Aku pergi ke dalam kelas menahan rasa lapar,sunggu malang sekali nasib gue.
"Mamaaa....gue lapar,gue pengen pulang"paggil gue dalam hati.
Tiba saja seseorang menyodorkan roti dan susu.
"Nih makanlah"
"Hah"sambil menatap.
Ternyata itu key,tolak gak ya....gue gengsi banget kalau mau nerima.
"Gak gak usah!!"balas gue padanya.
"Nih makan aja"kata Key menyimpan makanan itu di mejaku,dan dia segera pergi.
"Uppsss dia udah pergi ya"kata gue melirik pintu kelas.
Dengan cepat gue buka roti itu dan memakannya.
"Hahahah,ternyata di makan juga"ucap Cristo yang mengintip di jendela.
"Uh sialll"gumamku sambil mengunyah roti.
Aku mulai menghabiskan roti itu dan menghampiri cristo yang sedang ada di luar.
"Heh,ngapain loe ngintip gue!!"
"Gue gak ada ngintip,tapi gue suka liat loe makan"
"Apaan sih"
"Katanya gak lapar"
"Yaa....ya sayang aja kalau gak di makan"ucap gue mencari alasan.
"Bentar"kata Cristo mengelap bibirku dengan jarinya yang lembut.
"Ini ada sisa roti di bibirmu"senyum Cristo.
"cih mencari kesempatan saja!!!"
"Udah donk jangan marah mulu,loe itu kan perempuan"
"Bodo amat!!!"kata gue mengibaskan rambut gue pada Cristo.
"Gila ini cewe,makin menarik"
Sore hari.....
Pelajaran sudah selesai dan waktujnya kami pulang.Mau pulang kemana???orang gue aja gak tau jalan pulang,ke rumah key pasti di marahin lagi.
Darva mulai melintasiku.....
"Eh Darvaa...."panggil gue.
"Hah?ada apa?"sahutnya.
"Gue nginap di rumah loe ya..."
"Tapi.....kayaknya gak bisa,soalnya ada mami gue,tapi kalau mau nginap gue ad ko rumah pribadi gue"tawar dia.
"Hah rumah pribadi loe"
"Iyaa...."
"Buset baru SMA aja udah ada rumah pribadi"puji gue padanya.
Akhirnya gue ikut dengan Darva dan menuju rumah pribadinya.Darva berjalan begitu cepat,gak kayak gue lelet le siput mati.
"Darvaaa.....tunggu,gue cape nih!!"
"Mau gimana"ucap Darva berhenti.
"Pegellll"
"Yodah sini aku gendong"balas Darva sambil jongkok.
"Aaahh makasih"
Lalu ia menggendongku sampai ke rumah pribadinya.Sesampai di sana,gila besar bener itu rumah......
"Ini rumah loe??"tanya gue melongo.
"Iyaa...ini peninggalan kakek gue"
"Truss Darva,kalau gue mau makan gimana?"
"Lu panggil gue aja"
"Pake apa?"
"Hp loe "
"Gue kaga ada"
"Yodah pake aja nih punya gue"sambil memberikan hp nya.
"Baik banget luu......"
"Ah udah biasa"
Ketika di depan rumah,ternyata ada seseorang yang menyapa kami,ternyata itu cristo temen sekelas gue tadi,jadi rumah dia deket dengan rumah Darva.
"Bikin rusuh aja dahhh"ucap gue dalam hati.
Tanpa sepatah kata apapun gue pergi meninggalkan cristo dan juga Darva,dengan cepat gue menutup pintu dan memasuki kamarnya.
"Aahhhhh enak bangettttt"
Sambil melompat pada ranjang yang empuk.Gue terus aja meluk guling yang empuk,gak sabar banget gue pengen tidur.
"Tapiii....kalau tinggal sendiri sepi juga,gue kan butuh teman ngobrol"ucap gue pada gue sendiri,awokawok sedih banget.
"Hei....gue ad kok"lambai Cristo di balik jendela.
Bikin kesal aja dah ni anak,coba aja kalau gak cute bakal gue pacarin,ini mah sama aja kayak gay.
Dengan cepat gue menutup gorden dan juga mengunci jendela.
"Kapok loeee!!!!"
Tapi di pikir-pikir kalau ada cristo gue gak merasa kesepian.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 237 Episodes
Comments
Andika Wheell
sampe sini masih belum suka sama critanya☹️😕😕
2021-06-30
0
🍒S H E L L A🍒
next
2021-02-15
0
nisa
and komen 🎉🎉🎉🎉
2021-02-11
0