sebelum masuk ke ceritanya,Author nya mau minta maaf karena 2 atau 3 hari sebelumnya gak up,soalnya kemarin Author nya sebener nya itu udah selesai 700 kata,tiba tiba gak sengaja kehapus,Author nya jadi kesel makanya gak up 2 3 hari gitu,jadi maaf buat semuanya ya
"A-apa apaan itu" kata Leo dengan gagap karena terkejut dengan ledakan sihir Alice
"eh? hanya Fire Ball biasa?" kata Alice yang juga terlihat kebingungan dengan wajah polos
"a-darimana yang fire ball?" kata Leo yang sebegitu kagetnya dengan ledakan sihir Alice
"ya aku juga tidak tau" jawab Alice dengan wajah polosnya sambil mengangkat kasus bahunya
"Alice bisa mengeluarkan sihir dengan sangat cepat,maka..." Batin Geralt yang memejamkan mata sambil membayangkan sihir Fire Ball
"juga akan kulakukan!" batin Geralt dengan penuh keyakinan dan merasa tidak mau kalah
"Fire Ball" ucap Geralt merapalkan mantra Fire Ball sambil mengarahkan telapak tangan nya ke arah papan target
"jangan jangan Geralt juga?!" batin Leo yang sedikit ber firasat akan terjadi hal yang sama dengan Geralt
tiba tiba muncul lingkaran sihir berwarna merah di depan telapak tangan Geralt,namun bukan satu lingkaran sihir,melainkan tiga lingkaran sihir yang perlahan mengeluarkan tiga bola api dari masing masing lingkaran sihir,seketika ketiga bola api melesat dengan cepat dan mengenai tiga target sekaligus dan...
BOOM?!
ledakan yang sangat besar setidaknya 3 kali lipat dari ledakan sihir milik Alice,yang menimbulkan getaran yang menggetarkan mansion Mikha, hingga membuat lapangan latihan itu penuh dengan asap serta beberapa tanah rusak karena ledakan sihir Geralt
"Ahh..." batin Leo yang terlihat seperti pasrah seperti seakan akan tau pasti akan terjadi hal yang sama
dari belakang terdengar beberapa suara langkah kaki yang terdengar seperti sedang terburu buru berlari ke tempat Alice dan Geralt
"APA YANG TERJADI?!" teriak Mikha yang berlari dengan wajah khawatir ke arah lapangan latihan nya
"AKU MENDENGAR LEDAKAN DI..si...ni" kata Mikha yang perlahan mengubah ekspresinya seperti terkejut melihat lapangan latihan nya yang sudah hancur
Di belakang Mikha pun beberapa penjaga yang ikut dengan nya pun juga terkejut dengan lapangan latihan Mikha yang hancur
"Ara~Ara~" seru Charlotte yang tersenyum dengan wajah riang dengan suara mommy nya
"ah! ayah lihat aku bisa menggunakan sihir loh!?" kata Alice yang bebralik kemudian melambaikan tanganya ke arah Mikha sambil memamerkan hasil latihan nya (hancurnya lapangan latihan Mikha)
"ka-kalian?!,DASAR ANAK ANAK BODOH?!" teriak kesal Mikha melihat lapangan nya yang telah hancur dan kotor
beberapa saat kemudian di ruang pribadi Mikha
Tak! Tak! Tak! Tak! Tak! Tak! Tak!
