chapter 4
Dion Hazel
*Memasang sabuk pengaman Aurel
Dion Hazel
Aurel kita akan ke rumah sakit
Aurel Latisha
*Menatap dengan wajah memerah
Aurel Latisha
Ahhhh….Jangann…ahhh
Dion Hazel
*Menyalakan mobil // Apanya yang jangan, kamu meminum obat per@ngs@ng. Kamu harus ke rumah sakit
Aurel Latisha
Om Dion… *Memanggil dengan nada menggoda
Dion Hazel
*Tidak peduli dan hendak menancap gas
Aurel Latisha
*Menarik tangan Dion dan meletakkan ke paha
Dion Hazel
Aurel!! *Menepis dengan cepat
Dion menghela nafas dan menekan pangkal hidungnya
Dion Hazel
Jangan aneh-aneh. Diam saja di situ *Langsung segera menyetir pergi
Aurel Latisha
*Menatap dengan raut sedih🥺🥺
Dion melepas satu kancing kerah bajunya dan berdehem berkali-kali
Dion Hazel
(Sial, Faktor umur kah? Kenapa jantungku ga mau diam)
Dion Hazel
(Panas sekali rasanya di sini, gawat)
Dion Hazel
(Aku harus cepat ke rumah sakit)
Dion asik berdialog dengan dirinya yang gelisah itu
Aurel Latisha
Om… *Memanggil dengan suara parau
Dion Hazel
Hm? *Tidak menoleh,fokus menyetir
Aurel Latisha
Saya masih suka sama om
Dion Hazel
*Mendelik kaget
Dion Hazel
Kamu.. *Menghela nafas dan memilih mengabaikan
Aurel Latisha
Gimana kalau kita coba sekali
Sontak Dion mengerem mendadak
Bunyi klakson dari belakang terdengar nyaring saling bersahutan
Another
Nyetir yang bener!!
Dion Hazel
*Kembali menyetir namun menepikan ke pinggir jalan
Dion menghela dan menyender kan tubuhnya pada sandaran mobil
Aurel Latisha
Jadi om dari pada kerumah sakit ayo kita ke hotel
Aurel Latisha
*Meraba paha Dion da perlahan naik ke atas
Dion Hazel
*Menahan tangan Aurel
Dion Hazel
Aurel, kamu tahu kan kata-kata kamu bahaya?
Dion Hazel
Kamu bukan lagi gadis SMA , bisa saja saya langsung menerkammu
Aurel Latisha
Kan aku bilang kita coba dulu
Dion Hazel
Lalu setelah itu? Kamu akan rugi sendiri. Kamu begini karena pengaruh obat
Dion Hazel
Pikiranmu sedang kacau
Dion Hazel
*Mengambil rambut Aurel meletakkan di belakang telinga gadis itu
Dion Hazel
Gadis secantik dirimu harus memberikan sesuatu seperti ini pada orang yang benar-benar kamu cintai
Aurel Latisha
Tapi aku cinta om Dion *Bersikukuh dan pantang menyerah
Dion Hazel
Saya udah punya anak
Aurel Latisha
Erna bukan anak kandung om, dan om ga pernah menikah. Jangan-jangan….
Aurel Latisha
*Menatap curiga
Dion Hazel
*Menyentil jidat Aurel💢
Aurel Latisha
Terus kenapa nolakk?
Dion Hazel
Mana mungkin saya ngelakuin hal vulgar sama temen anak saya
Aurel Latisha
Aurel bakal jaga rahasia. Please, kali ini aja. Setelah itu Aurel ga akan ganggu om
Dion Hazel
(Sudah ga waras ini bocah, bikin sakit kepala)
Dion menyenderkan jidatnya ke setir dan merasa frustasi
Aurel Latisha
*Melepas sabuk pengaman
Dion mendelik saat Aurel tiba-tiba mendaratkan bibirnya pada Dion
Gadis itu memejam dengan kuat dan enggan menarik wajahnya
Dion memejam dan kini tangannya memegang tengkuk Aurel
Dion menyambut ciuman Aurel. Melumat dan memakan hampir semuanya membuat gadis itu kewalahan
Suara ciuman yang nyaring kini hanya terdengar terus menerus sampai Dion tersadar dan segera membuang muka
Dion Hazel
///*wajah memerah padam, Menutup bibirnya dengan punggung tangan
Dion Hazel
(Ba-barusan aku ngapain!!)
Aurel Latisha
Om Dion kenapa berenti? *berpindah duduk, membuka kedua kaki lebar dan duduk di pangkuan Dion
Dion Hazel
Aurell.. //*Berekspresi kewalahan
Aurel Latisha
Aku masih bukan wanita di mata om?
