The Best My Little Family [JaemJen Ft Jisung]
20.) Mama Wina
Mommy Tania
Mbak ada keperluan apa datang ke sini?
Mommy menatap penuh tanya pada sepupunya yang sekarang berdiri dihadapannya dengan mata tertunduk
di belakangnya terdapat Naufal yang juga terlihat murung
Mommy Tania
kebetulan tadi Larisa keluar sama Mas Jef, sama Ahim
Mommy Tania
udah dari beberapa menit yang lalu
terdengar helaan nafas dari Mama Wina
Mama Wina
Mbak cuma mau minta maaf sama Larisa
Mama Wina
Mbak gak tau kalo ternyata Mas Yuda penyebab orang tua angkat Larisa meninggal
Mama Wina
Mbak mau minta maaf sebesar sebenarnya sama Larisa Dek
Mommy Tania
itu bukan salah Mbak
Mommy Tania
kenapa Mbak minta maaf?
Mommy Tania
Mbak kan yang bilang sendiri dulu
Mommy Tania
kalo Mas Yuda dari dulu emang emosian
Mommy Tania
lagian waktu kejadian itu
Mommy Tania
Mbak juga kan lagi di rumah sakit karena keguguran
Mommy Tania
tapi Mas Yuda malah gak ada di samping Mbak
Mommy Tania
ini semua gak ada sangkut-pautnya sama Mbak
Mommy Tania
jadi Mbak gak perlu minta maaf
Mommy Tania
udah lah Mbak..!
Mommy Tania
Mbak gak usah merasa bersalah atas semua kesalahan Mas Yuda
Mommy Tania
Larisa juga gak marah sama Mbak
Mommy Tania
Risa cuma takut kalo Mbak juga kayak Mbak Yuda
Mommy Tania
dia yang bilang sendiri semalam
Mama Wina merenung mendengar ucapan Adik sepupunya itu
memang, dari awal dirinya dengan sang suami itu bersatu karena sebuah perjodohan
tidak ada cinta, dan hanya ada percekcokan di setiap harinya
baru sejak Naufal berusia 18 tahun, hubungan Mama Wina dan Papa Yuda mulai membaik
itu juga karena Naufal yang sempat marah dan hampir membawa Mama Wina pergi dari rumah karena Papa Yuda yang sering melakukan KDRT pada Mama Wina
dan sejak hari itu, semuanya berubah
tanpa ibu dan anak itu tahu jika ada masalah lama yang selalu terbungkus rapi di balik kebaikan Papa Yuda
teriak riang anak kecil yang seketika mengalihkan perhatian Mommy, Mama dan Naufal saat itu juga
ketiganya menatap ke sumber suara
dimana Daddy tengah menggendong Larisa di punggung, dan Ahim yang digendong di depan oleh Daddy
dan teriakan Ahim tadi bukan untuk memanggil Mommy atau apapun itu
melainkan karena Larisa yang dengan jahilnya mencubit hidung kecil Ahim
hingga membuat batita itu memekik kesal dan menepuk kasar hidung Larisa yang malah tertawa bangga atas keberhasilannya menjahili Ahim
Daddy Jefri
Sa.., jangan jahil kamu!
Daddy Jefri
kasihan nanti cucu Opa nangis
J. Larisa Fitri .M.
biarin Dad..
J. Larisa Fitri .M.
Ahim sih, cerewet banget
M Ardiansyah Malik Ibrahim
uhh!!
M Ardiansyah Malik Ibrahim
auhh Mammaaa.. ishh!!
M Ardiansyah Malik Ibrahim
auhh!!
celoteh si kecil mengusap hidung kecilnya menggunakan kedua tangannya sembari mendelik tajam menatap sang Mama
Larisa semakin tertawa melihat itu
sebelum akhirnya mengusap sayang pipi pau yang mengembang itu
J. Larisa Fitri .M.
maaf ya anak gantengnya Mama
J. Larisa Fitri .M.
sakit ya?
J. Larisa Fitri .M.
sini-sini Mama cium!
