"Luke kau mau kemana?" tanya Dad Justine karena melihat Luke yang sudah berpakaian rapih.
Luke melirik sepupu nya dengan wajah malasnye..
"Aku akan kembali ke perushaan" jelas Luke.
"Bukan kah kau masih ingin berlama-lama di sini?" tanya Dad Justine mengerutkan kening nya heran.
Beberapa hari yang lalu Luke datang dan dia mengatakan akan tinggal selama satu bulan di rumah nya.
Tapi sekarang hal itu malah berbanding terbalik dengan Luke yang akan pulang setelah menginap beberpa hari.
"Kau ada masalah?" tanya Dad Justine.
"Atau mungkin kau tidak bisa move on karena mantan istri mu akan kembali menikah?" lanjut Dad Justine.
Luke mendengar ucapan sepupunya itu langsung tersenyum kecut, dan alih-alih menjawab dia langsung meleos pergi.
"Cemburu dengan wanita jalan*g itu? yang benar saja, aku bahkan tidak sudi melihat wajahnya yang menjijikkan itu" batin Luke kesal.
Luke terlihat buru-buru pergi dari rumah Dad Justine, dan hal itu semakin membuat Dad Justine yang melihat kepergian Luke yang mendadak itu semakin curiga.
Tiba-tiba Mom Almira datang dia mengajak suami nya untuk makan.
Alya juga sudah duduk di meja makan bersama Melina, lalu mereka pun mulai makan sampai akhirnya Melina yang tidak melihat Om nya langsung bersuara..
"Om Luke kemana Mom?" tanya Melina.
"Mungkin masih tidur" balas Mom Almira yang sedang makan.
"Luke sudah pergi" timpal Dad Justine.
"Kapan?" tanya Mom Almira.
"Tadi, dia terlihat buru-buru sekali" jelas Dad Justine.
Melina Mencebikan bibirnya karena kemarin Om nya itu sudah janji mengajak nya berangkat bersama.
Tapi sekarang Om nya malah pergi duluan tanpa pamitan dengan nya.
"Kenapa aku merasa kesal mendengar Om-om itu pergi, Hiss.. ada apa dengan ku kenapa aku jadi sepet ini" batin Alya sambil makan.
Setelah makan Alya dan Melina ke kamar Melina, keduanya nonton film drakor bersama.
Sebisa mungkin Melina mencoba untuk membuat Alya lupa akan masalah nya, dan mereka baru akan berangkat ke swiss besok.
Sedangkan di luar Dad Justine nampak sedang mendapatkan telpon dari kepolisian, mereka sudah tau siapa yang membeli Alya di hotel x.
"Bagaimana? apa polisi sudah menangkap pria itu?" tanya Mom Almira gemas.
Bagaimana pun dia punya anak gadis dan rasanya dia tidak terima jika anak gadis nya di jual orang lain.
Bahkan sampai kehilangan kesucian nya di tangan pria asing, dan maka dari itu dia meminta suaminya untuk memecahkan kasus yang menimpa Alya.
"Sudah, dia pengusaha kaya raya" ucap Dad Justine kembali duduk di samping istrinya.
"Siapa?" tanya Mom Almira penasaran.
"Salah satu keluarga Chris" jawab Dad Justine.
Hah?
"Keluarga kita? siapa?" tanya Mom Almira lagi.
"Luke!"
Apa!
"Luke yang membeli Alya dan__" ucap Mom Almira terhenti.
"Iya, dia Luke" jelas Dad Justine lagi.
Dia tidak menyalahkan Luke karena dia juga bukan pria yang baik di masa lalu.
Apalagi keluarga Chris memang identik dengan pawang nya wanita, dan sudah bukan hal baru lagi jika keturunan Chris memiliki banyak skandal.
"Pantas saja Luke pergi buru-buru, dia ternyata ingin lari dari kesalahan nya, ini tidak bisa di biarkan" batin Dad Justine.
"Sayang aku rasa aku tau apa yang harus kita lakukan" ucap Mom Almira.
Dad Justine melirik istrinya.
"Apa?"
Mom Almira pun menjelaskan rencana nya, dan Dad Justine yang mendengar rencana istrinya langsung mengangguk setuju dengan rencana istrinya.
Keesokan harinya Alya dan Melina sudah bersiap berangkat ke swiss, keduannya pamitan pada orang tua Melina.
Setelah itu Alya dan Melina pun di antar ke bandara oleh supir, Dad Justine dan Mom Almira tak ikut mengantarkan karena keduanya tak mau sedih saat melepaskan putri nya untuk menuntut ilmu.
Sepanjang di perjalanan Alya terlihat begitu marah, tangan nya mengepal karena mengingat apa yang dia dengar semalam.
"Kami tau siapa yang membeli mu Al, dia adalah salah satu keturunan Chris"
Alya yang mendengar kabar itu jelas sangat kesal dan marah, tapi dia tidak mengatakan apa-apa Alya hanya diam.
Dia tidak percaya jika yang mengambil kesucian nya itu adalah Luke, Om dari sahabatnya sendiri.
Ada rasa marah di dalam hati Alya, tidak menyangka jika hidup nya akan di hancurkan oleh keluarga teman nya sendiri.
"Al, kamu mikirin apa sih?" tanya Melina yang melihat Alya yang terlihat sedang berpikir.
"Nggak ada, aku hanya nggak sabar untuk mencari kerja di sana" jelas Alya berbohong.
"Kamu mau bekerja?" tanya Melina.
Dan Alya hanya menjawab dengan anggukkan kecil.
Melina tak bertanya apapun lagi, dia rasa Alya berhak mengatur jalan hidup nya sendiri.
Alya melirik ke keluar kaca mobil dan tersenyum mrnyerigai.
"Lihat apa yang akan aku lakukan kepadamu pengecut" batin Alya tatapan nya sangat tajam dan begitu penuh kebencian.
🌹
Jangan lupa like coment and vote ya❤🙏🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 123 Episodes
Comments
Ika Purbaningsih
Alya tak bs sepenuhnya menyalahkan luke, luke pasti jg tdk tau KLO Alya msh perawan
2023-02-19
3
Riana
akhirnya ketauan😅
2023-01-24
1
ossy Novica
Al, sunat aja si Luke sampai ke akar2nya
2023-01-04
2