Di saat pak Richard sudah di sekap bersama istri dan anak kedua nya
mereka sedang menghitung waktu untuk menentukan hari di mana menunggu kedatangan sang ratu kegelapan
Di saat itulah pak Richard masih terikat dalam posisi duduk yang satu ruangan bersama istri nya saat di sekap
dan di sana ternyata ruangan nya sangat gelap dan hanya ada obor saja di setiap sisi jalan menuju goa untuk penerangan
Di sana nyonya Jasmine dan kedua anak nya calvin sudah sadar dan mereka melihat semuanya berbeda
namun pak Richard masih menutup mata nya
belum sadar juga
setelah itu nyonya Jasmine dan calvin yang tersadar di masing masing bangku nya hanya bisa saling diam dan menatap karena tidak bisa menyelamatkan diri dalam keadaan terikat
Di luar ruangan ada banyak penjaga yang mondar mandir menggunakan jubah hitam sambil membawa satu obor di tangan nya
dan mereka pun sedang berjaga jaga karena takut situasi nya berbahaya
...
Di kediaman Michael
Michael dan celline pun sedang berbincang berdua di taman depan rumah nya yang sangat indah
celline pun curhat dengan wajah yang sedih bahwa dia sekarang bingung harus kemana karena orang tua nya hilang jejak tidak ada kabar sama sekali
dan di sana terdapat banyak bunga mekar yang sangat indah Di lengkapi dengan kursi dan meja yang lengkap untuk bersantai ria
Michael yang begitu duduk dengan gaya cool nya dia pun menghisap sebuah vape di tangan nya sambil mendengar kan cerita dari celline
celline mengatakan bahwa dia sekarang tidak memiliki siapapun di sini
dan dia bingung selanjutnya harus kemana
namun Michael membantah nya bahwa dia tinggal sementara di rumah milik nya
Michael menjelaskan bahwa celline sekarang tinggal bersamannya
" loh tenang aja gausah sedih" kata Michael
kemudian celline pun menjawabnya
" tapi gua gatau harus kemana lagi" gumam nya sambil bersedih
Di sisi lain di taman belakang rumah Michael nampak regi dan Desi sudah selesai berbincang dan mereka pun segera berpisah
Desi pun memutuskan untuk pergi dari sana
dan dia juga memberikan sebuah gelang dan regi pun menerimanya
" apa ini "? tanya regi
" gelang " jawab Desi dengan tersenyum
" untuk apa"?
" untuk sebagai tanda bahwa kita sahabat "
Desi pun langsung pergi menghilang
regi pun langsung bergegas masuk ke dalam rumah Michael
Di saat itu pun dia langsung ke dapur nya dan bergegas minum
" Haus banget " gumam nya sambil meminum air putih
Di taman depan nampak celline dan Michael masih berbincang
" btw kalo boleh tau orang tua loh kemana"? tanya celline
Michael pun seketika harus berpikir keras karena dia tidak punya orang tua lagi namun bisa hidup mewah seperti ini
deg
dia pun menjelaskan bahwa kedua orang tua nya sudah tiada karena kecelakaan pesawat ya walaupun memang hal tersebut benar apa adanya
" ooohhh maaf ya gua jadi banyak tanya" kata celline
" Iya gapapa"
dan saat itu pun Michael langsung dapat telpon dan dia langsung menjawab nya
" halo"
kemudian dari sana terlihat seseorang menelpon dari sebuah kantor
" bagaimana untuk saham ini akan kah di lanjutkan tuan"? tanya seseorang di sana
" lanjutkan saja dan kabari aku kalo sudah berkembang"
telpon pun langsung di tutup
" siapa"? tanya celline yang duduk di sampingnnya
" ini orang dari kantor biasa lah" jawab Michael
dan tiba tiba regi pun datang
" woi" sapa regi dari kejauhan
celline dan Michael pun langsung menoleh ke arah regi
" regi kirain siapa" gumam celline dengan wajah sebal nya
Di kediaman bella
Di siang hari ini setelah pulang sekolah rasanya sangat melelahkan bagi bella
dan dia pun langsung memutuskan untuk tidur di dalam kamar nya
dan bella pun langsung tertidur setelah melihat foto kenangan bersama sahabat nya tersebut
....
