The Best My Little Family [JaemJen Ft Jisung]
12.) Larisa?
Latif terduduk lemah didepan sebuah rumah yang sudah rata dengan tanah
Mommy Tania
ini rumah siapa Pal?
Mama Wina
ini rumah siapa Kak?
Naufal Jaelani
rumah Latif Ma, Tante
semua orang terdiam mendengar jawaban Latif
sedangkan Latif memilih berjongkok disamping Latif, membawa Latif ke dalam pelukannya
Naufal Jaelani
yang sabar!
Latifa Maulana
r.rumah ku Mas...
lirih Latif dengan suara bergetar
Naufal Jaelani
yang sabar ya!
Latifa Maulana
Ayah.. Ibuk..
Naufal Jaelani
masih ada kita
Naufal Jaelani
jangan sedih!
Naufal memeluk, mengusap bahu Latif memberi kekuatan
yang nyatanya Latif tetap menangis tanpa bisa berkata-kata
tempat ia berteduh dari panas matahari, dan derasnya hujan
saksi bisu perjuangan hidupnya
kini rubuh begitu saja bersama badai yang menerjang semalam
pantas semalam perasannya begitu gelisah
sekarang ia harus tinggal dimana?
sedangkan harta satu-satunya yang ia punya sudah rubuh tak meninggalkan sepetakpun tempat untuk berteduh
airmata turun tanpa di minta
apalagi saat si kecil yang ada di gendongannya bertanya dengan polosnya
M Ardiansyah Malik Ibrahim
Mmmamma mmah
ocehnya menunjukkan bangunan tak berbentuk itu
begitu mudahnya musibah datang untuk anak sebatang kara seperti Latif
dosa apa Latif harus menjalani hidup seperti ini?
kadang Latif bertanya dalam do'anya
ada dia terlahir dari rahim seorang pendosa?, hingga hidupnya begitu rumit dan penuh duri menyakitkan
Latifa Maulana
hiks rumah kuuu..
Mama Wina
Mama jadi merasa bersalah Pa sama Latifa..
Mommy Tania
Mas, kenapa hatiku sakit banget lihat ini?
Mommy Tania
aku gak tega Mas
Mommy Tania
aku takut Risa--
Daddy Jefri
jangan mikir yang enggak enggak
Daddy Jefri
kamu harus jaga kesehatan kamu sayang!
Daddy Jefri
InsyaAllah Risa baik-baik aja
panggil seorang laki-laki paru baya bersama beberapa tetangga lainnya
???
Nok, yang sabar ya Nok!
???
InsyaAllah kita semua nanti bantu kamu bangun rumah ini lagi
???
kamu nggak perlu keluar uang
???
biar kita yang bangunin
(sumpah aing gak tega, udah yatim-piatu, gak punya sodara, rumah reot tinggal satu-satunya, malah dapat musibah rumahnya rubuh, gak. bisa ngebayangin kalo ada orang yang nasibnya kayak gini 😭🤧🤧)
Latif tak menjawab, ia melepas pelukan Naufal, lalu menurunkan Ahim dari gendongannya
setelahnya ia bangkit dan langsung berlari ke rumahnya yang sudah rata dengan tanah itu
Naufal Jaelani
Latif jangan kesana Latif!
Naufal Jaelani
kaki kamu bisa luka!
Daddy Jefri
Latifa., awas ada banyak paki disana!
semua orang panik melihat Latif yang malah melangkah diatas rubuhan rumah itu tanpa perduli kakinya terluka karena benda-benda tajam
ia terus melangkah, sampai akhirnya ia berhenti di tengah-tengah rubuhan rumah itu lalu mengangkat satu persatu kayu dan genteng rumah yang menutupi sebuah lari kecil
Mommy Tania
Mas.... bantuin Mas..
Mommy Tania
kasihan Latifa
Mommy Tania
nanti dia bisa luka
Mama Wina
Pa.., bantu Latifa Pa!
Papa Yuda
iya iya sayang, sebentar!
M Ardiansyah Malik Ibrahim
Mammammmaaaa...
Naufal Jaelani
Latif kesini Latif
Daddy Jefri
Upal titip Tante kamu
belum sempat Nafa menoleh, Jefri sudah lebih dulu berlari menyusul Latif dengan rasa khawatirnya
Daddy Jefri
Latifa kamu cari apa Nak?
setelah semua yang menutupi lemari kecil itu tak lagi menghalanginya, Latif langsung membuka lemari tersebut, dan mengeluarkan sebuah kotak yang langsung ia pelukan erat
Jefri terdiam beberapa saat setelah mendapati Latif yang ternyata menangis sembari memeluk kotak kayu yang terlihat sudah sangat tua itu
Daddy Jefri
ayo kesana dulu!
Daddy Jefri
disini bahaya!
Latifa Maulana
hiks Ibuk... Ayah...
Latif melepas pelukannya pada kota tersebut, lalu membukanya untuk memeriksa isinya
yang ternyata didalamnya terdapat uang tabungan yang Latif kumpulkan dari kecil hingga besar, lalu foto Latif saat masih bayi yang sudah usang, dan sebuah gelang bayi yang memiliki lengkungan indah yang membentuk sebuah huruf 'J' 'L' dan 'M'
yang membuat mata Jefri membola saat melihat gelang yang tak asing baginya itu
Daddy Jefri
itu gelang siapa Fa?
tanyanya berjongkok disamping Latif
Latifa Maulana
i.ini peninggalan Ayah sama Ibuk hiks
Latifa Maulana
k.kata Ayah
Latifa Maulana
Hiks aku gak boleh gelang ini hiks
Latifa Maulana
hiks sekarang aku cuma punya ini kalo aku kangen sama Ayah sama Ibuk hiks
Latifa Maulana
hiks Ibuukkk.. Ayah...
dengan tiba-tiba, Latif dikagekan begitu saja oleh Jefri yang tiba-tiba memeluknya erat dan mengecup keningnya berkali-kali
Daddy Jefri
Ya Allahh.... Allhamdulilah Ya Allahh...
Latifa Maulana
Bapak hiks kenapa..?
Daddy Jefri
Larisa, kamu Larisa Latif
Daddy Jefri
akhirnya Daddy nemuin kamu sayang...
Daddy Jefri
gelang ini Daddy yang beliin buat kamu
Daddy Jefri
Daddy sendiri yang ngedesainin gelang ini buat kamu sayang
Daddy Jefri
sayang... Daddy kangen banget sama kamu
Daddy Jefri
sekarang kita kesana dulu ya!
Daddy Jefri
biar nanti Daddy jelasin
Latifa Maulana
tap awwsshhh..
Daddy Jefri
kenapa sayang?
Jafri melihat kearah kaki Latif yang sudah mengeluarkan darah akibat terkena patahan kayu yang begitu tajam
Daddy Jefri
kaki kamu luka
Daddy Jefri
sini biar Daddy bantu
dan akhirnya Jefri menggendong Latif untuk kembali bersama yang lain
Mommy Tania
Mas.., Latifa..
M Ardiansyah Malik Ibrahim
Mamammmaaa...
Mommy Tania
Ya Allahh cantik, kaki kamu luka
Mommy Tania
ayo masuk mobil biar Ibuk obatin
Daddy Jefri
sayang, bisa kita bicara bertiga?
Daddy Jefri
ayo masuk mobil aja!
Mommy Tania
mau ngomong apa?
Daddy Jefri
masuk dulu sayang!
Daddy Jefri
iya, sama Latifa juga sayang
Mommy Tania
kamu itu, jangan ceroboh!
Mommy Tania
ini bisa bahaya cantik
Mommy Tania
jangan tiru suami Ibuk yang ceroboh ini!
Mommy Tania
kaki kamu luka
Mommy Tania
kamu tuh bikin Ibuk khawatir tau gak?
Tania yang baru selesai memasang perban di kaki Latif pun langsung menatap Latif yang menatapnya dengan mata berkaca-kaca
Mommy Tania
jangan dibilangin ya cantik!
Mommy Tania
Ibuk sedih kalo kamu suka
Tania menarik Latif kedalam pelukannya, mengecup lembut kening Latif
Jefri yang melihat suasana itu tersenyum
Daddy Jefri
keliatan banget ikatannya ya
Mommy Tania
hm?, kenapa Mas?
Jefri mengusap lembut kepala sang istri
Daddy Jefri
kamu masih inget gelang ini gak?
tanyanya menunjukkan gelang milik Latif kepada sang istri
Mommy Tania
itu gelang Larisa
Mommy Tania
kamu dapat dimana Mas?
Mommy Tania
kamu tadi liat Larisa?
Latifa Maulana
itu gelang ku Buk
Latifa Maulana
gelang peninggalan Ibuk sama Ayah
mendengar itu, Tania terdiam, menatap penuh kerinduan pada Latif
Latifa Maulana
aku gak yakin
Latifa Maulana
Ibuk jangan terlalu berharap
Daddy Jefri
Latif kamu jang--
belum sempat larangan itu terucap, Jefri sudah langsung di buat panik oleh sang istri yang tiba-tiba sesak nafas
Daddy Jefri
sayang!, ada tenang sayang!
Mommy Tania
r.Ri hik.. Risssaa..
Daddy Jefri
iya, ini Risa, ini Risa
Daddy Jefri
bukan Latif, tenang sayang!
Mommy Tania
hikkk... hikkk...
Daddy Jefri
atur nafas kamu sayang!
saat Tania hampir kehilangan kesadarannya, entah perasaan darimana, tiba-tiba Latif mulai menitihkan air mata dan tanpa berpikir panjang Latif langsung memeluk erat Tania
seakan menjadi sebuah pelukan yang mengutarakan rasa rindu yang amat mendalam
Daddy Jefri
sayang... atur nafas kamu sayang...
Latifa Maulana
Ibuk jangan sakit
Comments
Jahro Sekip
tuh kan bener orang tua nya lanjut thor semangat ngomong2 itu ketika dan lulusan nya taipo atau emang gitu thor soalnya dari pertama kalau engak salah gua baca kamu jadi kami gua suka bingung tapi gua suka cerita nya lanjut thor semangat🔛🔥🔛🔥🔛🔥🔛🔥🔛🔥
2023-04-14
2
ryllc
nangis terhura saiya, btw lanjutt
2023-04-13
2