.
.
Fan Lao melihat gadis ini sangat terpojok karena di serang dari dua sisi oleh kedua pemuda ini , tapi gadis ini masih bisa menahan serangan mereka meskipun di serang bertubi-tubi .
Fan Lao tidak berniat menolongnya dulu karena nanti Fan Lao akan menolong nya ketika gadis ini benar benar membutuhkan bantuannya .
Fan Lao yakin Gadis dan kedua pemuda ini adalah jenius dari desa desa di sekitar hutan terlarang ini , karena umur mereka masih 20 tahunan tapi sudah memiliki kekuatan di tingkat Dou Jun tahap 1 hampir sama dengan tingkat kekuatan nya .
Pertarungan mereka berdua sangatlah sengit , karena mereka saling jual beli serangan berpedang yang sangat mematikan gerakan lawan.
Sehingga gadis ini tekena beberapa luka sayatan di dadanya membuat pakaiannya juga robek robek memperlihatkan buah dadanya yang sedikit menyembul keluar.
Gadis ini telihat sangat membenci kedua pemuda ini karena melihatnya dengan tatapan permusuhan , Yin Jue yakin mereka ini adalah dari satu desa yang memiliki masalah pribadi.
Kedua pemuda ini memiliki roh Beladiri berupa Harimau Putih dan Serigala Mata Merah , sedangkan gadis ini memiliki Roh Beladiri burung Phoenix Api seperti milik nona Xiao Douya.
Roh Beladiri Phoenix Api sangat mendominasi karena terus menerus menyemburkan api , sedangkan roh beladiri Harimau Putih dan roh Beladiri Serigala Mata Merah sangat kewalahan menghindari semburan api ini .
Kerena kedua roh Beladiri milik kedua pemuda itu tidak bisa menyerang balik roh beladiri Phoenix Api yang terus menyemburkan api sambil terbang .
Setelah 15 menit berlalu gadis ini akhirnya terkena tendangan salah satu musuhnya dari belakang sehingga membuat tubuh gadis ini langsung tersungkur di atas tanah dengan nafas tersengal sengal .
Kemudian Fan Lao langsung melompat dari tempat persembunyiannya lalu menangkis tebasan pedang mereka berdua dengan pedang Darah Surgawi.
Sring...
'' Apakah kalian tidak malu mengeroyok seorang gadis cantik seperti ini , sungguh kalian adalah para pemuda yang sangat naif...'' ucap Fan Lao sambil mengendalikan Roh Beladiri Kelelawar Api untuk menyemburkan api kepada kedua pemuda ini .
Sehingga kedua pemuda ini langsung mundur 3 langkah untuk menghindari semburan api ini .
'' Siapa kamu berani sekali mengurusi urusan kami di sini...?''
'' Kenalkan namaku adalah Fan Lao dari desa Lou Tong , kalian berdua ingatlah nama itu atau catat di dada kalian , sekarang mari kita bertarung atas nama seorang pria sejati , karena aku adalah tandingan kalian berdua ....''
'' Jadi kamu adalah pemuda dari desa Lou Tong , kalau begitu aku tunggu kamu di pertandingan Pemimpin Muda 1 bulan lagi yang akan di adakan di desaku , Douqi kami sekarang telah habis sehingga kami tidak mungkin bisa mengalahkan mu ....''
Kemudian kedua pemuda ini langsung memasukkan roh beladiri mereka masing ke dalam lautan jiwanya , mereka berdua memutuskan mundur karena melihat roh beladiri mereka tidak mungkin bisa mengalahkan Roh Beladiri Kelelawar Api dan roh Beladiri Phoenix Api .
Jika sampai roh Beladiri mereka telah di kalahkan maka mereka berdua akan memuntahkan darah dan harus membangkitkan ulang roh beladiri mereka masing masing .
Kemudian Fan Lao mengulurkan tangannya untuk menolong gadis cantik ini yang masih tekulai lemas di atas tanah.
'' Bangun lah gadis cantik....''
Tapi gadis ini tidak mengubris uluran tangan Fan Lao , sehingga Fan Lao sedikit heran .
'' Terima kasih kau sudah menolongku , tapi kenapa kamu baru menolongku di saat aku sudah seperti ini , apakah itu yang di namakan seorang pria sejati , karena aku sudah tahu kamu dari tadi sengaja bersembunyi dan tidak berniat menolongku ...'' Ucap gadis ini sangat sinis.
'' Jadi kamu marah kepadaku , alasanku tidak menolong mu tadi karena aku melihat mu masih bisa melawan mereka , roh Beladiri mu juga masih unggul melawan roh beladiri mereka berdua tadi , apakah tindakanku ini salah....?''
