bab 17

Alvin dan Ansel tak ada satupun dari mereka yang mau beranjak dari ruangan Rey. Mereka masih sibuk dengan pikirannya masing-masing, terutama Alvin, Alvin hanya diam dan memejamkan matanya.

10 tahun yang lalu

"adek, mamah kemana ya?" teriak seorang anak kecil berusia 5 tahunan.

"gak tahu abang, jangan ganggu adek" acuh anak kecil itu.

Kedua anak kecil itu adalah Alvin dan Ansel, kedua remaja yang terpaut hanya 1 tahunan. Alvin dan Ansel termasuk dari keluarga Cemara tetapi broken home. Papahnya selalu memproritaskan pekerjaan sedangkan mamahnya sering keluar pagi pulang sore, padahal mamahnya bukan pekerja hanya seorang IRT.

"mbok Mi..mamah kok gak ada ya" rengek Alvin kepada pengasuhnya.

"loh mamahkan ada diluar den" jawab mbok Mi.

dengan mata berbinar Alvin memanggil adeknya Ansel untuk menemui sang mamah. Tetapi di luar ekspektasi Alvin dan Ansel melihat mamahnya sedang berciuman dengan seorang laki-laki yang bukan papahnya.

Alvin yang melihat adegan itu tanpa pikir panjang langsung mengajak Ansel meninggalkan arena depan rumah.

di tempat lain Albert sedang kebingungan karena mobilnya mogok, dengan muka terlihat kelelahan Albert duduk bersandar disamping mobilnya sambil menunggu orang kantor datang.

"pak Albert, maaf saya sedikit lama, tadi menghubungi mas imam dulu" ujar seorang OB bernama Pak No dengan motor bututnya yang di parkir di belakang mobil Albert.

"eh pak No, gak papa pak, ini kunci mobil, saya nitip ya" Albert menyerahkan kunci mobilnya kepada Pak No.

Pak No adalah OB terlama Albert, beliau bekerja dari mulai kakek dan papanya masih pegang perusahaan, walaupun usianya senja pak No masih berusaha bekerja sebagai bentuk tanggungjawab nya sebagai kepala keluarga.

"iya Pak Albert, ini pak Albert pulang kerumah naik apa?" tanyak Pak No.

"saya udah pesen kendaraan Online pak, ini kayaknya udah mau sampai" jawab Albert.

Kurang lebih 10 menitan mobil pesanan Albert sudah sampai.

"pak saya tinggal dulu ya" ujar Albert menyerahkan uang pecahan 100 an 2 lembar.

"eh pak, gak usah... "tolak pak No.

"pak, anggap aja rejeki, saya tinggal ya... Assalamualaikum" Albert menaruh uang tersebut ke saku Pak No dan segera masuk ke mobil.

Albert sangat capek dengan pekerjaan hari ini, bukan hanya capek karena pekerjaan Albert juga capek karena istrinya daritadi tidak bisa di hubungi, telepon WA hanya Berdering tanpa di jawab.

Akhirnya Albert bisa pulang kerumah dengan selamat tetapi Albert hanya sampai gerbang saja, Albert memasuki perkarangan rumah dengan berjalan kaki menuju pintu utama

Saat kaki melangkah hampir sampai dipintu utama terdengar suara yang tak asing baginya, suara erangan, pujian dan suara-suara khas orang bercumbu atau bercinta, Suara itu samar saking samarnya kadang terdengar kadang tidak terdengar.

Albert yang mendengar suara itu akhirnya memutuskan untuk mencari sumber suara.

Dan Albert sangat kaget melihat seorang perempuan yang sangat dikenalinya sedang bercumbu. Albert semakin kaget karena pasangan berbeda umur itu bukan hanya bercumbu tetapi sedang melakukan hubungan suami istri

Albert melihat itu sangat marah, saking marahnya Albert meninggalkan kedua sejoli yang sedang dimabuk asmara itu.

Albert memasuki rumahnya dan duduk santai di ruang tamu sambil menunggu istri yang akan menjadi Mantan istrinya itu selesai dengan kegiatan menjijikannya.

sekitar 40 menit Albert menunggu Melisa , akhirnya perempuan itu masuk kerumah dengan senyum-senyum seperti orang gila

"kau darimana?" ujar Albert dengan nada penuh kemarahan.

"dari luar mas" ujar Melisa santai.

"luar? Maksudmu keluar itu dengan sopir pribadimu itu, saking pribadinya Sampai -sampai kau jadi murah" Albert masih menatap Melisa dengan marah.

"maksud mu apa mas?"Melisa sedikit kaget dengan penuturan suaminya, Melisa sedikit takut jika Albert tahu kelakuannya."kenapa tiba-tiba mengatakan kalau aku murah hah" Melisa terpancing emosi dengan kata-kata yang dilontarkannya Albert.

"Melisa, Kau memang Murah, kau Juga gila Melisa, sekarang saya tanya apa yang kau lakukan tadi huh" Marah Albert mencengkeram tangan Melisa dengan kasar "apa yang kau lakukan di garasi mobil huh" bukan hanya itu muka Albert sangat merah memendam kemarahan yang suatu waktu bisa meledak.

"apasih mas, gak usah kasar"tepis tangan Melisa saat Albert mencengkramnya.

"apa kamu bilang tadi Hah? Aku kasar?" Albert semakin marah dengan penuturan Melisa." Melisa , yang kamu lakukan benar-benar sangat keterlaluan, kamu selingkuh dengan supir pribadimu yang brondong itu, kurang aku apa Mel ?kenapa kau melakukan hal sehina ini" Albert meluapkan kemarahannya kepada Melisa.

"selingkuh? " bukan minta maaf Melisa juga ikutan marah dengan tuduhan suaminya walaupun hampir semuanya kebenaran. " mas aku hanya mencari sandaran, mas selama ini sibuk dengan kantor- kantor dan kantor, tidak ada waktu untukku"

"tidak ada waktu? Alasan bodoh apa yang kau katakan hah.... " Albert semakin marah mendengar alasan tidak logis istrinya. "Melisa hari ini juga kau bukan lagi istriku, jangan pernah menampakkan batang hidungmu di hadapanku, jangan kau dekati Alvin ataupun Ansel ".Albert yang tidak suka dengan penghianatan dalam bentuk apapun secara sadar menjatuhkan talak kepada Melisa dan tidak ada mediasi berbentuk apapun

"hah, silakan mas,silakan talak aku, tetapi ingat mas, karena aku kau tidak jadi bangkrut, karena aku kau tidak jatuh miskin mas, kemana keluarga mu yang katanya kaya itu hah dan jugaambil kedua anakmu, urus mereka.. dengar mas ... setelah kau melepaskanku aku bukan ibu mereka" marah Melisa tanpa melihat Alvin maupun Ansel yang mendengarkan semua perdebatan kedua orangtuanya.

"setelah sidang perceraian aku akan kembalikan semua uangmu , jangan Khawatir Mel, dan satu lagi saya sangat kecewa , saya bodoh karena hanya mikir cinta saja , seharusnya dariawal saya mendengarkan kata mamah dan papah kalau kau bukan perempuan baik buat saya " Albert meninggalkan Melisa dan masuk ke kamar tamu dengan membanting pintu dengan keras.

sedangkan Melisa menuju ke kamar utamanya, merapikan baju dan pernak-pernik nya... Melisa dengan gampangnya meninggalkan rumah pergi bersama selingkuhannya.

.

Setelah kepergian Melisa Albert langsung menghubungi Dion, Dion merupakan pengacara keluarga Albert.

"Dion, gue kasih tugas, cari semua tentang Melisa, ajukan gugatan cerai dan tidak ada damai" ujar Albert

"hah maksud nya apa ini?" bingung Dion.

"intinya besok Lo ke kantor... dan tugas itu harus sudah selesai " Albert kembali memerintah Dion, sedangkan Dion bingung dengan sahabatnya. Tetapi dengan nada Albert Dion hanya akan menjalankan perintah toh nanti juga Dion tahu permasalahannya.

Di kamar Alvin terus berpikir tentang maksud dari pertengkaran papah dan mamahnya. Alvin hanya mengingat kata selingkuh.. Alvin menyimpulkan kata selingkuh dari teman sekolahnya yang bilang kalau mamah sama papahnya pisah rumah karena papah nya ketahuan selingkuh dan sekarang temannya tidak memiliki papah dan mamah tetapi hanya kakek nenek saja.

Alvin murung karena takut seperti temannya itu.

Bertahun - tahun setelah kejadian itu Alvin maupun Ansel tidak pernah bertemu Melisa. Hari dimana Melisa ketahuan selingkuh adalah hari terakhir mereka bertemu.

flashback end

Alvin yang masih sering terbayang pertengkaran orangtuanya , saat itu setelah sidang perceraian Ansel yang masih kecil sering sakit-sakitan karena rindu dengan mamahnya tetapi seiring berjalannya waktu dan Ansel sudah paham dengan permasalahan orangtuanya.

Hal ini membuat Alvin dan Ansel setelah sidang cerai selesai, mereka berdua tinggal bersama Oma dan Opah bahkan Albert sibuk di kantor seakan lupa kalau sudah punya 2 anak.

Seiring berjalannya waktu Alvin dan Ansel menjadi tipe yang bikin onar buat di perhatikan keluarga. Selain itu di umurnya yang ke 13 dan 14 tahun mereka berdua baru mulai tinggal bersama papahnya .

Dengan lingkungan yang baru Alvin dan Ansel bukan menjadi yang baik tetapi malah menjadi pion nya orang-orang gak baik, juga kalau Alvin main halus tetapi Ansel bermain sedikit terbuka, hal ini membuat Ansel sering sekali terkena kasus padahal dalam segi masalah Alvin yang seharusnya sering dapat hukuman .

