"Restraurant dan toko pakaian keluarga kita terbakar." Balas pria paruh baya berambut hitam berlari keluar dari rumah.
Ling Feng terkejut saat mendengar kata pamannya. "Kejadian seperti ini seharusnya tidak ada di dalam cerita." Kata Ling Feng kemudian berlari mengejar pamannya.
Beberapa menit kemudian Ling Feng berada di depan restaurant yang hangus terbakar. "Ayah, aku curiga keluarga Yuan yang membakar toko pakaian, dan restaurant keluarga kita." Kata pria paruh baya berambut hitam.
"Benar ayah, tidak mungkin toko pakaian dan restaurant kita terbakar secara bermasaan." Kata pria paruh baya berambut abu-abu.
"Ayah, kita harus mengambil tindakan." Kata pria paruh baya berambut coklat. Ekspresi kakek Ling Feng menjadi buruk saat mendengar kata 3 paman Ling Feng.
"Ayo kita kembali ke rumah terlebih dulu." Kata kakek Ling Feng berjalan pergi.
"Baik." 3 Paman Ling Feng mengangguk kemudian mengikuti kakek Ling Feng.
"Sepertinya tidak lama lagi perang keluarga Ling dan keluarga Yuan akan dimulai." Kata Ling Feng dengan serius.
Sementara itu di tempat lain. "Tuan, restaurant dan toko pakaian keluarga Ling telah hangus terbakar seperti yang anda inginkan." Kata pria botak dan pria berambut punk.
"Bagus, ini bayaran kalian berdua." Pria paruh baya berambut hitam tersenyum kemudian memberikan 10 coin emas kepada pria botak dan pria berambut punk.
Saat ini Ling Feng telah kembali ke rumahnya. "Kak Ling Feng, apa keluaga Yuan yang membakar restaurant dan toko pakaian keluarga kita." Kata Ling Er.
"Benar, keluarga Yuan yang membakar restaurant dan toko pakaian keluarga kita." Ling Feng mengangguk.
"Ling Feng, Ling Er. Ayah memanggil kalian berdua." Kata pria paruh baya berambut coklat.
"Baik." Ling Feng dan Ling Er mengangguk kemudian masuk ke dalam ruangan.
"Ling Feng, Ling Er mendekatlah ke kakek." Kata kakek Ling Feng.
"Baik kek." Ling Feng dan Ling Er mengangguk kemudian mendekat ke kakek mereka.
"Kalian berdua adalah cucu kesayangan kakek." Kakek Ling Feng tersenyum kemudian memeluk Ling Feng dan Ling Er.
"Ling Feng, Ling Er besok pagi sebelum matahari terbit. Kalian berdua pergilah ke sekte Star Heaven." Kata kakek Ling Feng. Ling Er terkejut saat mendengar kata kakeknya.
"Kek, Ling Er belum membangkitkan roh bela diri." Kata Ling Er.
"Ling Er, besok adalah hari ulang tahunmu. Seharusnya besok kamu bisa membangkitkan roh beladiri." Kata kakek Ling Feng.
"Baik kek, kami berdua akan pergi ke sekte Star Heaven." Ling Feng mengangguk.
"Bagus." Kakek Ling Feng tersenyum.
Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Ling Feng dan Ling Er berada di halaman rumah mereka. "Ling Feng, aku titipkan Ling Er padamu." Kata pria paruh baya berambut hitam.
"Baik paman." Ling Feng mengangguk.
"Ayah." Ling Er menangis dan memeluk ayahnya.
"Ling Er bisakah kamu berjanji kepada ayah, sebelum kamu menerobos tingkat Advanced. Kamu tidak boleh kembali ke kota ini." Kata pria paruh baya berambut hitam.
"Baik ayah, Ling Er berjanji." Ling Er menangis.
"Bagus." Pria paruh baya tersenyum kemudian mengusap air mata Ling Er.
"Kakek, paman kita akan pergi." Kata Ling Feng melihat kakeknya dan ketiga pamannya.
"Ling Feng, jika kamu tidak di terima oleh sekte Star Heaven. Jangan pernah mencoba kembali ke kota Hainan." Kata pria paruh baya berambut coklat.
"Aku tahu paman." Ling Feng mengangguk. Ling Feng tahu bahwa keluarga Ling meninggalkan kota Hainan. Setelah kalah berperang dengan keluarga Yuan.
"Ling Er, ayo pergi." Kata Ling Feng.
"Ayah, Kakek, paman. Ling Er pergi." Kata Ling Er.
