Segala persiapan menjelang pernikahan sudah rampung. Dan hari ini suasana dikediaman Pak Damar sangat ramai. Para sanak saudara sudah hadir untuk membantu dan mengikuti pengajian yang akan di gelar sebelum hari H.
Hilir mudik para tim mempersiapkan segala sesuatunya.
Satu persatu tamu undangan mulai hadir untuk mengikuti acara pengajian. dan tim hadroh dan marawis pun sudah siap ditempat untuk turut meriahkan acara pengajian ini. Beberapa ulama dan habib pun sudah hadir. Almer pun turut menyambut kedatangan para ulama dan habib. Dan dia juga menyiapkan segala suguhan yang sudah dipersiapkan.
Pengajian pun dimulai. Dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, lalu dilanjutkan dengan ceramah dan nasihat pernikahan dari ulama dan habib. Dilanjutkan dengan acara sungkeman atau acara meminta maaf dan memohon doa restu dari kedua orang tua. Kemudian dilanjutkan dengan acara santapan. Dengan diiringi lantunan lagu lagu islami dan sholawat.
Setelah acara selesai. para tamu undangan pun mulai meninggalkan tempat acara. Beberapa sanak saudara pun ada yang memilih pulang kerumah mereka masing masing dan kembali lagi besok untuk acara akad nikah dan resepsi. hanya tersisa keluarga inti.
Menjelang malam hari. dikediaman pak damar kedatangan tamu yang tak lain adalah orang tua Reyhan alias calon suami Zafira. Namun yang mengherankan kedatangan mereka yang tiba tiba tanpa membawa apapun dan dengan raut wajah yang tidak dapat dimengerti.
Diruang tamu telah duduk kedua orang tua Zafira, kedua orang tua Reyhan dan juga kiyai Rahmat dan ummah. hingga beberapa menit keheningan menyelimuti suasana mereka. Semenjak datang kedua orang tua Reyhan masih belum mengatakan tujuan kedatangan mereka malam malam. Dengan raut wajah. Tertunduk. Menhana perasaan yang masih menjadi tanda tanya bagi keluarga Zafira atas apa yang terjadi.
"maaf besan sebelumnya. Saya mau tanya ada hal penting apa yang ingin dibicarakan. Apakah ada masalah mengenai persiapan pernikahan besok. Sedari tadi kami menunggu besa buat berbicara tapi besan diam saja" kata pak damar akhirnya memecahkan keheningan.
Pak Danu ayahnya Reyhan pun mengangkat kepalanya saat mendengarkan pertanyaan dari Pak Damar. Pak Danu terlihat bingung untuk memulai pembicaraan . Dai menoleh ke arah istrinya untu meminta persetujuan. Dan sang istrinya memberikan kode untuk segera mengatakan tujuan mereka.
Pak Danu memberikan sebuah amplop putih kepada Pak Damar. Entah apa isi dalam amplop itu.
Pak Damar pun membuka amplop tersebut yang ternyata isinya adalah sebuah surat. pak damar langsung membaca surat tersebut. raut wajah pak Damar seketika berubah menjadi tegang dan menahan amarah.
"katakan apa maksud semua ini pak Danu?! keluarga anda ingin mempermalukan anak saya begitu. Hah,?! Katakan sejelasnya. Katakan ?! " kata Pak Damar dengan nada suara yang tidak bersahabat.
kiyai Rahmat pun mengambil surat tersebut dan membacanya. Kiyai Rahmat terlihat shock membaca surat tersebut.
"maaf kan kami pak. Sungguh kami tidak bermaksud untuk mempermalukan keluarga kalian. Jujur saya juga sanagt shock saat mendapatkan surat itu dikamar Reyhan. Saya sudah berusaha mencari keberadaan Reyhan saat ini. Bahkan saya sudah mengerahkan seluruh anak buah saya untuk mencari dia tapi sampai saat ini belum ada hasilnya. kami mengatakan ini semua agar kita bisa mengantisipasi untuk acara selanjutnya. Agar nantinya kedua keluarga tidak dipermalukan besok karena ketidak hadiran mempelai pria. Saya mohon maaf kan kebodohan anak saya. Saya yakin ada suatu hal yang menyebabkan reyhan mengambil keputusan seperti ini." pak Danu berusaha menjelaskan kembali.
"anak anda itu bener bener laki-laki brengsek. Dia berani mempermainkan putri saya. Apa yang anda harapkan. Semua nya hancur gara-gara anak anda yang b^jingan itu. Saya akan buat perhitungan dengannya. Dan saya akan pastikan kerjasama peruhaan kita putus. Dan saya akan ambil kembali saham yang saya investasikan diperusahan anda. Dan saya akan pastikan anak anda tidak akan bisa lolos dari saya" pak Damar yang sangat marah
"saya mohon pak. Tolong jangan rusak hubungan kita hanya karena hal seperti ini. Lagi pula didalam surat reyhan minta waktukan. Dia minta pernikahannya ditunda sampai dia kembali. Tolong beri dia waktu sesuai permintaannya disurat itu" pak Danu terus meminta pengertian pak Damar
"hanya anda bilang?! Disini kerotmatan keluarga saya dan juga harga diri putri saya dipertaruhkan. Dimana pikiran anda Hah?! "pak Damar masih terus emosi
Ibu ratna masih terus berusaha menenangkan sang suami. Walau dia terkejut dan kecewa dia berusaha untuk tidak terbawa emosi dan membuat keadaan jadi kacau.