Episodes
1 Bab 1
2 bab 2
3 bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 bab 8
9 bab 9
10 Bab 10
11 bab 11
12 bab 12
13 Bab
14 bab 14
15 bab 15
16 bab 16
17 bab 17
18 bab 18
19 bab 19
20 bab 20
21 Bab 21
22 bab 22
23 bab 23
24 bab 24
25 bab 25
26 bab 26
27 bab 27
28 bab 28
29 bab 29
30 bab 30
31 bab 31
32 bab 32
33 bab 33
34 bab 34
35 bab 35
36 bab 36
37 bab 37
38 bab 38
39 bab 39
40 bab 40
41 bab 41
42 bab 42
43 bab 43
44 bab 44
45 bab 45
46 bab 46
47 bab 47
48 bab 48
49 bab 49
50 bab 50
51 bab 51
52 bab 52
53 bab 53
54 bab 54
55 bab 55
56 bab 56
57 bab 57
58 bab 58
59 bab 59
60 bab 60
61 bab 61
62 bab 62
63 bab 63
64 bab 64
65 bab 65
66 bab 66
67 bab 67
68 bab 68
69 bab 69
70 bab 70
71 bab 71
72 bab 72
73 bab 73
74 bab 74
75 bab 75
76 bab 76
77 bab 77
78 bab 78
79 bab 79
80 bab 80
81 bab 81
82 bab 82
83 83
84 bab 84
85 bab 85
86 bab 86
87 bab 87
88 bab 88
89 bab 89
90 bab 90
91 bab 91
92 bab 92
93 bab 93
94 bab 94
95 bab 95
96 bab 96
97 bab 97
98 bab 98
99 bab 99
100 bab 100
101 bab 101
102 bab 102
103 bab 103
104 bab 104
105 bab 105
106 bab 106
107 bab 107
108 bab 108
109 bab 109
110 bab 110
111 bab 111
112 bab 112
113 bab 113
114 bab 114
115 bab 115
116 bab 116
117 bab 117
118 bab 118
119 bab 119
120 bab 120
121 bab 121
122 bab 122
123 bab 123
124 bab 124
125 bab 125
126 bab 126
127 bab 127
128 bab 128
129 bab 129
130 bab 130
131 bab 131
132 bab 132
133 bab 133
134 bab 134
135 bab 135
136 bab 136
137 bab 137
138 bab 138
139 bab 139
140 bab 140
141 bab 141
Episodes

Updated 141 Episodes

1
Bab 1
2
bab 2
3
bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
bab 8
9
bab 9
10
Bab 10
11
bab 11
12
bab 12
13
Bab
14
bab 14
15
bab 15
16
bab 16
17
bab 17
18
bab 18
19
bab 19
20
bab 20
21
Bab 21
22
bab 22
23
bab 23
24
bab 24
25
bab 25
26
bab 26
27
bab 27
28
bab 28
29
bab 29
30
bab 30
31
bab 31
32
bab 32
33
bab 33
34
bab 34
35
bab 35
36
bab 36
37
bab 37
38
bab 38
39
bab 39
40
bab 40
41
bab 41
42
bab 42
43
bab 43
44
bab 44
45
bab 45
46
bab 46
47
bab 47
48
bab 48
49
bab 49
50
bab 50
51
bab 51
52
bab 52
53
bab 53
54
bab 54
55
bab 55
56
bab 56
57
bab 57
58
bab 58
59
bab 59
60
bab 60
61
bab 61
62
bab 62
63
bab 63
64
bab 64
65
bab 65
66
bab 66
67
bab 67
68
bab 68
69
bab 69
70
bab 70
71
bab 71
72
bab 72
73
bab 73
74
bab 74
75
bab 75
76
bab 76
77
bab 77
78
bab 78
79
bab 79
80
bab 80
81
bab 81
82
bab 82
83
83
84
bab 84
85
bab 85
86
bab 86
87
bab 87
88
bab 88
89
bab 89
90
bab 90
91
bab 91
92
bab 92
93
bab 93
94
bab 94
95
bab 95
96
bab 96
97
bab 97
98
bab 98
99
bab 99
100
bab 100
101
bab 101
102
bab 102
103
bab 103
104
bab 104
105
bab 105
106
bab 106
107
bab 107
108
bab 108
109
bab 109
110
bab 110
111
bab 111
112
bab 112
113
bab 113
114
bab 114
115
bab 115
116
bab 116
117
bab 117
118
bab 118
119
bab 119
120
bab 120
121
bab 121
122
bab 122
123
bab 123
124
bab 124
125
bab 125
126
bab 126
127
bab 127
128
bab 128
129
bab 129
130
bab 130
131
bab 131
132
bab 132
133
bab 133
134
bab 134
135
bab 135
136
bab 136
137
bab 137
138
bab 138
139
bab 139
140
bab 140
141
bab 141

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!