mendengar kata cium dari Larisa, dengan lucunya, Ahim segera mencium pipi Larisa lalu menyengir lebar
memperlihatkan deretan gigi-gigi kecil yang sangat menggemaskan
M Ardiansyah Malik Ibrahim
Mamama Im
tambahnya kemudian memberi pelukan hangat pada Larisa
seolah ingin menyampaikan rasa sayang dan cintanya balita itu pada Larisa yang sudah merawatnya sejak kecil
Daddy sampai terkekeh melihat tingkah menggemaskan Ahim
sampai tawa bahagia itu pudar begitu ketiganya mendapati Mama Wina dan Naufal yang berdiri di depan pintu kamar rawat Larisa bersama Mommy Tania
Larisa menyembunyikan wajahnya di belakang kepala Daddy Jefri saat tanpa sengaja ia bertatap mata dengan Mama Wina
Ahim yang seperti memiliki ketakutan yang sama dengan Larisa juga kini memeluk leher Daddy erat, menyembunyikan wajahnya di bahu Daddy
M Ardiansyah Malik Ibrahim
Mamma~~
cicitnya dengan bibir yang melengkung ke bawah
Daddy yang mendapati dua mahluk kesayangannya merasa kurang nyaman pun memilih segera masuk ke dalam kamar tanpa menyapa pasangan ibu dan anak itu terlebih dahulu
tanya Daddy begitu keluar dari kamar setelah mengantarkan Larisa dan Ahim ke dalam kamar
Daddy mendudukkan diri disamping Mommy yang duduk di kursi tunggu di depan kamar rawat Larisa
panggil Mommy memberi isyarat yang seolah menjelaskan apa yang ingin Mama sampaikan pada keluarga mereka
Daddy mengangguk paham akan isyarat singkat itu
Daddy Jefri
aku enggak marah Mbak
Daddy Jefri
Risa juga nggak dendam sama Mbak
Daddy Jefri
Larisa cuma takut
Daddy Jefri
lagi pula ini bukan salah Mbak
Daddy Jefri
buat apa Mbak minta maaf sampai segitunya
Daddy Jefri
ini salah Mas Yuda Mbak
Daddy Jefri
aku tau, Mbak juga sekarang pasti kecewa sama Mas Yuda yang gak pernah berubah dari dulu
Daddy Jefri
Mbak gak perlu minta maaf buat Mas Yuda
Daddy Jefri
kalo mau, Mas Yuda aja yang minta maaf
wanita bercadar itu menunduk dalam dengan mata indah yang terlihat begitu redup
Naufal sebagai putra tunggal dengan inisiatif merengkuh bahu wanita surganya
Mama Wina
aku kira Mas Yuda udah berubah Jef
Daddy Jefri
kamu bawa Mama kamu pulang Fal!
Daddy Jefri
ini urusan Papa kamu, bukan Mama kamu
Naufal Jaelani
bisa kita bicara berdua Om?
mohon Naufal sembari memberi isyarat untuk menjauh dari Mamanya
Daddy yang paham hanya mengikuti langkah keponakannya itu tanpa merasa keberatan
setelah keduanya berada sedikit jauh dari Mama Wina dan Mommy Tania, Naufal segera berbisik pada Daddy
Naufal Jaelani
Papa dari tadi malam enggak pulang Om
Naufal Jaelani
Mama gak bisa tidur semalaman
Naufal Jaelani
Mama nangis terus minta ketemu Larisa
Naufal Jaelani
kalo aku bawa pulang
Naufal Jaelani
nanti Mama malah nangis lagi
Naufal Jaelani
aku takut Mama sakit lagi Om
Naufal terlihat menggantung ucapannya dengan wajah bimbangnya
Naufal Jaelani
sebelum pergi
Naufal Jaelani
Papa berantem sama Mama
Naufal Jaelani
Papa pukul Mama lagi
Naufal Jaelani
makannya aku mau minta izin sama Om buat tinggal di rumah Om yang ada di semarang buat sementara waktu
Naufal Jaelani
aku takut Papa pulang terus pukulin Mama lagi
Naufal Jaelani
Om tau sendiri Papa gimana kalo marah
Naufal Jaelani
aku takut kejadian dulu ke ulang lagi Om
Naufal Jaelani
kalo Om gak ngebolehin juga gak apa-apa
Naufal Jaelani
biar aku ajak Mama tinggal di hotel aja
Naufal Jaelani
yang penting Mama gak dipukulin lagi sama Papa
Daddy Jefri
hahh.., ya udah kalo gitu
Daddy Jefri
sebentar lagi Larisa keluar dari rumah sakit
Daddy Jefri
Om sama Tante akan tinggal di rumah Larisa
Daddy Jefri
rumah Om yang disana kosong
Daddy Jefri
kalo ada apa-apa kamu bisa makin repot
Daddy Jefri
jadi lebih baik Mama kamu tinggal di rumah Risa juga
Daddy Jefri
seenggaknya kalo Papa kamu dateng
Daddy Jefri
Om bisa bantu kamu jaga Mama kamu
Naufal Jaelani
gitu ya Om?
Naufal Jaelani
tapi aku takut Risa ke ganggu
Daddy Jefri
nanti biar Om yang jelasin ke Risa sama Tante kamu
Daddy Jefri
sekarang kamu bawa Mama kamu ke apartemen kamu dulu
Daddy Jefri
nanti kalo ada apa-apa langsung hubungi Om atau Tante
Naufal Jaelani
makasih ya Om
Daddy Jefri
kunci pintu apartemen kamu ya!
Daddy Jefri
kalo bisa minta resepsionis buat ngerahasiain keberadaan kamu
Daddy Jefri
biar kalo Papa kamu datang, dia gak bisa berbuat sesuatu yang berbahaya
Naufal Jaelani
sekali lagi makasih Om
Naufal Jaelani
kalo bukan Om, aku gak tau lagi harus minta tolong sama siapa
Daddy Jefri
kamu bawa mobil Om aja
Comments
Dedek Moy
mas atau mbak
2024-09-16
0