Ternyata ada juga ya guru setampan dia,coba aja kalau di kota ku,pasti banyak yang naksir.
Tak lama kemudian aku kembali ke kelas dengan perasaan tenang.Aku terus saja tersenyum tanpa henti dan membuat mereka bingung.
Kali ini kami mendapat pelajaran olahraga dan ternyata yang mengajarkan kami adalah pak chao,astaga sungguh beruntung banget.
Aku terus saja memperhatikan wajah pak chao,dadi cara berpakaian nya yang rapi dan tubuhnya yang sispek itu pasti banyak sekali memikat para wanita,termasuk diriku.
Lalu seorang wanita yang bernama oti mengajakku untuk menganti pakaian dengan pakaian olahraga.Kami semua mulai menganti.
Setelah itu mereka sudah berkumpul di lapangan untuk melakukan olahraga,bahkan juga pak chao.
Kini kami akan melakukan lari jarak jauh sekitar 4 km,gila buset dah ini mah sih cari mati bagiku.
"Kamu kalau gak kuat gak usah ikut lari gpp ko"tawar pak chao padaku.
"Ah?serius?"jawabku.
"Iya saya serius"
Mereka yang lain mulai iri terhadapku dan mulai membenciku,terutama para wanita,ia menganggapku sebagai wanita penggoda.Ya emang bener kan,aku gak kuat kalau lari segitu,udah tau aku itu anak manja.
Karena takut salah paham,yaudah lah aku ikut laru jarak jauh.Pak chao mulai menentukan waktu dan menyuruh kami berlari.
Akupun begitu,aku mulai lari bersama mereka.Ketika di tengah jalan salasatu teman vello menyenggolku dan membuatku terjatuh.
"Awhhhhh....bisa gak sih kalau jalan itu yang bener"ucap temen vello padaku.
"Heh,loh aja yang gak punya mata!"balasku dengan nada tinggi.
"Dasar cewe kegatelan"ucap wanita itu sambil melanjutkan perjalanannya.
Aku kembali berlari,tetap saja para wanita memandangku begitu aneh.Mereka sama sekali tak suka padaku.
Entah kenapa tidak enak,aku tidak tau apa yang akan terjadi setelah ini.Aku mencoba menenangkan diri dan untuk tidak setres.
Wuhhhh...aku mulai menghembuskan nafas.
Setiap kali aku berlari para wanita selalu menyenggolku dan membuatku tak semangat lagi,rasanya pengen sekali pergi dari kehidupan ini.
Aku mulai jalan perlahan,tidak berlari lagi sehingga mendapat posisi yang paling akhir.Walaupun begitu pak chao tetep memberi semangat padaku dan memberiku pujian karena telah ikut lari jarak jauh.
Ketika mendapat pujian,mereka mulai mebisikkanku lagi.Dasar cewe tikang gibah!!!
Aku mulai kembali ke kelas,aku masih memakai pakaian olahraga,aku belum mengganti pakaianku.
Aku mulai ke ruang ganti dan mengganti pakaianku,sesampainya mereka sudah menungguku.Siapa mereka?ya vello dan juga teman lainnya yang jauh lebih banyak dari sebelumnya.
Pintu ruang ganti itu mulai mereka kunci,sudah kuduga pasti akan terjadi apa-apa denganku,jika lawanku begitu banyak maka aku akan kalah.
Salasatu temen vello memegang tangannku dengan paksaan,mereka juga memegang kedua tangaku.
Vello berdiri di hadapanku dengan tangan yang sudah tak sabar ingin memukulkku.
Bukk....satu pukulan mendarat di wajahku,ia merasa senang sekali,ia terus saja tersenyum.Ia mulai menggerkan tanganya lagi dan memukul wajahku lagi.Aku mencoba bertahan,karena jika melawan aku bisa lebih parah lagi.
Vello mulai memasukkanku ke dalam loker,ia mengunciku di sana sendirian.
"Heii bukaaa!!" teriakku.
"Diam loh,dasar cewe genit"balas vello.
Teman-teman vello mulai mentertawaiku.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 237 Episodes
Comments
🍒S H E L L A🍒
next
2021-02-15
0
adi🇵🇸🇵🇸🇵🇸🇵🇸🇵🇸
semangat 45 kk
2021-02-13
0
nisa
boom granat juga boleh 💣💣
2021-02-11
0