nampak di bangunan tua terlihat Clay yang telah pulang dari sekolah nya langsung di sambut anak buah yang berjaga di sana
" selamat datang tuan" Sapa nya
Clay pun langsung masuk
dan saat di dalam ruangan tepat nya sebuah ruangan milik ketua sekte di organisasi rahasia tersebut Clay pun di panggil untuk berbincang mengenai nasib dua gadis yang di culik tersebut
ceklek
terbuka lah pintu ruangan tersebut
nampak di ruangan sana sudah tergelar karpet merah dan di sana juga terdapat patung manusia berkepala kambing dan juga ornamen bercorak hantu dan malaikat maut serta patung tengkorak manusia
" silahkan duduk " ucap seseorang yang ada di sana
Clay pun langsung duduk
" ada apa"? tanya Clay
" begini kan kita sudah melakukan perintah dari pak wijaya sekaligus mertua mu itu jadi aku harap kau bisa memberikan solusi "
" solusi apa?"
" mengenai dua orang gadis yang belum sadar mereka adalah tawanan kita sekarang atas permintaan pak wijaya"
" Lalu apa maksudnya "?
" karena ulang tahun tunangan mu itu pak wijaya memerintahkannnya untuk menculik kedua temannya "
Clay pun kebingungan dan tidak paham mengenai hal tersebut
" apakah dia di jadikan budak saja"? tanya seseorang yang ada di sana
Clay pun masih berpikir
" aku justru tidak tahu mengenai masalah ini " jawab nya dengan kebingungan
kemudian saat itu pun Clay sedang berpikir
" tapi kan kita sebenrnya tidak perlu memberikan tumbal lagi bukan"?
" tidak " jawab nya
kemudian setelah itu pun Clay langsung bergegas untuk melihat keadaan gadis tawanan yang ada di lantai bawah
" aku ingin melihat nya" kata Clay
kemudian Clay pun keluar dari ruangan tersebut dan turun ke lantai bawah
dan dia langsung membuka satu persatu pintu dari kamar nya
dan di sana nampak Karin dengan wajah Pucat nya yang belum sadar
dan Clay pun langsung keluar dan berniat melihat kamar sebelah nya
sama hal nya seperti Karin di sana Helena pun belum sadar
dan Clay keluar dari kamar tersebut
dan dia langsung menaiki lantai atas dan langsung bergegas masuk ke ruangan tadi
" bagaimana"?
Clay pun menjawab nya
" siapa sih mereka sebenrnya"?
" mereka itu adalah sahabat dari tunangan mu"
jadi setelah di pikir pikir Clay ingin menunggunya bangun saja baru dia akan membahas mengenai nasib mereka
" apa tidak bisa kita lepaskan saja"?
" tapi tuan wijaya tidak ingin kedua sahabat nya ini malah bersama kembali dengan anak nya"
dan setelah Clay berdiam diri dia pun langsung membaca memori
yang di mana memori tersebut ternyata Karin dan Helena akan di singkirkan
terutama orang tua kedua sahabat nya adalah saingan pak wijaya di masa lalu mengenai perusahaan nya yang selalu anjlok dan di ambang bangkrut maka dari itu pak wijaya memutuskan balas dendam
nampak di sebuah ruangan kantor nya pak wijaya sedang memerintahkan seseorang yang di bayar untuk menyelidiki anak dari pesaing perusahaannnya dan setelah seharian menunggu langsung dapat dan mereka mengirimkan dua buah foto dan ternyata foto tersebut wajah Karin dan Helena
Karin dan Helena ini akan di jadikan sebuah media sebagai balas dendam dari pak wijaya
Karin dan Helena Di sana foto nya di tandai dengan sebuah coretan silang yang di gunakan dengan spidol
dalam posisi pak wijaya masih duduk di dalam ruangan pribadi di kantornnya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 107 Episodes
Comments