.
.
Setelah sampai di gerbang barat desa Lou Tong kemudian mereka semua langsung bersiap sambil mengeluarkan senjata mereka masing , dari kejauhan Fan Lao bisa melihat banyak cahaya merah dari mata siluman Serigala Merah Darah yang bergerak ke arah desa Lou Tong ini , beruntungnya malam ini sedang bulan purnama sehingga mereka bisa melihat dengan jelas para siluman Serigala Merah Darah ini.
Fan Lao melihat para pemuda di desa ini juga banyak yang berada di sana termasuk nona Xiao Douya, nona Lin Zhiyan dan kedua kakaknya .
Kemudian Fan Lao langsung mengeluarkan Pedang Darah Surgawi miliknya lalu berjalan ke garis terdepan , karena dia ingin menunjukkan hasil pelatihan nya selama ini .
Nona Xiao Douya dan nona Lin Zhiyan juga ikut maju di garis terdepan di samping Fan Lao, kedua gadis ini memberi senyuman manisnya kepada Fan Lao .
Tuan muda Lin Fan dan tuan muda Lin Juan tidak mau kalah , mereka berdua juga ikut maju berada di garis terdepan , para pemuda desa yang lainnya juga mengikuti apa yang di lakukan oleh Fan Lao.
'' Kenapa kamu tidak bersembunyi saja di belakang bokong nona Xiao Douya, karena kekuatanmu masih belum cukup kuat untuk menghadapi para siluman Serigala Merah Darah ini ...'' ucap tuan muda Lin Fan memprovokasi Fan Lao.
'' Hahaha... kakak Lin Fan benar juga , pemuda lemah sepertinya nanti justru akan merepotkan kita , karena kita harus melindunginya juga...'' ucap Lin Juan.
Nona Xiao Douya langsung melotot ke arah tuan muda Lin Fan dan Lin Juan ketika mendengar mereka berdua merendahkan Fan Lao.
'' Maaf nona Xiao Douya, aku tidak tahu kalau kamu juga ada di sini...''
Fan Lao hanya mengeratkan giginya saja mendengar Lin Fan merendahkan dirinya lagi , Fan Lao berusaha menahan amarahnya karena sekarang belum saatnya berhadapan dengan Lin Fan ini , nanti jika kekuatan nya sudah meningkat baru akan menutup mulut para pemuda sombong seperti mereka ini.
Fan Lao melihat para siluman Serigala Merah Darah ini berada di level 3 dan level 4 , jumlah mereka kira kira ada 100 ekor , jadi nanti setiap orang akan menghadapi dua ekor setiap orangnya , karena jumlah warga yang berada di sana berkisaran hanya ada 50 orang saja.
'' Serang...'' teriak paman Xiao Shen lantang .
Sehingga mereka semua yang ada di sana langsung berlari untuk menghalau para Siluman Serigala Merah Darah ini yang sudah dekat dengan mereka.
Paman Xiao Shen langsung mengeluarkan tehnik bertarung nya mengunakan tombak di tangannya .
Fan Lao juga ikut melompat lompat di atas bebatuan mengunakan tehnik meringankan tubuh sambil mencari siluman Serigala Merah Darah yang level 3 , setelah sudah dekat Fan Lao langsung menebaskan pedang nya .
Slashh... Slashh..
Siluman Serigala Merah Darah ini ternyata berhasil menghindari beberapa tebasan pedangnya , tapi justru Fan Lao terkena cakaran di tangan kanannya yang memegang pedang .
Fan Lao merasakan luka yang dia dapatkan ini ternyata cukup dalam juga , setelah terkena cakaran ini Fan Lao sedikit berhati hati tidak mau gegabah lagi karena ternyata yang di katakan oleh paman Xiao Shen tadi benar , bahwa siluman Serigala Merah Darah ini sangat lincah dan memiliki cakar yang sangat tajam .
Kemudian Fan Lao langsung menebaskan pedang mengunakan tehnik berpedangnya dan sedikit menjaga jarak sambil menahan sakit di tangannya .
Sehingga dalam sekali tebasan saja Fan Lao bisa melemahkan siluman Serigala Merah Darah ini , karena siluman Serigala Merah Darah ini menangkis tebasan pedang nya dengan kuku-kuku nya , tapi karena Pedang ini sangat tajam sehingga berhasil memotong kuku-kukunya lalu berlanjut menebas kakinya membuat siluman Serigala Merah Darah ini sedikit hilang keseimbangan .
Setelah berhasil melemahkan kaki siluman Serigala Merah Darah ini kemudian Fan Lao langsung menusukkan pedangnya ke arah siluman Serigala Merah Darah ini.
Jlebbb ...
Tusukan pedang Fan Lao ini berhasil menusuk perut siluman Serigala Merah Darah dengan telak .
