"Selamat Masuk. Terimakasih" Tiba-tiba suara muncul ketika Rog melakukan Tap kepada gerbang Halte TransSivilia
'mari kita lihat. 3 jam bisa lihat apa aja ya?' gumam Rog dengan melihat peta Ibu Kota Trliya yang luas..
Rog yang pusing akhirnya bertanya kepada pramusata tentang keinginannya berkeliling Ibu Kota hanya sekali jalan
"Saya sarankan anda memasuki Koridor 0 Jurusan Blok P - Kota Emas. anda bisa merasakan Suasana layaknya di luar negeri dan sangat cocok untuk berswafoto dan lainnya" Kata Pramusata perempuan tersebut.
"apakah anda ingin menikmati hidangan tradisional Trliya? Saya sarankan anda juga ke Kota Emas tempat sejarah berharga.. Mulai dari harta. Sejarah pembangunan kerajaan dan kemenangan disetiap perang Kerajaa" Kata Pramusata tersebut
"tak hanya sejarah yang perlu anda lihat. Banyak jajanan tradisional. Seperti Telor Korak Karik. Martabak Mozil. Martabak Mozil ini sudah ada pada tahun 1957. pertama kali dibuat oleh Raja Firdaus I.. Martabak mozil ini dipadukan oleh bumbu keju mozzarella dan Irisan rendang khas pulau sumatera membuat perut dan mulut sangat nyummy" kata Pramusata menjelaskan
Pramusata lebih lanjut menjelaskan setiap keunikan-keunikan wisata di ibukota dan salah satunya adalah yang sudah dijelaskan..
"baiklah. Terimakasih ya mba. Oh ya nama mba siapa?" Tanya Rog dengan tersenyum ramah
"Perkenalkan Nama saya Sella Anggana apabila ada kendala atau masalah selama di TransSivilia jangan ragu untuk melaporkan hal tersebut ke nomor tersedia papan kaca informasi pada bus" Kata Sella menjelaskan dengan penuh keramahan..
Rog menyukai pelayanan TransSivilia namun hal yang dirinya sukai adalah terlalu banyak tangga apalagi lift yang biasanya dikhusus prioritas malah dipakai oleh non prioritas yang membuat Rog sedikit jengkel
'mungkin habis ini aku bisa menyuruh mereka memasang eskalator di setiap halte bertingkat' gumam Rog..
5 menit Kemudian..
"Bus Blok P - Kota Emas untuk semua halte. Bagi yang mau naik silahkan berhati-hati dan selalu beri ruang kepada yang turun terlebih dahulu" Kata Sella yang bersuara menggunakan mic untuk menghimbau para penumpang..
"berhati-hati dalam turun dan naik ke dalam bus. Perhatikan celah peron antara bus dan Halte!" kata Sella yang memberi kembali himbauan
"Selalu menjaga barang bawaan anda. tertukar. kehilangan atau ketinggalan bukan bagian dari tanggungjawab Kami. Terimakasih telah menggunakan layanan TransSivilia!" Kata Sella...
Rog kemudian masuk ke dalam bus dengan duduk di paling belakang pojok kanan
[Waktu Misi berjalan: 00:00] Notifikasi muncul
Rog senang bahwa waktu misi tidak memakan proses adaptasi dirinya di tempat baru ini..
"Tingtong! Halte berikutnya adalah Perpustakaan nasional Kerajaan (PGN) Harap kepada seluruh penumpang untuk selalu berhati-hati dalam turun dan naik bus. Perhatikan celah peron di keduanya" suara Bus yang memberitahuan
Rog melihat bahwa Halte pertama nya adalah Halte PGN dan dirinya tahu bahwa tempat tersebut tidak jauh dari perpustakaan terbesar di Indonesia..
Rog hanya sekedar foto-foto dari bus tempat ia duduk
Bus kembali berjalan menuju Halte Bundaran PGN
Bus berhenti ketika lampu merah untuk bus..
10 Menit Kemudian..
"Tingtong! Halte berikutnya adalah Halte Bendungan Plaza Hilir (BPH) Harap Kepada seluruh menumpang untuk berhati-hati dalam naik turun Bus!" Bus pemberitahuan
"
[Misi Waktu: 00:10] Notifikasi Hologram
TRING!
Suara Pintu otomatis bus terbuka dan terlihat Banyaknya penumpang yang naik turun hingga bus yang dinaiki oleh Rog kini telah penuh..
"Permisi-permisi" sebuah suara perempuan berusaha menuju belakang karena area khusus perempuan telah penuh..
Perempuan itu berhasil masuk ke area belakang dan berdiri namun Rog melihat banyaknya Pria yang tidak memberikan tempat duduk karena Rog melihat bahwa perempuan itu seperti adalah Penumpang prioritas karena perempuan itu sedang hamil besar
Rog memanggil perempuan prioritas tersebut lalu menyuruhnnya untuk duduk
*Terimakasih mas tapi saya masih kuat
"saya tidak suka di tolak. Ibu. Duduk di tempat saya saja. percuma anda menunggu mereka karena bagaimanapun mereka itu buta. Buktinya tidak melihat anda dan juga Ibu sedang mengandung tidak baik seorang Ibu hamil berdiri terlalu lama" Kata Rog
Ucapan yang penuh sindiran itu ternyata sedikit membuat kuping mereka panas namun tak ada satupun dari mereka yang duduk berdiri lalu membela diri karena pasti itu akan memalukan diri mereka sendiri..
...----------------...
...BYE ...
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 56 Episodes
Comments
Oka Derza
begitulah orang orang kini, tak punya hati
2025-04-03
0
Jimmy Avolution
Terus...
2023-07-30
0