby clubbing, bertengkar, shopping, mabuk, bolos, buat onar. Anak dari mantan seorang Mafia yang kini hanyalah direktur parbrik karet dan timah. Sangat benci pembohong. Memiliki sifat aktif dan banyak tingkah. Meski bodoh dalam pelajaran dia sangat pintar menipu orang.
Silahkan baca novel kisah mereka hanya di Fizzo!! Dengan jdul “ISTRI KECIL KETUA GANGSTERS”
Vallery
Ditunggu kehadiran kalian😍
Dealan
Barusan kau membentakku?
Vallery
Enggak‼️‼️ dasar pedofil
Dion Hazel
Udah cukup jangan ribut di lapakku !! Dasar penyusup!!💢
Comments
Xyzz Sandy
isss di skipp ku laporinnn cs iniii/Angry/
2024-07-18
1
Putri salmah Suminar
😅
2024-06-18
0