"bun, tolong panggilkan fira kesini. Fira harus tau apa yang terjadi sebenarnya." pinta pak Damar pada isterinya
"iya yah. Tapi ayah harus tenang. Tolong gikirkan kesehatan ayah. Kita coba cari jalan keluarnya." kata Ibu ratna lalu pergi memanggil Zafirao
Ibu ratna pun pergi ke kamar Zafira. Setelah mengetuk pintu dan emminta izin masuk ibu ratna pun masuk kedalam kamar sang putri. Terlihat jelas raut wajah Zafira yang bahagia dan sedikit tegang menyambut hari esok. Ditemani oleh kedua sahabatnya syfa dan kiya yang terlihat mereka baru selesai menghias tangan Zafira dengan henna berwarna putih.
Dalam hatinya ingin sekali menangis dipelukan sang putri mengingat berita yang akan diterima sang putri. Sungguh hati ibu mana yang tidak akan menangis saat menghadapi kenyataan sang putri ditinggalkan pergi oleh calonnya sehari sebelum hari H.
"sayang ikut bunda keluar yuk . Ada orang tau nya Reyhan sudah menunggu ada yang ingin dibicarakan." kata ibu ratna
"orang tua a reyhan bunda? Ada apa bun?" tanya Zafira heran
"sudah ikut saja yuk. Oh ya bunda cuma mau titip pesan. Apapun nanti yang kamu dengar dan terjadi kedepannya, kamu janngan pernah berfikir buruk atas apa yang menimpa. Percaya ada ayah bunda abi ummah yang akan selalu dukun dan ada buat kamu."
Kata ibu ratna sarat akan makna yang tersirat
"iya bunda. Itu sebabnya aku selalu bersyukur karena memiliki kalian orang tua yang paling aku sayang dan cinta tentu setelah allah dan rasullallah." kata Zafira sambil menggandeng manja dan bersandar di pundak sang bunda
"sudah ayok keluar mereka sudah menunggu"
Zafira dan ibu ratna pun segera mennemui mereka diruang tamu. Sedangkan syfa dan kiya yang merasakan ada hal yang tidak beres pun mengingat perkataan ibu ratna yang sarat akan suatu hal pun memmutuskan untuk menguping pembicaraan mereka dengan bersembunyi di balik kembok yang jaraknya tidak terlalu jauh dari ruang tamu sehingga bisa ikut mendengar dan melihat apa yang sedang terjadi.
Terlihat Zafira duduk ditengah antara ummah dan ibu ratna.setelah sebelumnya sempat menyalami tangan kedua orang tua reyhan.
"nak, mama sama papa minta maaf." kata ibunda reyhan
"mibta maaf kenapa ma? Sebenarnya ada apa ini. Kenapa klian kelihatan murung dan sedih gitu. Apa yang sebenernya terjadi? Ayah bunda katakan? Ummah abi tolong. Fira bingung" tanya fira dengan sedikit rasa takut
Pak Damar memberikan surat itu pada fira. fira pun membuka surat itu dan membacanya. Seketika air matanya mengalir dan membasahi surat itu. Terasa ada banyak belati yang menghujam jantungnya. Sesak yabg dia rasakan saat ini hingga dia tak mampu mengucapkan apapun. kepalanya terasa sakit dan dadanya semakin sesak dan perlahan kesadarannya hilang.
Ummah dan ibu ratna srketika histeris saat melihat Zafira pingsan. Syfa dan kiya yang posisinya tidak jauh segera berlari kearah ibu ratna untuk segera membantu mengankat fira yang pingsan kedalam kamar. Sedangkan pak Damar yang dilanda panik semakin tidak bisa mengontrol emosinya dan memukuli pak Danu. Kiyai rahmat yang melihat itu segera memisahkan mereka sebelum adanya korban.
"saya pastikan keluarga anada akan mendapatkan balasan atas apa yang keluarga anda lakukan. Cepat pergi dari sini sebelum saya habisi anda sekarang. Dan ya saya pastikan seluruh saham saya tarik dari perusahaan anda. Kita liat sampai kapan perusahaan anda akan bertahan setelah saya tarik seluruh suntikan dana saya. Siap siap anda hidup gembel. Cepat keluar"
Dengan perasaan yang bercampur aduk pak Danu dan sang isteri pun pergi dari kediaman
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 117 Episodes
Comments