Aaron menggunakan tangan lainnya untuk menyentuh tubuh bayi ulat sutera itu, lembut dan terasa seperti jeli.
"Kau sangat gemuk, bagaimana jika aku tidak memberimu makan untuk menurunkan berat badan!"
Aaron menemukan bahwa warna tubuh Bayi Ulat Sutera berubah sesuai dengan suasana hatinya. Mata besar dan berair dari ulat sutera berkedip beberap kali lalu kaki pendeknya mulai merayapi pakaian hingga ke rambutnya dan dengan gembira meringkuk di dalam rambut ikalnya seolah-olah telah menemukan tempat yang sempurna untuk tidur.
Karena merasakan perasaan senang bayi ulat sutera, Aaron akhirnya membiarkannya begitu saja.
Imut adalah keadilan. Siapa yang membuat si kecil begitu lucu sehingga ia tidak bisa memarahi dan mengizinkan apapun yang ia lakukan?
Bayi ulat sutera sangat menyukai wangi pemiliknya serasa kembali ke alam, bahagia sekali hingga bersinar merah!
Aaron tidak mengganggu tidur si kecil, kini ia hanya bisa duduk di gubuk jerami menunggu hujan reda, tidak mungkin mengumpulkan kayu atau batu di cuaca seperti ini.
Manfaatkan saja kesempatan ini untuk merencanakan pembangunan teritori ke depannya.
Poin bertahan hidup erat kaitannya dengan keutuhan wilayah, semakin baik lingkungan hidup maka semakin banyak pula poin survival yang bisa didapatkan.
Di kawasan yang luasnya tidak lebih dari lapangan sepak bola ini, Aaron harus membangun bangunan paling dasar, ia berencana membangun rumah pertanian terlebih dahulu dan merekrut petani gelombang pertama untuk mengumpulkan kayu dan batu serta menanam sumber daya dasar.
Tidak mungkin menebang pohon atau mengumpulkan batu sepanjang waktu seorang diri, ia dapat membiarkan petani melakukan hal tersebut.
Kebetulan ada tebing di belakang teritori miliknya dan menurut Aaron alangkah baiknya jika menggali gua di dasar tebing untuk digunakan sebagai ruang penyimpanan. Bisa juga digunakan sebagai tempat tinggal yang mudah bertahan tetapi sulit untuk diserang.
Kelinci licik punya tiga gua, sebagai manusia tidak masalah kalau punya satu gua lagi. Terlebih lagi, batu-batu galian tersebut juga dapat digunakan sebagai sumber daya dasar untuk upgrade.
Yang perlu diperhatikan hanyalah jangan menggali ke bawah tebing agar tidak menimbulkan bencana, jika tebing tersebut runtuh bisa langsung tertimbun hidup-hidup.
"Makanan!"
Untuk merekrut petani, ia harus memastikan bahwa ia memiliki cukup makanan, pakaian, dan tempat tinggal, karena mereka bukan robot.
Memikirkan hal ini, Aaron teringat bahwa ia masih memiliki beberapa bangkai kambing liar yang belum di koleksi, daging kambing itu sangat nikmat!
Ia telah menerima lima pengingat ketika dia sedang berburu harta karun di hutan. Di luar sedang hujan deras, sehingga bangkai kambing liar tidak boleh hanyut, ini jatah yang dia simpan.
Daging kambing panggang, daging kambing rebus panas, sate kambing, sop daging kambing, sosis kambing, haggis, kalau dipikir-pikir saja sudah bikin mulut berair.
Aaron mengulurkan tangan dan dengan lembut mengambil bayi ulat sutera di atas kepalanya dan meletakkannya di dada.
Bayi ulat sutera menjadi sedikit bingung, matanya yang besar tersirat jelas keraguan. Kenapa kenapa lokasinya tiba-tiba berubah, tapi sepertinya tempat ini lumayan nyaman.
"Akan terkena hujan jika tinggal di kepalaku, diamlah disini sebentar. Jika kau merasa tidak nyaman, kembalilah ke ruang psikis dan istirahat".