Suara hentakan sepatu Mikha yang terus dia hentakan ke lantai karena kesal
Alice,Geralt,Mikha,Charlotte dan Leo semua nya berkumpul di ruangan Mikha
"sudahlah sayang jangan marah terus,lagipula bukanya bagus juga kalau anak anak sudah bisa menggunakan sihir?" kata Charlotte yang mencoba menghibur Mikha
"i-itu ayah,ma-maafkan kami,kami sedikit berlebihan mengeluarkan sihir kami" kata Alice sambil menempelkan kedua jari telunjuk berulang kali
"sedikit? SEDIKIT?! KAU BILANG ITU SEDIKIT?!" teriak Mikha yang masih marah dengan hancurnya lapangan latihan nya
Seketika Alice pun terdiam ketakutan mendengar teriakan ayahnya
"huh!,aku sudah susah susah membangun lapangan itu,kalau begini bagaimana dengan penjaga penjaga rekruitan berlatih?!" kata Mikha yang kemudian meredakan amarahnya
"puft!? hahahahahah" Tawa Leo yang sedikit merasa terhibur dengan kejutan itu
"APA YANG KAU TERTAWAKAN?!" teriak Mikha yang kesal dengan Leo karena menertawakan nya
"tidak tidak,aku hanya merasa sedikit menghibur" kata Leo sambil mengusap sedikit air mata karena tertawa
"sudahlah Mikha,lagipula anak anak mu juga berarti punya bakat yang luarbiasa kan?" kata Leo sambil mengatakan hal positif yang mereka dapatkan
"yah...memang tidak salah tapi-" kata Mikha yang masih sedikit bingung mau berkata apa kemudian di potong oleh Leo
"apa kau ingin bilang kalau uang yang kau keluarkan untuk membangun lapangan latihan mu itu lebih berharga daripada bakat dan pertumbuhan anakmu?" kata Leo yang langsung mengatakan inti nya dengan Wajah serius
Melihat itu,Alice dan Geralt sedikit terharu dengan perjuangan Leo yang membela mereka
"itu..huh~baiklah,aku yang salah,aku terlalu emosi,Alice Geralt maafkan ayah yang terlalu emosional" ucap Mikha yang merasa menyesal kemudian menundukan kepalanya meminta maaf
"tidak tidak,ayah tidak salah,itu juga salah kami karena tidak mengatur energi sihir kami dengan baik" kata Alice sambil menggelengkan kepalanya
"itu benar itu salah kami,aku juga salah karena malah mengeluarkan tiga bola api" kata Geralt dengan sedikit hembusan nafas bangga
"sialan! nih anak,pasti cuma pengen sombong" batin Alice dengan tatapan kesal ke arah Geralt
Prok!
suara tepukan tangan sekali dari Charlotte
"hehe baguslah kalau ini berakhir dengan damai" kata Charlotte yang berdiri di tengah tengah sambil tersenyum dan menepuk tanganya sekali
"huh...aku ingin beristirahat dulu,Charlotte ikut aku!" kata Mikha dengan nada yang sedikit keras sambil menarik tangan Charlotte keluar ruangan nya
"Eh? tu-tunggu sayang?!" teriak Charlotte yang pasrah di bawa oleh Mikha
"tunggu?! kalau Mikha memanggilku Charlotte berarti?!" batin Charlotte yang baru menyadari apa yang akan terjadi padanya setelah ini
"Tunggu sayang?! ini masih siang!?" teriak Charlotte yang mencoba melepaskan diri
Brak?!
Mikha pun menutup pintu dengan keras dan mulai pergi dan memasuki kamarnya
(semakin sedikit yang kamu ketahui semakin bagus,cuma itu yang bisa author katakan -_-)
"hm..dasar pasangan suami istri itu malah pamer di depanku!,huh...baiklah" kata Leo yang sedikit kesal dengan kemesraan Mikha dan Charlotte
"karena lapangan latihan nya sudah hancur, kita pindah tempat dulu" ajak Leo sambil tersenyum ke arah Alice dan Geralt
"pindah memangnya kita mau kemana lagi?" tanya Alice sambil memiringkan kepalanya
"kita akan pindah ke tempat rahasia ku" kata Leo sambil tersenyum dengan niat tersembunyi di baliknya
Alice dan Geralt pun sedikit penasaran dengan maksud Leo,akhirnya mereka pun mengikuti Leo keluar mansion menuju hutan
mereka terus berjalan menyusuri hutan
"apa benar di sekitar sini tempat yang kau maksud?" tanya Geralt yang sedikit curiga dengan Leo
"yap!,sebentar lagi kita juga hampir sampai" kata Leo sambil menerobos daun daun lebat
"tapi ini sudah di tengah tengah hutan!,kita tidak tersesat kan?!" tanya Geralt yang semakin curiga dengan Leo
"tenang lah aku masih ingat dengan jalanya" jawab Leo dengan santai nya sambil tersenyum
mereka pun akhirnya terus menyusuri lebih ke dalam hutan,melewati pepohonan besar yang rimbun dengan daun daun yang lebat
Dan akhirnya mereka sampai di suatu tempat...
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
jeyaaka
wkwkkw ngambek dikit ga ngaruh 🗿
2023-08-23
1