"terimakasih ya pak sudah memberikan tempat duduk" Kata Ibu Hamil tersebut
"Tidak masalah. Karena saya yakin Ibu lebih membutuhkan dan sebelumnya mohon maaf tetapi Ibu ini mau kemana? Kemana suami Ibu?" Tanya Rog dengan pelan-pelan supaya tidak menyinggung perasaan Bumil tersebut..
"Sudah berada di sisi Nya. Pak" kata Bumil jtu tersenyum..
Rog yang mengetahui bahwa suami bumil itu sudah meninggal dunia. Rog hanya bisa memohon maaf karena menyesal menanyakan hal tersebut
"Tidak apa-apa. Pak. dan saya ini mau ke rumah sakit. Biasa check up. Hehe" Kata Bumil tersebut dengan yang berusaha mencairkan suasana..
"Semoga Bayi dan Ibu sehat selalu ya Bu.. Yaudah bu. Saya akan segera turun.. Halte saya turun di bundaran trliya" kata Rog dengan tak lupa mendoakan keselamatan bumil tersebut..
"makasih Pak" kata bumil tersebut dengan tersenyum..
"Tingtong! Sebentar lagi Bus akan tiba di Halte Bundaran Trliya. harap kepada seluruh penumpang selalu berhati-hati saat naik turun bus. Perhatikan celah peron langkah anda" Suara pemberitahuan Bus..
Rog yang mendengar itu langsung pindah menuju pintu keluar
"Permisi-permisi.. Tolong permisi.. Saya mau turun!" Kata Rog dengan bersuara yang tegas..
para penumpang memberikan jalan kepada Rog yang nantinya akan keluar..
Tak butuh waktu lama bahwa bus itu berhenti di Halte Bundaran Trliya
Jezzzzz(suara rem bus berhenti)
Ting
Ting
Ting(pintu otomatis terbuka)
Rog harus berjuang untuk bisa keluar karena penumpang dari halte berusaha masuk sehingga Rog harus mengeluarkan sedikit tenaganya..
PLONG!
Rog Akhirny bisa menghelas nafas ketika dirinya berhasil keluar bertepatan dengan Bus tersebut kembali jalan..
"Terimakasih.. Selamat jalan" suara setelah mesin ketika Rog melakukan tap out..
Hrrrrrruuuuuppp(menghirup nafas)
"Aaahhh akhirnya sampai juga. Katanya disini ada makanan enak tapi dimana ya?" gumam Rog dengan menghirup nafas lalu buang..
Rog mengeluarkan handphone nya untuk berswafoto karena gedung-gedung pencakar langit yang tinggi serta suasana yang menjelang sore hari
begini lah visualnya. sama? Jelas karna cuman diganti nama latarnya aja)
Rog melakukan selfie dan juga memfotoi dengan handphone tersebut..
Handphone Rog adalah pemberian Sistem yang dalam bentuk Reward setelah menyelesaikan misi..
Handphone tersebut bermerek STS01 dengan Ram 16 GB & Penyimpanan eksternal & nom eksternal masing-masing sekitar 2 TB.. Kamera 8K membuat handphone itu sebanding layaknya kamera canggih umumnya.
(halu dikit ngak ngaruhkan?)
setelah itu celang celinguk seakan bingung dengan tindakan selanjutnya apa
[Misi: 2:35]
'masih ada 25 Menit lagi. Enaknya ngapain ya?' gumam Rog
Krrryyyurruukk
perut Rog berbunyi dan parahnya lagi adalah Rog berada di keramaian dan semuanya hampir mendengarkannya namun mereka berusaha untuk tidak terlihat mendengar hal memalukan tersebut..
'duh dasar perut gak mau kompromi' gumam Rog dengan kesal
Rog bertanya kepada salah pramusata yang kebetulan lewat untuk menanyakan tempat makanan yang enak
"Dari sini bapak ikuti jalan ini nanti ketemu stand kok. bapak gak perlu keluar dari Halte. Istilah kayak kantin gitu lah" Kata pramusata dengan ramah
Rog berterimakasih lalu pergi menuju salah satu stand makanan
"Bang. 1 porsi nasgor telor mata sapi berapa?" Tanya Rog
"Maaf pak. ini menu kami. Silahkan dilihat" Kata Penjual stand nasgor menunjukkan buku menu yang sudah tertempel di tiang
'kok aku gak Lihat ada buku menu disini ya? apa jangan-jangan laper jadi gak konsen ya?' gumam Rog yang menerka-nerka ..
Tapi Rog segera melupakan hal tersebut dan memilih membaca buku menu
'APA!!? Nasgor telor mata sapi 25 Ribu? Wah gila gak ngotak' gumam Rog dengan terkejut
Rog mengetahui bahwa harga paling mahal sebuah nasgor yang dirinya pernah beli adalah 10 rb dan sekarang naik 2 kali lipat?..
Rog hanya bisa menghelas nafas tetap saja dirinya beli karena laper dan juga 25 ribu tidak membuat kekayaan hilang begitu saja..
"Saya mau nasgor telur mata sapi dan 1 esteh manis hangat" kata Rog
"makan sini ?" Tanya Penjual stand Nasgor sambil memakai sarung tangan dan jaring kepala serta masker
"makan sini dan oh ya jangan pedes" kata Rog yang setelah itu menuju salah satu meja yang kosong
10 menit Kemudian
"ini pak. Silahkan dimakan selama hangat" Kata Penjual Stand Nasgor dengan memberikan sepiring nasi dan gelas esteh manis hangat di hadapan Rog..
[Waktu: 2:45]
Rog langsung menyantap makanan dengan lahap dan nikmat.. Bagaimanapun dirinya belum makan nasi dan hanya berbekal roti yang sudah habis sepanjang perjalanan di bus TransSivilia
'memang. makan tanpa nasi adalah kebodohan salah!' gumam Rog yang mulai menyadari sesuatu
...----------------...
...BYE ...
...----------------...
[
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 56 Episodes
Comments
Kang ozy
esteh manis hangat it kayak apa ya rasanya thor... yg saya tau kalau esteh manis it gak hangat tp dingin dan manis tp kalau teh manis hangat ya tehnya manis dan hangat....
2023-09-05
0
Jimmy Avolution
Gaskeun...
2023-07-30
0