Exhausted in Destruction : Wandering in a New World Filled With Harem
Eps. 017 ~ Mencari Perbekalan
^^^Author : Akaii.^^^
Mekipun hujan turun rintik rintik, mereka tidak basah karena ada penghalang kecil yang menutupi kedua nya
Apotek universitas kota Celestial terletak di bagian selatan departemen kesehatan.
Biasanya dua puluh menit jalan kaki sudah cukup untuk sampai ke sana. Lagi pula apotek harus teletak di bagian yang mudah di akses orang orang dari waktu ke waktu
Tetapi, jika orang normal ingin ke apotek di kondisi yang seperti ini, penuh dengan bahaya maka dia pasti akan mati sebelum sampai di apotek dan tidak mengetahui bagaimana dia bisa mati
Bahkan Max Saunders harus meningakatkan kewaspada an nya dari waktu ke waktu.
Kabut yang turu dari tadi membuatnya sulit untuk melihat lebih jauh, apalagi dia harus menjaga Guru Jing Jiya yang ada bersama nya.
Jika orang normal berjalan di tempat seperti ini mereka belum tentu bisa melihat tangan mereka sendiri.
Max Saunders berjalan dengan hati hati namun mantap dan konstan, dengan Guru Jing di belakang nya, berjalan dengan kokoh dan seirama. Tiba tiba Max merasaka gerakan aneh dari sisi kiri nya.
Tak peduli tentang apa itu, Max mengangkat Kaki nya dan menendang ke sebelah kiri dengan sekuat tenaga, kaki nya mengenai sesuatu yang keras.
Mengaum! Bang!
Musuh meraung kesakitan dan di kirim terbang beberapa meter menghantam tanah dengan keras.
Meski hanya sepersekian detik kabut di sekitar nya tersapu oleh angin, karena tendangan Max, dia berhasil melihat musuh yang akan menyerang nya,
Musuh itu ternyata kucing seukuran macan tutul
Guru Jing kaget, tersentak di belakang Max, setelah membeku sesaat dia kembali pulih dan meraih ujung pakaian Max, " auman itu seperti suara harimau, bukan suara kucing yang mengeong ngeong " Jing Jiya berbicara dengan gemetar.
Max mengawasi sekitar dengan hati hati, jika sebelum nya saat dia belum berevolusi pasti Max sudah terbunuh seketika oleh kucing seukuran macan tutul itu.
Bagaimana pun kekuatan itu melebihi kekuatan yang bisa di miliki manusi normal.
Namun saat mengetahui akan di serang alih alih mundur Max memilih untuk menyerang terlebih dahulu.
Kucing besar aneh itu bahkan lebih cepat dari pada kucing mutan putih yang di bunuh oleh Max sebelum nya, di tambah kabut di sekitar juga Guru Jing yang di bawa.
Dia harus mengamati dengan seksama, tidak seperti hewan manusia tidak memiliki penciuman yang kuat ditambah sekarang binatang ber mutasi, menjadi lebih kuat berkali kali lipat daripada manusia biasa.
Bang! Bang! Bang!
Hampir setelah satu menit berdiri di tempat yang sama, akhir nya terdengar suara pergerakan dari bagian kanan.
Max mengangkat pedang nya tinggi tinggi dan mengayunkan dengan sekuat tenaga, mengarahkan serangan nya ke samping
Swoss! Sring!
Kilat tajam bersinar, di ikuti oleh suara pekikan dan suara darah mengalir.
Bang! Tubuh Monster Kucing itu terjatuh dengan kepala nya terpenggal.
Darah mengalir di jalan, Max berjalan mendekati mayat itu, dan mengambil memasukan nya kedalam tas kaki
[ Selamat anda membunuh mutan kucing level 25, kekuatan +2 ]
[ Anda naik level 25, segar pilih job anda, jika tidak memilih makan peningkatan selanjutnya akan di tunda ]
[ Selamat Anda mendapatkan : Kristal monster level 25, Skill Mencakar, dan desert eagle ( Elit ) ]
[ Skill Mencakar : Mengunakan senjata, tangan membentuk seperti cakar binatang dan mengayukan nya, memberikan dua kali lipat kerusakan ]
[ Desert eagle ( Elit ) : Senjata pistol satu tangan, dapat digunakan untuk membunuh monster atau mahkluk lebih dari orde ke tiga, untuk jenis peluru fleksibel ]
Melihat hadiaan yang dia miliki Max memberikan skill itu kepada Jing Jiya, kemudian menyimpan Desert eagle untuk diri nya sendiri.
