6.) pernyataan cinta

sudah dua hari lamanya Latif selalu menghindar dari Naufal, entah apa alasannya
tapi hari ini, Naufal akan berusaha agar Latif mau menemuinya
apapun yang terjadi
disini
di kamar
Naufal berdoa diatas sajadah yang membentang
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
Ya Robb, aku tau ini salah
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
tapi aku mencintai salah satu cucu Adam yang Engkau ciptakan
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
dan aku meminta padamu dalam do'a ku ini
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
izinkan aku menyampaikan pada orang yang ku cintai
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
bahwa aku sudah jatuh hati padanya sejak pertama kali bertemu
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
jikalau ungkapan cintaku nantinya akan membuatnya jauh dariku
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
aku rela
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
asalkan ia tak menjauh tanpa alasan seperti saat ini
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
izinkan aku bertemu dengannya Tuhan
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
walaupun hanya sekali
#
kini Naufal dengan kesungguhannya, datang pagi-pagi buta ke rumah Latif tanpa mengetuk pintu rumah
Naufal menunggu Latif hingga Latif keluar sendiri dari rumahnya untuk melakukan kegiatan pagi
tapi kalo ini Naufal agak bingung, pasalnya Latif yang biasanya bagun pagi, kini bangun di jam yang agak lebih siang
setengah lima lebih Latif baru bangun dan langsung mandi
setelah mandi, Latif membuka pintu rumah tanpa menyadari adanya Naufal yang berdiri disamping pintu dengan membawa buket bunga yang lumayan besar
Latifa Maulana
Latifa Maulana
huhhh.. dingin
gumam Latif meregangkan tubuhnya, lalu mengusak rambut pendeknya dengan handuk yang terselampir di bahunya
Latifa Maulana
Latifa Maulana
yes, hari libur
Latifa Maulana
Latifa Maulana
waktunya nyuci pakaian, terus jemur pakaian
Latifa Maulana
Latifa Maulana
main sama Ahim seharian 😁
setelah merasa cukup, Latif hendak berbalik masuk kedalam rumah, tapi ia dikagetkan dengan Naufal yang tiba-tiba berdiri dihadapannya dengan senyuman tampannya a
melihat wajahnya Naufal, wajah bahagia Latif seketika berubah dan langsung ingin pergi
tapi dengan cepat Naufal menahannya
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
tunggu Latif
Latifa Maulana
Latifa Maulana
ck, mau apa lagi sih!?
Latifa Maulana
Latifa Maulana
kan aku udah bilang, aku udah gak mau temenan lagi sama Mas
Latifa Maulana
Latifa Maulana
aku marah sama Mas
Latifa Maulana
Latifa Maulana
aku gak suka temenan sama Mas
Latifa Maulana
Latifa Maulana
kenapa Mas selalu nemuin aku terus sih!?
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
Latif..
Latifa Maulana
Latifa Maulana
udah sans pergi!
Latifa Maulana
Latifa Maulana
aku gak mau punya temen m--
ucapan Latif langsung menggantung seketika saat tiba-tiba Naufal berlutut di hadapannya dan memberikannya sebuah buket bunga dengan tangan kanan yang masih memegangi tangan kirinya
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
Latif
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
aku tau ini salah
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
tapi izinin aku ngungkapin perasaan ku
Latifa Maulana
Latifa Maulana
...
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
Latif
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
aku suka sama kamu
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
maaf kalo perasaan ku buat kamu sakit
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
tapi aku beneran suka sama kamu
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
aku gak minta lebih sama kamu
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
cukup kamu bilang apa kesalahanku sampai kamu ngejauh dari aku
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
setelah itu, kamu pergi gak papa
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
aku ikhlas
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
tapi tolong jangan diamin aku tanpa alasan
Naufal menarik tangan Latif agar memegang buket yang ia bawa
laku setelahnya ia berdiri
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
aku tau, kamu pasti jijik sama aku sekarang
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
tapi aku beneran cinta sama kamu
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
tulus
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
tanpa paksaan
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
dan untuk terakhir kalinya sebelum kamu beneran pergi, izinin aku ambil satu milik kamu
Latif diam, masih mencoba mencerna keadaan
hingga sebuah kecupan berdurasi mendarat di dahinya
dan setelahnya, hampir berpindah di bibirnya
dengan cepat Latif menutup mulut Naufal dan mendorongnya jauh dari hadapannya
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
huh?, kunupu?
tanya Naufal dengan bibir yang masih tertutup tangan Latif
Latifa Maulana
Latifa Maulana
gak sopan
tegur kesal Latif lalu melepaskan tangannya dari mulut Naufal
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
maaf
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
tapi boleh kan?
