Astaga kenapa dia menghilang begitu saja,bikin kesel.
pagi hari.......
Aku mulai bergegas sekolah,ya enak sih sekolah vampire ini gak pake seragam,cuma pake baju bebas.Aku mulai mengganti pakaian,aku memanggap rumah itu adalah rumah sendiri.
"Hum.....gue harus siap dari sebelumnya"
Aku mulai berjalan menuju sekolah,kini aku tasu di mana sekolah itu berada.Ketika melewati gang kecil aku di hentikan oleh vello dan 3 temannya.
"Cih...sial banget,salah jalan kayaknya"ucapku sambil memutar balik.
"Hehhhh anak baru,kau takut pada kami?"ucap vello dengan gaya memegang kantong celananya.
"Cih...takut sama loe?gak sudi"sambil meludah.
"Gila ini anak,berani banget"ucap Jella teman vello.
Ternyata mereka memang sengaja membuat rencana untuk mengeroyokku,namun aku sama sekali tak takut.
Dengan cepat vello menghampiriku dan mencekik diriku dengan tangan kirina,ia membenturkanku pada dinding yang sudah kusam itu.Aku sama sekali gak boleh nyerah,aku mulai menarik rambut vello kembali dan membenturkannya pada dinding.
"Cih....payah loe"ejekku pada mereka.
Teman vello segera mengeluarkan pisau yang ada di sepatunya,anjai keren banget buat jaga-jaga mereka menyimpan pisau di celah sepatu.
Daripada diem mending nyari alat buat lawan mereka.
Tak sengaja aku melihat rantai yang melilit besi yang berkarat,aku mulai menarikknya unruk ku pakai sebagai senjata.
"Sini...gue gak takut mati"ucapku terhadap mereka.
"Dasar cewek keras kepala"kata jella berlari mengarahkan pisau itu pada tubuhku.
Eit tapi dia tak bisa mengenaiku,aku bisa cepat menghindar.Setahuku ya vampire itu kalau lari cepet,ini ko pada letoy.
Bukkkkkk......tak ku sangka temen vello yang satunya lagi memukul wajahku hingga terbentuk luka,sial aku terlalu lengah.
"Awas loee......!!!1"
Aku menarik tangan temen vello dan melilitkan rantai itu di lehernya,aku mencoba mengancam mereka,jika mereka tidak ingin mati maka menjauhlah.
Mereka pun berlari...
"Cihh...buang-buang waktu saja"ucapku menghapus darah yang ada di bibirku.
Aku mulai menuju sekolah agar tidak telat maka aku berlari.
"untung aja gue gak telat"sambil ngos-ngosan di depan pagar.
lalu seseorang langsung merangkulku,dan ternyata itu adalah ryscho.
"Heh,ngapain lo megang-megang"
"Hei nona cantik,aku hanya ingin membantummu saja"jawabnya.
'bantu apaan,nyari kesempatan kan loee..."ucapku mulai menarik lengan bajuku dan menggulungnya.
"Wowww....santai,aku kelas duluan.......dahh"berlari ke kelas dengan begitu cepat.
"Heh sini loe,gue belum selesai"
Ketika mengejar ryscho tak sengaja ia menabrak seseorang di atas pagar dan membuat barang bawaannya jatuh berserakan.
"Ehhhh kalau jalan liat-liat donk,minggir sono!!!"
Dengan cepat aku membantu dia,mau gimana lagi aku kasian liat dia.Dia juga kesulita membawa buku sebanyak itu,ia mulai membereskan dan memperbaiki kecamatanya.ia mulai berdiri dan membawa buku-buku itu.
"Anu....maafin dia ya"ucapku lembut padanya.
"iii...iya gpp ko"jawab dia gagap.
"astaga kasian banget,sini aku bantu ya"sambil mengambil buku yang ia pegang.
"Tapi..."
"Udah gpp ko"
Kami berdua mulai membawana ke perpustakaan,ternyata ia bekerja di sekolah ini paruh waktu untuk mendapat biyaya sekolah.ketika merapikan buku pada rak,gak sengaja aku menggeser poni dia ke kanan.
"Aaa..anu maaf,tapi kalau poni kamu nutup mata,kamu jadi susah liat"kataku padanya.
"Ouh gitu ya,maaf'
"gak ko,kamu gitu keren ko"ucapku tersenyum padanya.
Ia juga membalas senyumanku.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 237 Episodes
Comments
🍒S H E L L A🍒
next.
2021-02-15
0
adi🇵🇸🇵🇸🇵🇸🇵🇸🇵🇸
up
2021-02-13
0
nisa
jangan kendor semangat nya
2021-02-11
0