Dion Hazel
Kamu teman anak saya Aurel
Aurel Latisha
Tapi barusan kita ciuman
Dion Hazel
(Gawat ada yang berdiri tapi bukan kaki) 🫣
Mau tidak mau Dion memilih segera kembali menyalakan mobil sebelum pengendara di sana menghampiri mereka
Ia melajukan mobil ya masih dengan posisi Aurel di atas pangkuannya
Aurel Latisha
Kalau om masih mau antar aku ke rumah sakit aku akan lakuin hal lebih ekstream
Aurel Latisha
*Membuka sabuk celana Dion
Dion Hazel
AUREL!! Berhenti!
Dion Hazel
*Menghela nafas// Okay, Om bawa ke apartemen kamu aja ya. Jangan ke hotel
Aurel Latisha
Emm, okayy tolong antar aku *Memeluk tubuh Dion dengan nyaman
Dion Hazel
*Menegangkan tubuh
Dion kembali di buat tegang saat Aurel memeluknya. Pasalnya kedua buah lembut itu dapat ia rasakan begitu memepet dadanya
Dion Hazel
*Menghela nafas berat
Dion Hazel
(Cobaan apa ini ya Tuhan)
Sesampainya di apartemen Aurel
Dion Hazel
*Menurunkan Aurel ke kasur
Aurel Latisha
Ughhh…. *Mengerang dengan penuh sensual
Dion Hazel
*Menelan ludah// Hahh astaga🤦🏻
Dion Hazel
*Melepaskan tali heels Aurel dengan hati2 dan lembut
Dion Hazel
Menjaga anak gadis emang susah
Aurel Latisha
Aku bukan anakmu
Dion Hazel
‼️‼️ *kaget melihat Aurel bangun
Aurel Latisha
*Merangkak maju dan mendorong Dion ke kasur
Dion Hazel
Aurel sadar ya, saya ini ayah temanmu…
Dion Hazel
*Berusaha melepaskan diri
Aurel Latisha
*M3njlt daun telinga Dion // Dion…
Tassss!!! Tali kewarasan Dion langsung putus seketika
Belum cukup penampilan seksi Aurel saat ini, kini gadis itu menanggil namanya penuh nafsu dengan nada yang amat sangat menggoda, belum lagi ekspresinya itu
Dion Hazel
Kamu akan menyesal Aurel
Aurel Latisha
Dari awal aku yang mau jadi aku ga akan menyesal
Aurel Latisha
Aku harus bilang berapa kali
Aurel Latisha
Aku masih suka om
Dion Hazel
*Menatap dengan intens
Dion Hazel
Panggil nama saya sekali lagi
Dion Hazel
*Bangun dari kasur dan menarik pinggul Aurel
Dion Hazel
Panggil nama saya lagi, Aurel Latisha
Dion Hazel
*Menyeringai dan melirik ke bibir ranum Aurel
Dion langsung mendekatkan wajah dan memakan Aurel begitu saja. Keduanya tampak bergulat dengan ciuman itu bahkan 👅💦 mereka saling beradu dengan ganas
Aurel Latisha
Heummm….hahh…hahh…
Dion Hazel
*Menarik pinggul Aurel agar lebih mendekat
Dion menasukkan tangan kanannya ke dalam rok Aurel dan memainkan kl1t0rs gadis itu hingga membuat gadis itu mengerang dengan suara menggoda
Dion Hazel
*Beralih mencium leher gadis itu dan meninggalkan kissmark di tempat berbeda-beda
Aurel Latisha
Hahhh….hahhh…Om Dion *Meremas rambut Dion pelan
Dion beralih posisi membuat Aurel kini berada di bawahnya. Sambil mencium menurun tubuh gadis ia meleps kancing
Dion Hazel
*Menarik tubunya tegap dan mulai melepas kemeja
Aurel Latisha
*Melotot menatap tubuh Dion
Dion Hazel
Tidak ada jalan untuk kembali Aurel. Saya tanya sekali lagi…Kamu yakin?
Aurel Latisha
*Menelan salivanya dan mengangguk // Om Dion…Jangan…
Dion Hazel
*Menaikkan sebelah alisnya
Aurel Latisha
Jangan ragu-ragu😍😍🤤🤤
Dion Hazel
*Terkekeh kecil // Dasar gadis nakal
Eitt, udah dulu mau bobok wkwkwk
Like dan fav dulu dong 😪😙😝
Comments
Mommy Raka
:
2024-07-16
2