Lo gak bakal mati, lagian daddy nya Alice bakal ngirim bantuan buat kita
Alice Ellizabeth Alvarez
*mengangguk
Alice Ellizabeth Alvarez
Daddy bilang bakal ngirim orang suruhannya buat jemput kita
Kenzo Aldeon Bratama
Syukurlah....
Kini mereka tengah makan sisa makanan mereka, persediaan semakin sedikit mereka harus secepatnya keluar dari sini
Nettha Aurelie Aghata
Tapi, gak mungkin kan mereka jemputnya disini?
Nettha Aurelie Aghata
Disini terlalu banyak zombie, kalau pakai helikopter baru bisa
Alice Ellizabeth Alvarez
Soal itu... Gue tanya dulu
Alice Ellizabeth Alvarez
*mengambil ponselnya
Zais Dirgantara Saka
Gak usah tanya
Zais Dirgantara Saka
Udah pasti om Bryant bawa helikopter
Zais Dirgantara Saka
Kalau mereka bawa mobil terlalu berisiko
Nettha Aurelie Aghata
Tapi...
Nettha Aurelie Aghata
Lantai tiga sudah penuh sama zombie, kita bakal susah buat ke atas rooftop
Kenzo Aldeon Bratama
Lo bener
Alice Ellizabeth Alvarez
Jadi?
Zais Dirgantara Saka
Kita harus keluar dari sekolah dulu
Elang Dirgantara Saka
Tapi kita bakal kemana?
Shaka Raja Aldrin
Bukannya belakang sekolah kita hutan ya?
Shaka Raja Aldrin
Gimana kalau kita kesana?
Alice Ellizabeth Alvarez
Hmm... Oke, gue bakal hubungi mereka buat kasih tau lokasi kita
Zais Dirgantara Saka
Gak usah...
Elang Dirgantara Saka
Kenapa? Gimana mereka bisa tau lokasi kita nantinya?
Zais Dirgantara Saka
Mereka bakal tetap bisa nemuin kita
Alice Ellizabeth Alvarez
Maksud lo?
Zais Dirgantara Saka
Lo lupa masih ada Zen?
Zais Dirgantara Saka
Lagian yang dikirim om Bryant pasti mereka
Alice Ellizabeth Alvarez
Lo bener juga...
Alice Ellizabeth Alvarez
*memasukkan ponselnya ke dalam tas
Nettha Aurelie Aghata
Tapi perjalanan kita buat kehutan jauh dari gedung kita
Nettha Aurelie Aghata
Seenggaknya kita harus ke gedung sebelah, kita harus lewati gedung seni
Gedung seni, tempat mereka yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Gedung itu dipisahkan dengan gedung studi untuk kenyamanan sesama
Clara Athanasia Kariella
Tapi, kita gak tau kayak apa kondisi di gedung sebelah
Kenzo Aldeon Bratama
Gedung seni bukannya udah 2 hari ditutup ya? Kita ujian seni 2 hari yang lalu, udah pasti gedung nya gak dipakai lagi
Nettha Aurelie Aghata
Oh iya, pasti udah dikunci sama pak security kan?
Zais Dirgantara Saka
Pintu bawah, pintu atas masih kebuka
Shaka Raja Aldrin
Maksud lo pintu jembatan yang nyambung sama gedung seni?
Zais Dirgantara Saka
Hmm...
Clara Athanasia Kariella
Kita lewat mana?
Elang Dirgantara Saka
Pintu atas, jadi kita harus lewat lantai 2
***
Elang Dirgantara Saka
Semua sudah siap?
"Sudah! "
Elang Dirgantara Saka
Zais, lo jaga belakang
Elang Dirgantara Saka
Luka lo masih belum pulih
Zais Dirgantara Saka
Hmm...
Nettha Aurelie Aghata
Senja kamu sama kak Clara ya?
Senja Aurelia Aghata
Siap kak!
Nettha Aurelie Aghata
Good!
Kenzo Aldeon Bratama
Adek lo beneran udah SMA? Bukannya Tk?
Nettha Aurelie Aghata
Gue tau maksud lo, adek gue emang beda sama yang lain, dan gue harap seterusnya kayak gitu
Elang Dirgantara Saka
Ayo!
Semua mulai bergerak dengan Elang sebagai pemimpin. Tujuan mereka adalah lantai 2, karena lantai 2 terhubung dengan gedung seni mengingat diluar banyak zombie yang berkeliaran
Mereka mulai menyerang para zombie yang mencoba menggigit mereka
Elang terus menerus memukulkan tongkat bisbol nya kearah kepala zombie untuk membuka jalan agar para temannya bisa lewat
Shaka Raja Aldrin
Apa cuma gue yang ngerasa kalau para zombie mulai melemah?!!
Raja terus-menerus mengayunkan pisaunya kearah para zombie yang mendekat
Nettha Aurelie Aghata
Gue rasa tubuh mereka mulai membusuk, mau gimanapun mereka ini mayat hidup
Para zombie semakin mendekati mereka, semua orang sibuk dengan para zombie. Clara sesekali membantu ketika salah satu dari mereka hampir tergigit, ia tidak bisa jauh dari Senja mengingat kondisinya tidak begitu baik
Comments