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
sekali aja
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
kita sama-sama cowok masak gak boleh?
dengan tatapan kesalnya, Latif pergi masuk kedalam rumah meninggalkan Naufal yang akhirnya menyusul
btw mobil Naufal ada di jalanan, jadi gak terlalu keliatan sama Latif
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
Latif Latif...
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
sebentar...
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
sedikit doang
Latifa Maulana
Latifa Maulana
gak ada sedikit sedikit
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
Latif...
Latifa Maulana
Latifa Maulana
gak ada ya gak ada!!
Latifa Maulana
Latifa Maulana
udah diem!
#
berakhir disini
didalam mall
entah bagaimana jadinya, Naufal kini bisa berjalan bersama dengan Latif didalam Mall
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
Ahim kangen gak sama Papa?
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
Papa jangan banget tau sama Ahim
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
huhuhuu...
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
mau peluk Ahim...
tapi yang diajak bicara malah memeluk leher Latif dan lagi-lagi membuat Naufal harus pasrah
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
kamu mau beli itu?
Latifa Maulana
Latifa Maulana
...
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
it--
baru akan berbicara, ucapan Naufal harus menggantung saat tiba-tiba Latif mendapat panggilan telepon dari rekan dokternya
Latifa Maulana
Latifa Maulana
iya, halo Dok?
...
Latifa Maulana
Latifa Maulana
bisa?
.....
Latifa Maulana
Latifa Maulana
Kira-kira biayanya berapa?
....
Latifa Maulana
Latifa Maulana
ohh.. mahal ya
Latifa Maulana
Latifa Maulana
ya udah, biar saya pikir-pikir lagi nanti
...
Latifa Maulana
Latifa Maulana
ahhh.. enggak papa
Latifa Maulana
Latifa Maulana
cuma nanya aja
...
Latifa Maulana
Latifa Maulana
gak buat siapa-siapa
Latifa Maulana
Latifa Maulana
ya udah kalo gitu makasih infonya
...
Latifa Maulana
Latifa Maulana
ya..
pangilan pun terputus, dan wajah Latif terlihat begitu suram
ia memasukkan kembali ponselnya, lalu mengusap air mata yang sempat menetes
Naufal yang melihat itu pun menjadi iba
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
Latif?
Latifa Maulana
Latifa Maulana
..
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
kamu ada masalah?
Latifa Maulana
Latifa Maulana
.....
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
kalo ada masalah bilang aja sama aku
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
mungkin aku bisa bantu
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
gak usah sungkan
Latifa Maulana
Latifa Maulana
gak papa
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
bilang aja Tif, jangan dipendam sendiri
Latifa Maulana
Latifa Maulana
boleh titip Ahim sebentar?
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
boleh-boleh
Latifa Maulana
Latifa Maulana
Ahim, ikut Papa sebentar ya!
Latifa Maulana
Latifa Maulana
Mama mau ke toilet
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
sini Ahim
Ahim menurut dan pasrah saat dipindahkan ke gendongan Naufal
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
ayo aku antar
tanpa menjawab Latif berjalan mendahului Naufal
*
Latif hendak masuk ke dalam toilet, tadi dengan cepat Naufal menariknya
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
kalo jalan jangan melamun!
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
itu toilet perempuan
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
ini toilet laki-laki
Latifa Maulana
Latifa Maulana
e.ehh..
Naufal mendorong Latif untuk masuk ke dalam toilet laki-laki
tapi seperti tak mau
Latif terus saja menahan diri untuk tetap di luar toilet pria
Latifa Maulana
Latifa Maulana
g.gak usah
Latifa Maulana
Latifa Maulana
m.Ma--
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
udah masuk aja
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
gak papa kali
Latifa Maulana
Latifa Maulana
g.gak--
bruk
tanpa sengaja Latif menabrak seseorang yang baru mau keluar dari toilet laki-laki, membuat Latif dan Naufal langsung berdiri tegak dan meminta maaf pada orang tersebut
Latifa Maulana
Latifa Maulana
m.maaf Pak
Latifa Maulana
Latifa Maulana
s.saya gak sengaja
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
maaf Mas, maaf
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
temen ini salah saya
Naufal Jaelani
Naufal Jaelani
maaf
???
???
Tifa?
panggil laki-laki itu yang ternyata mengenal Latif
Latif mendongak untuk melihat siapa yang memanggilnya
Latifa Maulana
Latifa Maulana
Mas?

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!