Sehingga pedang Darah Surgawi ini langsung menyerap darah siluman Serigala Merah Darah ini , sambil menunggu Pedang nya menyerap darah siluman ini Fan Lao mengunakan tendangan kakinya untuk menghalau siluman Serigala Merah Darah yang ingin menyerang punggungnya.
Membuat kakinya terkena cakaran sehingga langsung berlumuran darah .
Setelah pedangnya telah berhasil menyerap darah siluman Serigala Merah Darah ini hingga habis , kemudian Fan Lao langsung menarik pedangnya lalu mencari siluman Serigala yang berhasil melukai kakinya tadi , kemudian langsung menusukan pedangnya ke arah siluman Serigala Merah Darah yang telah melukai kakinya tadi.
Jlebbb....
Pedang Fan Lao berhasil menusuk tubuh siluman Serigala Merah Darah ini dengan telak , pakaian yang di gunakan Fan Lao langsung kotor terkena cipratan darah siluman Serigala Merah Darah .
Setelah berhasil mengalahkan kedua siluman Serigala yang berhadapan dengannya kemudian Fan Lao berinisiatif untuk membantu para warga desa Lou Tong ini , Fan Lao melihat nona Xiao Douya ternyata sedang berhadapan dengan 3 ekor siluman Serigala yang menyerangnya dari segala arah , tapi nona Xiao Douya masih bisa melawan para siluman Serigala Merah Darah ini berkat bantuan Roh beladiri Phoenix nya yang terus menerus menyemburkan api nya ke arah siluman Serigala Merah Darah yang di hadapi nya , sehingga para siluman Serigala Merah Darah ini sangat kerepotan mendapat semburan api ini .
Kemudian Fan Lao langsung melompat mendekati nona Xiao Douya untuk membantunya , setelah sampai di dekat nona Xiao Douya kemudian Fan Lao langsung berdiri di samping nona Xiao Douya.
'' Nona Xiao Douya, serahkan satu ini kepadaku...'' Ucap Fan Lao sambil menebaskan pedangnya ke arah siluman Serigala Merah Darah level 3 , siluman Serigala ini langsung menangkis tebasan pedang Fan Lao dengan kuku-kuku nya , sehingga kuku-kuku langsung putus terkena tebasan pedang ini .
Kemudian Fan Lao dengan cepat langsung menebaskan pedangnya lagi ke arah siluman Serigala ini hingga bertubi-tubi , tapi siluman Serigala ini tidak menangkisnya lagi , karena jika menangkisnya maka akan kehilangan cakarnya .
Slashh...slash....
Tebasan pedang Fan Lao berhasil menebas tubuh siluman Serigala ini , karena siluman Serigala ini sudah kehilangan keseimbangan akibat kakinya terluka , membuat tubuh siluman Serigala Merah Darah ini langsung terbelah menjadi dua .
'' Terima kasih atas bantuannya...'' Ucap nona Xiao Douya sambil menebaskan pedangnya juga yang bisa mengeluarkan siluet bulan sabit yang langsung menerjang siluman Serigala Merah Darah level 4.
Pertarungan nona Xiao Douya sangat sengit karena Siluman Serigala Merah Darah ini bisa menangkis siluet bulan sabit mengunakan cakarnya .
Setelah selesai membantu nona Xiao Douya kemudian Fan Lao langsung membantu para gadis yang ada di dekatnya sambil mencari perhatian kepada mereka .
Berkat bantuan dari Fan Lao para gadis gadis yang ada di sana berhasil mengalahkan para siluman Serigala Merah Darah ini.
Tapi Fan Lao tidak membantu Lin Fan dan Lin Juan, karena mereka berdua tadi telah merendahkannya .
Fan Lao melihat Lin Fan dan Juan sedang berhadapan dengan siluman Serigala Merah Darah level 4, mereka berdua terlihat sangat merepotkan menghadapinya .
Kemudian Fan Lao langsung bergegas membantu para warga lainnya yang berhadapan dengan 2 ekor siluman Serigala, Fan Lao mencari Siluman Serigala yang level 3 saja , karena jika siluman level 4 sudah memiliki kesadaran sendiri , nanti akan sulit mengalahkan nya karena kekuatannya masih rendah.
Para warga yang di bantu Fan Lao sangat senang , karena bantuan Fan Lao ini sangat berarti bagi mereka sehingga bisa melemahkan pertahanan para siluman Serigala Merah Darah ini.
Sekarang yang tersisa di sana hanya tinggal 10 ekor saja termasuk serigala yang berhadapan dengan tuan muda Lin Fan dan Lin Juan .
Sehingga para serigala yang tersisa langsung mundur untuk kembali ke hutan terlarang .
Setelah para siluman Serigala Merah Darah ini telah mundur kemudian semua orang yang ada di sana langsung meminum pil lalu memulihkan diri mereka masing masing .
.
.
...[ Bersambung ] ™...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 499 Episodes
Comments
Sang M
👊
2024-06-26
0
Darwito
yui
2024-02-25
0
Prefix13
Ggwp
2024-02-24
0