"Ling Feng kamu menerobos lagi." Kata pria tua melihat Ling Feng. Ketiga paman Ling Feng terkejut saat mendengar kata pria tua.
"Benar kek, aku menerobos lagi." Ling Feng mengangguk.
"Ling Feng bukankah kamu memiliki roh beladiri level 1. Bagaimana caramu menerobos begitu cepat." Tanya pria paruh baya berambut coklat.
"Tadi saat berada di hutan aku bertemu seorang pria tua. Pria tua itu memberiku 1 pil spirit level 1." Kata Ling Feng mengarang cerita.
Kakek Ling Feng dan ketiga paman Ling Feng terkejut saat mendengar cerita Ling Feng. "Kamu sungguh beruntung Ling Feng. Pil spirit level 1 hanya bisa di temukan di kota tingkat 2, karena di kota tingkat 3 tidak memiliki alkemis yang bisa membuat pil spirit." Kata pria tua berambut putih.
"Benar kek, saya sungguh beruntung." Ling Feng mengangguk.
"Baiklah, kamu bisa kembali ke kamarmu." Kata kakek Ling Feng.
"Baik kek." Ling Feng mengangguk kemudian keluar dari ruangan.
Tidak lama kemudian Ling Feng berada di kamarnya. "Hari ini sungguh melelahkan." Kata Ling Feng berbaring di kasur.
"Di dalam hutan hanya ada hewan yang lemah. Jadi aku hanya mendapatkan sedikit coin setiap kali membunuh hewan." Kata Ling Feng.
"Haruskah aku pergi ke gunung Hainan dan membunuh beast monster." Kata Ling Feng.
"Di dalam novel, beast monster terkuat di gunung Hainan setara tingkat Beginner level 9. Dengan kekuatanku sekarang, aku akan mati jika bertemu dengan beast monster yang setara tingkat Beginner level 9." Kata Ling Feng.
"Sepertinya tidak ada pilihan lain. Selain membunuh hewan lemah dan mengumpulkan coin perlahan-lahan." Kata Ling Feng menghela nafas.
Ke esokan harinya Ling Feng berjalan keluar dari rumahnya. "Kak Ling Feng, apa kamu akan pergi ke hutan lagi." Tanya Ling Er.
"Benar, aku akan pergi ke hutan lagi." Ling Feng mengangguk.
"Tidak bisakah kak Ling Feng mengajakku pergi ke hutan. Aku dengar dari ayah, kak Ling Feng bertemu pria tua misterius. Dan pria tua itu memberikan kak Ling Feng pil spirit level 1." Kata Ling Er.
"Jika kamu ingin ikut denganku ke hutan. Minta izinlah kepada orang tuamu." Kata Ling Feng.
"Baik, kamu tunggulah disini kak. Jangan pergi dulu ke hutan." Ling Er tersenyum kemudian berlari ke dalam rumah.
Tidak lama kemudian Ling Feng melihat Ling Er berlari ke arahnya. "Ayah mengizinkanku pergi. Ayo kita pegi ke hutan kak." Kata Ling Er penuh semangat.
"Baiklah, ayo kita pergi ke hutan." Ling Feng tersenyum.
Beberapa menit kemudian Ling Feng dan Ling Er telah berada di dalam hutan. Ling Feng mengambil sebuah batu, kemudian melempar batu ke arah tupai. "Crattt."
"Coin +2."
"Kak, mengapa kamu membunuh tupai itu." Tanya Ling Er
"Tujuanku datang ke hutan ini adalah membunuh hewan." Balas Ling Feng.
"Ehhh." Ling Er terkejut dengan jawaban Ling Feng.
"Ling Er. Apa kamu bisa menjaga rahasia." Kata Ling Feng menatap Ling Er.
"Aku bisa menjaga rahasia kak." Ling Er mengangguk dengan serius.
"Kamu mungkin tidak mempercainya. Aku bisa bertambah kuat dengan membunuh mahluk hidup." Kata Ling Feng melihat Ling Er.
"Ahhh, apa kamu serius kak." Tanya Ling Er.
"Tidak, aku hanya bercanda." Ling Feng tersenyum.
"Kak Ling Feng." Ling er cemberut mendengar jawaban Ling Feng.
Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Ling Feng dan Ling Er sedang berada di tepi sungai. "Kak Ling Feng lihatlah ke langit." Kata Ling Er menarik pakaian Ling Feng.
Ling Feng melihat kelangit kemudian terkejut dengan yang dilihatnya. "Naga emas." Kata Ling Feng melihat naga emas yang terbang di langit.
"Ling Er, ayo kita kembali ke rumah." Kata Ling Feng melihat Ling Er.
"Baik kak." Ling Er mengangguk.
Sementara itu di tempat lain, seorang pemuda berkulit putih yang memiliki rambut bewarna emas sedang berada di sebuah lapangan. "Hahaha, Yuan Zhun kamu adalah anugerah bagi keluarga Yuan kita." Pria paruh baya berambut kuning panjang tertawa terbahak-bahak.
"Selamat kak, anda memiliki anak yang luar biasa. Di masa depan Yuan Zhun pasti menjadi kultivator tingkat Saint." Kata pria paruh baya berambut hitam panjang.
Pria paruh baya berambut kuning tersenyum dan berkata. "Malam ini kita akan mengadakan pesta. Sebagai perayaan Yuan Zhun yang membangkitkan roh bela diri dragon level 9."
"Baik pemimpin." Balas semua orang yang berada di dalam lapangan.
Beberapa menit telah berlalu. Saat ini Ling Feng dan Ling Er telah kembali ke kota. "Apa kamu tahu naga emas yang terbang di langit adalah roh bela diri Yuan Zhun."
"Menurut rumor yang aku dengar roh bela diri Yuan Zhun level 9."
Ling Feng yang mendengar obrolan semua orang terkejut. "Menurut cerita di dalam novel, roh asli beladiri Yuan Zhun adalah pedang berkarat level 1 seperti milikku. Yuan Zhun membeli roh beladiri naga emas di system saat usianya mencapai 30 tahun." Gumam Ling Feng.
"Sepertinya cerita berubah, karena diriku masuk ke dunia novel dan mendapatkan system." Gumam Ling Feng.
"Yuan Zhun sangat beruntung, dia bisa membangkitkan roh beladiri level 9." Kata Ling Er yang mendengar obrolan semua orang.
"Ling Er ayo kembali ke rumah." Kata Ling Feng melihat Ling Er.
"Baik kak." Ling Er mengangguk. Ling Feng dan Ling Er kemudian berjalan ke arah rumah mereka.
Saat ini di sebuah ruangan kakek Ling Feng dan ketiga paman Ling Feng memiliki ekspresi serius. "Aku tidak menyangka bahwa anak Yuan Zhong, Yuan Zhun membangkitkan roh beladiri level 9." Kata pria paruh baya berambut abu-abu.
"Karena dia membangkitkan roh beladiri level 9. Di masa depan dia pasti mencapai tingkat Saint." Kata pria paruh baya berambut hitam.
Saat ini Ling Feng dan Ling Er telah kembali ke rumahnya. Ling Feng masuk ke dalam kamarnya dan duduk di kasur. "Buka tabel shop." Kata Ling Feng kemudian tabel shop muncul di depannya.
"Hari ini aku berhasil mendapatkan 60 coin dari membunuh hewan." Kata Ling Feng melihat 60 coin yang dia miliki.
"Setelah memiliki 100 coin. Aku akan membeli pil spirit level 1 lagi." Kata Ling Feng kemudian menutup tabel shop.
"Aku tidak boleh bermalas-malasan. Karena cerita telah berubah. Aku takut perang antar keluarga Ling dan keluarga Yuan terjadi lebih cepat." Kata Ling Feng dengan serius.
Ling Feng duduk di kasur kemudian mulai bermeditasi. Saat bermeditasi energi tak kasat masuk ke dalam tubuh Ling Feng.
Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Ling Feng yang sedang bermeditasi mendengar keributan. Ling Feng berhenti bermeditasi dan keluar dari kamarnya. "Paman, apa yang terjadi." Tanya Ling Feng kepada pria paruh baya berambut hitam.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 270 Episodes
Comments
Sang M
sampah lama banget lu naik level
2024-12-22
0
agoes Rezha
agak bingung ya
2024-09-07
0
MAN
298
2023-12-02
3