"Ling Er, katakan kepada Ling Hu dan Ling Tian. Untuk tidak kembali ke kota Hainan sebelum menerobos tingkat Advanced." Kata pria paruh baya berambut abu-abu.
"Baik paman." Ling Er mengangguk.
"Kami pergi." Kata Ling Feng berjalan pergi. Ling Er melihat kakek, ayah dan kedua pamannya kemudian berjalan pergi mengikuti Ling Feng.
Melihat kepergian Ling Feng dan Ling Er, Kakek Ling Feng berkata. "Nanti malam kita akan membakar restrauant dan toko pakaian milik keluarga Yuan.
"Baik ayah." Balas pria paruh baya berambut coklat, abu-abu dan hitam.
Beberapa menit telah berlalu. Saat ini Ling Feng dan Ling Er telah meninggalkan kota. "Selamat ulang tahun Ling Er. Maaf aku tidak bisa memberikan hadiah untukmu." Kata Ling Feng melihat Ling Er.
"Tidak masalah kak Feng. Ayah, kakek dan yang lain juga tidak memberi hadiah kepada Ling Er. Ling Er yakin jika keluarga kita tidak mendapat musibah. Kak Feng pasti akan memberi Ling Er hadiah ulang tahun." Ling Er tersenyum.
Ling Feng tersenyum saat mendengar kata Ling Er. "Ling Er, karena usiamu sudah 15 tahun. Seharusnya kamu bisa membangkitkan roh beladiri." Kata Ling Feng.
"Baik kak, Ling Er akan mencoba untuk membangkitkan roh beladiri." Kata Ling Er.
"Buussshh." Aura bewarna putih menyelimuti tubuh Ling Er. "Wooooarrr." Rubah bewarna putih sebesar 1 meter muncul di depan Ling Er.
"Roh beladiri rubah level 5." Kata Ling Feng melihat rubah putih di depan Ling Er.
"Selamat Ling Er, kamu berhasil membangkitkan roh beladiri rubah level 5. Di masa depan kamu pasti bisa menerobos tingkat Master." Ling Feng tersenyum.
"Aku tidak menyangka di kota tingkat 3 seperti ini, ada seseorang yang membangkitkan roh beladiri beast level 5." Kata wanita berambut ungu yang tiba-tiba muncul di dekat Ling Feng.
"Aku tidak bisa merasakan kehadirannya. Dia pasti seorang ahli yang kuat." Gumam Ling Feng melihat wanita berambut ungu.
"Jika boleh tahu anda siapa." Tanya Ling Feng dengan sopan.
"Aku adalah Xiao Yi. Salah satu ketua di sekte Paradise." Balas wanita berambut ungu.
"Sekte Paradise." Ling Feng terkejut mendengar kata wanita berambut ungu. Ling Feng tahu sekte paradise adalah sekte yang hanya berisi murid perempuan.
"Siapa namamu." Wanita berambut ungu melihat Ling Er.
"Nama saya Ling Er." Balas Ling Er.
"Ling Er, aku tertarik kepadamu. Apa kamu tertarik untung bergabung dengan sekte Paradise." Kata wanita berambut ungu.
Mendengar kata wanita berambut ungu Ling Feng bergumam. "Aku ingat bahwa Ling Er tidak bergabung dengan sekte Star Heaven melainkan bergabung dengan sekte Paradise. Di masa depan Ling Er menjadi salah satu ketua di sekte Paradise."
"Ling Er bergabunglah dengan sekte Paradise." Kata Ling Feng.
"Tapi kak, bukankah kita ingin bergabung dengan sekte Star Heaven." Kata Ling Feng.
"Menurut pengetahuanku. Sekte Paradise setara dengan sekte Star Heaven. Aku juga tidak akan di terima oleh sekte Star Heaven. Karena roh beladiriku hanya level 1." Kata Ling Feng.
"Apa yang di katakan kakakmu benar. Sekte Paradise kami tidak lebih lemah dari sekte Star Heaven." Kata wanita berambut ungu.
Ling Er terdiam beberapa detik dan berkata. "Baik, aku akan bergabung dengan sekte Paradise."
"Bagus." Wanita berambut ungu tersenyum mendengar jawaban Ling Er.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 270 Episodes
Comments
Sang M
ayo level puncakkk.
, thor ayo sulapan host naik level puncak. bosan kalo sampah trussss
2024-12-22
0
Putra_Andalas
terkesan garing nih alurnya...
2024-08-24
0
azizan zizan
alur ceritanya agak black blakkan ya Thor.. kau campur semua bahasa di dalamnya..kau buat cerita ini zaman moden apa zaman kiltivator semua bahasa kau campur aduk..
2024-08-11
3