Aaron menyentuh tubuh berdaging bayi ulat sutera dengan jarinya, sentuhannya begitu nyaman dan menghilangkan stres.
Jika bayi ulat sutera bisa berbicara, dia pasti akan berkata hey, ini pelecehan seksual!.
Guntur semakin melemah dan sepertinya meluncur menuju kejauhan. Luo Ling mengangkat jubahnya dan mencari di dekat sungai, hujan lebat menghalangi pandangannya dan tidak ada jejak bangkai kambing liar sama sekali!
"Meski sungainya meluap namun tidak cukup tinggi untuk menghanyutkan kambing liar. Mungkinkah mereka diseret oleh para penjelajah?"
Pakaiannya yang sudah kering kembali basah kuyup namun tidak ada kambing liar yang terlihat di kedua sisi sungai.
Jika karnivora lain datang, mereka pasti akan diserang oleh menara panah kayu dan menjadi poin exp.
Aaron mencari di sekitar dengan ragu, kalau-kalau mereka tidak berada di dekat sungai. Seperti yang ia pikirkan, ia justru menemukan bangkai lima kambing liar tersebut di dasar tebing.
Berbeda dengan kambing-kambing yang terlihat di bumi sebelumnya, kambing-kambing ini terlihat besar dan memiliki tanduk yang lancip di keningnya, terlihat tidak mudah untuk diajak bercanda.
Aaron mendongak, dan sebuah ide tiba-tiba muncul di benaknya. Mungkinkah kambing liar ini tertembak menara panah kayu saat memanjat tebing? Jika tidak, mengapa mereka berakhir di wilayah tersebut?
Semasa di bumi, ia sudah berkali-kali melihat kemampuan memanjat kambing, ia selalu melihat kambing di tebing atau di luar waduk yang tingkat kemiringannya mendekati 90°.
Entah bagaimana mereka bisa memanjat tebing curam seperti itu meski berkuku, apakah rumput di atas lebih enak? Aaron berpikir, sepertinya tidak banyak rumput di sana!
[Selamat! Anda mendapatkan daging kambing x7, wol x5, dan tanduk x2]
Kelima ekor kambing liar tersebut menghasilkan total 38 unit daging kambing dan 29 unit wol, yang dianggap sebagai pemanfaatan terbaik dari semuanya.
Aaron mengingat lokasi tebing dan berencana menunggu hari yang cerah untuk melihat apakah dia bisa menangkap beberapa kambing liar untuk dijinakkan dan diternak.
Kelangsungan hidup dan perkembangan suatu wilayah tidak bisa hanya mengandalkan perburuan, penanaman dan pembiakan juga diperlukan.
***
Hujan musim panas datang dan pergi dengan cepat. Tidak lama setelah ia kembali, awan gelap besar menghilang tanpa jejak dan sinar matahari muncul kembali, yang anehnya adalah kondisi cuaca ekstrim yang dihadapi wilayah pemain lain juga berakhir di waktu yang bersamaan.
"Akhirnya berakhir! Aku perlu segera mengupgrade gubuk jerami, rumah ini sangat tidak aman!"
"Salju di luar terlalu dalam dan pintunya tidak bisa dibuka. Apa yang harus aku lakukan?"
"Aku akan tenggelam oleh pasir kuning. Apa yang harus aku lakukan dengan badai pasir ini? Apakah aku masih harus mengendalikan pasir di dunia game ini?"
"Tolong! Topan menghancurkan menara panahku. Bagaimana menara pertahanan ini bisa rusak karena cuaca???"
"Saat air surut, semua orang keluar dan mengambil ikan. Banyak ikan yang terdampar!"
"Memang benar, aku mengambil beberapa burung di luar"
"Apakah ada imbalan jika kita selamat dari krisis ini?"
Aaron memandangi tiga menara panah kayu yang masih berdiri di sisinya dan menghela nafas lega, tidak rusak oleh angin kencang, hujan, dan kilat. Sempurna!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 143 Episodes
Comments
Aditya Top Fanss
kok sepi peminat nya padahal novel bagus
2024-07-26
1
miyamura kun~
sempurna 👍
2024-04-04
0