'' Ya , seharusnya kamu menolongku karena mereka berdua tadi telah mengeroyok seorang gadis sepertiku ini ...''
'' Aku minta maaf kalau aku salah , sekarang kamu kembalilah pulang ke desamu lagi , karena aku ingin melanjutkan berburu lagi ke dalam hutan ini...''
'' Kamu sungguh seorang laki laki yang egois dan tidak berperasaan , apakah kamu akan meninggalkan seorang gadis dalam kondisi terluka seperti ini...''
Fan Lao langsung mengerutkan keningnya melihat sifat gadis ini , karena minta tolong kepadanya tapi tidak memiliki rasa hormat sama sekali .
Seharusnya kalau minta tolong itu harus berkata dengan lemah lembut seperti gadis pada umunya , tapi Fan Lao bisa mengerti mungkin gadis ini di desanya hidupnya sangat manja sehingga tidak memiliki sifat budi luhur .
'' Baiklah aku akan mengobati mu dulu lalu pergi dari sini , karena aku tidak suka berteman dengan gadis dingin sepertimu ini...''
'' Iya maaf , aku hanya ingin melihat ketulusan mu saja , apakah kakak bisa mengobati luka ini karena aku lupa tidak membawa cairan pengering luka...''
'' Kenapa tidak dari tadi kamu berbicara lemah lembut seperti ini...''
'' Hehehe , tapi aku mohon jagalah pandangan kakak karena aku dari tadi melihat pandangan kakak tertuju pada dadaku ini ...'' Ucap gadis ini membuat Fan Lao sedikit malu karena telah ketahuan mesumnya .
'' Ya aku akan menjaga pandanganku...''
Kemudian Fan Lao langsung berjongkok sambil mengeluarkan botol giok dan gulungan kain pemberian paman Xiao Liu, lalu mengobati luka gadis ini sambil berbincang bincang , tapi Fan Lao tidak berani mengobati luka di dadanya karena hanya luka yang ada di tangan dan kakinya saja.
'' Siapa namamu dan berasal dari desa mana kamu ini ...?''
'' Namaku adalah Yun Xielin dari desa Yunshui...''
'' Salam kenal nona Yun Xielin lin, namaku adalah Fan Lao dari desa Lou Tong , kenapa kamu berburu sendirian di hutan terlarang ini ? Seharunya kamu setidaknya membawa pengawal atau teman untuk menjagamu...''
'' Mereka berdua tadi adalah temanku dari desa Yun Shui, tapi setelah sampai di tengah hutan ini ternyata mereka berdua tadi ingin melecehkan ku sehingga aku langsung mengajaknya bertarung , karena aku lebih baik mati dari pada kehilangan kesucianku...''
Fan Lao langsung mengerutkan keningnya setelah tau permasalahan mereka sebenarnya , pantas saja pandangan nona Yun Xielin lin ini menatap pemuda tadi dengan tatapan permusuhan.
'' Jadi seperti , kenapa kamu tidak bilang dari tadi kalau mereka itu ingin melecehkan mu , kalau aku tahu permasalahan mu dari awal pasti akan memberi pelajaran kepada mereka berdua tadi....''
'' Iya maaf , aku tadi tidak kepikiran soal itu....''
Setelah Fan Lao telah selesai mengobati luka nona Yun Xielin ini lalu menyimpan kembali botol giok nya , sedangkan nona Yun Xielin langsung berdiri .
'' Sekarang kamu pulanglah dengan naik di punggung roh beladiri mu itu , terbang lah sedikit tinggi karena hutan ini sangat berbahaya...''
'' Iya kakak Fan Lao terima kasih banyak telah bersedia menolongku , aku tidak akan melupakan kebaikan kakak , sampai jumpa di pertandingan Pemimpin Muda di desaku...''
Kemudian nona Yun Xielin langsung melompat ke punggung roh beladiri Phoenix Api nya lalu terbang menuju desanya sambil mengedipkan mata dan melambaikan tangannya kepada Fan Lao.
'' Sungguh gadis yang tidak bisa di tebak...'' batin Fan Lao sambil menggelengkan kepalanya.
Fan Lao penasaran dengan pertandingan pemimpin muda ini , kenapa paman Xiao Shen tidak pernah bercerita kepadanya kalau ada pertandingan ini .
Setelah gadis ini telah pergi kemudian Fan Lao langsung berjalan dengan santai menuju pedalaman hutan terlarang sambil melihat lihat sekelilingnya untuk mencari bahan obat juga.
.
.
...[ Bersambung ] ™...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 499 Episodes
Comments
Putra_Andalas
Ngatain org EGOIS tapi dia sndiri Mak nya Egois 😂
2024-03-23
0
Darwito
rtyu
2024-02-25
0
Prefix13
Ggwp
2024-02-24
0