Dia berjalan menuju darah yang berceceran di jalan dan mencoba membuat peluru dari darah yang ada, Max mulai fokus menyutikan mana ke dalan darah dan membayangkan bentuk peluru yang sempurna.
[ Mana - 40 ]
[ Selamat anda mendapatkan peluru darah × 30 ]
[ Peluru darah ~ level 25 : Memberikan 200% keurusakan di bawah level 20, Memberika tambahan 30% kerusakan di atas orde pertama di bawah orde ke dua ]
" Tuan Max terima kasih, saya belum membantu anda tetapi sekarang saya terus menerima bantuan dari anda " Guru Jing terlihat malu karena dia belum pernah membantu Max melakukan apa pun.
" Setelah ini akan tiba giliran mu membantu ku " Max melihat ke arah Guru Jing, meminta nya untuk segera merobek gulungan skill.
Roarr! Roarrr!
Suara raungan zombie terdengar, Max melihat ke satu arah, ada sekitar sekelompok empat zombie, melihat ini dia memerintahkan Guru Jing Jiya untuk menangani nya
" Yang paling penting dalam membunuh zombie harus tenang, jangan panik serang titik kelemah nya, seperti otak dengan menusuk nya atau memengalnya mengerti " Max memberi nasihat kepada Guru Jing Jiya dan menganguk.
" Baik Tuan, saya akan mencoba " Meski nada suara nya sedikit bergetar, tetapi dia tetap menguatkan tekad untuk segera membalas kebaikan Max Saunders.
Woss! Suara langkah kaki milik Guru Jing terdengar ke arah zombie, membuat mereka menoleh ke arah Guru Jing. Meraung dan berjalan dengan ter huyung - huyung ke arah nya
Crasss! Crasss!
Suara potongan dan cakaran terdengar, setalah lebih dari lima menit keempat zombie itu terpenggal dan juga ada yang kepalnya pecah
[ Selamat Anda membunuh Zombie level 4, kekuatan + 5]
[ Selamat Anda membunuh Zombie level 4, kelincahan + 5]
[ Selamat Anda membunuh Zombie level 4, kekuatan +5]
[ Selamat Anda membunuh Zombie level 4, kelincahan + 5]
[ Selamat Anda naik ke level 4, mendapatkan 6 poin status yang bebas untuk di distibusikan ]
[ Selamat anda mendapatkan : Kristal Monster level 5(4×), anda mendapatkan Cincin Rusak ( elit ) ]
Melihat hasil buruan pertama nya, Guru Jing Jiya merasa lega sekaligus syok karena ini pertama kali dia melakukan pembunuhan kepada mahkluk humanoid dia merasa ingin memuntahkan seluruh isi perutnya tetapi tidak bisa.
Setalah beberapa saat dia tenang, dia memberikan semua nya kepada Max.
Melihat apa yang di lakukan Guru Jing Jiya, Max Saunders merasa tidak sia sia tentang apa yang dia berikan dan merasa senang dengan perkembangan salah satu amggota kelompok nya.
Max juga menerima apa yang di berikan Guru Jing kepada nya, namun dia hanya menyimpan nya karena saat ini belum di ketahui pasti apa kegunaan nya.
[ Jing Jiya -
Lavel : 4 ( 70%)
Ras : Manusia
Job : Tidak ada ( Tingkat 0 )
Judul : -
Status poin : 6
Skill : Wind Step(Tingkat 0), Mencakar(Tingkat0)
Pasif : -
Kekuatan: 15 + 10 (10) | kelincahan : 20 + 10 (10) | Kesehatan : 10/ 10 (10) | Stamina : 12/12 (10) | Mana : 10 / 10 (0) | Sihir : 10 (10) ]
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments