"Pikirkan baik baik Lisa..Jangan menjalani hidupmu hanya dengan pasrah..Kalau bukan dirimu,siapa lagi yang bisa mengeluarkan mu dari jeratan kejam ibumu..Sumpah,aku tidak bisa melihat mu seperti ini.." ujar Icah yang terus menasehati Lisa dengan perasaannya yang sangat kesal dan jengkel.
"Lalu apa yang harus ku lakukan Cah??Aku tidak tahu apa yang harus ku lakukan untuk bisa lepas dari kekejaman ibuku..Aku tidak mau jadi anak yang durhaka.." tanya Lisa memelas.
Sesaat Icah pun menarik nafas panjangnya.
"Kamu harus pergi dari kota ini..Pergi sejauh mungkin ,supaya ibumu tidak bisa melihatmu lagi..Mulai lah dengan hidup yang baru...Kamu pergi bukan berarti meninggalkan dia begitu saja..Bukan menganggap dia bukan ibumu lagi....Tapi agar bisa membuat ibumu sadar..Kalau dia tidak bisa menyiksamu seperti itu terus menerus.. dan dengan kau pergi,kita lihat apakah ibu bisa hidup tanpa mu.."Jawab Icah memberi saran.
"Tapi kemana Cah??Aku tidak kenal siapa pun..Dan aku tidak punya uang untuk memulai kehidupan baru ditempat lain." ujar Lisa merasa tidak yakin.
"Hal itu kamu tidak usah pikirkan..Aku punya saudara dikota lain..Aku akan coba menghubungi dia,agar dia bisa membantumu memberikan pekerjaan..Soal uang,kamu juga jangan khawatir..Aku akan kasih kamu uang untuk pegangan..Percayalah,kalau kamu bangkit dari sekarang..Hidup mu pasti akan berubah..Harap-harap ibu mu juga berubah.." ucap Icah panjang lebar.
"Ya sudah Cah..Kalau menurutmu itu pilihan terbaik..Aku akan coba..Terima kasih Cah,kamu masih mau membantuku..Aku merasa tidak enak karna sudah banyak menyusahkanmu.."ucap Lisa merasa terharu dengan kebaikan Icah.
"Jangan pikirkan..Dan dienakin saja..Karna aku sudah menganggapmu seperti saudara kandung ku.." ucap Icah sambil memeluk Lisa.
Lisa pun tersenyum dan membalas pelukan Icah.Ia begitu bersyukur memiliki teman yang begitu peduli dengan kesusahannya.
"Ya sudah..Untuk hari ini kamu nginap saja di rumah ku..Kebetulan orang tua ku sedang keluar kota..Dan kamu juga jangan keluar kemana pun..Aku khawatir,jika ibu mu melihatmu,dia pasti akan menangkapmu dan menjual mu lagi." ujar Icah melarang Lisa.
Lisa hanya mengangguk dan menuruti perkataan Icah.Karna apa yang dikatakan Icah,Ada benarnya.Bersembunyi sementara agar Vina tidak menemukannya.Karna menurut mereka ,Vina pasti akan kembali menjual Lisa pada Clara sang mucikari.
*********
Malam hari..
Vina tampak mengamuk dan membuang semua barang barang yang ada dirumahnya hingga berantakan dan rusak.
Ia begitu geram dan marah,karna Lisa yang ditunggunya masih juga belum pulang kerumah.
"Anak sialan...!!Kenapa dia masih saja belum pulang??Pergi kemana dia sebenarnya...!!!!Awas saja kau Lisa, aku pasti akan membuatmu menyesal..!!!" teriak Vina sendirian sambil meluapkan semua amarahnya.
Sementara Lisa tengah beristirahat dikamar Icah sendirian.Dan Icah pun datang menghampiri Lisa.
"Lisa..Aku punya kabar baik untukmu.." sahut Icah dengan bersemangatnya.
Lisa hanya menatap bingung.
*******
Juan menjemput Sean dari sebuah hotel,dimana ia baru saja selesai menghadiri sebuah pertemuan jamuan makan malam dengan pebisnis yang sudah cukup lama ia kenal.
"Juan..Apakah kau sudah mencari tahu dimana keberadaan wanita itu??" tanya Sean menyinggung seseorang
Juan yang tengah fokus mengemudi,sesaat melirik kearah spion pada Sean.
"Saat ini saya sudah mengarahkan beberapa orang mata-mata untuk mencari keberadaannya Tuan.." jawab Juan.
"Temukan dia segera..Dan bawa dia pada ku dalam keadaan hidup.." ujar Sean memberi perintah dengan nada dingin.
"Baik tuan." jawab Juan mengangguk.
**********
Icah mengajak Lisa pergi meninggalkan rumahnya pada malam hari.Yang ternyata Icah menyuruh Lisa untuk pergi ke suatu tempat yang sudah diarahkan oleh Icah.Yaitu ketempat saudaranya dikota lain.Icah sengaja menyuruh Lisa pergi malam hari,untuk menghindari Vina ibunya.Agar tidak menemukan keberadaan Lisa.
"Kamu yakin,aku harus pergi malam malam seperti ini??" tanya Lisa sedikit khawatir.
"Iya..Aku sudah pesan kan tiket kereta api untukmu..Nanti jika kamu sudah sampai disana,saudara ku akan menjemputmu..Dan kamu bisa tinggal bersamanya untuk sementara waktu,sampai kamu sudah lancar bekerja dengannya.." ujar Icah memberi arahan pada Lisa.
"Dan aku sengaja menyuruhmu pergi malam hari,supaya ibu mu tidak menemukanmu..Ini demi keselamatan mu Lisa." jelas Icah panjang lebar.
"Iya Icah..Aku mengerti." jawab Lisa mengangguk mengikuti saran Icah.
Lisa pun mengikuti Icah berjalan dari belakang menuju ke jalan besar.Untuk mencari taxi.
Namun,tanpa diduga Vina yang saat itu ternyata sedang berada diluar karna habis berjudi lagi.Tiba tiba saja melihat Lisa yang sedang berjalan bersama Icah.
Sontak membuat Vina menatap tajam kearah Lisa.
"Lisaaaa...!!!!!" teriak Vina memanggil Lisa dari kejauhan.
Mendengar teriakan Vina,sontak membuat Lisa dan Icah terkejut dan menoleh kearahnya.
"Kesini kau anak sialan..!!!!Rupanya kau sedang bersembunyi...?!!!" teriak Vina lagi dengan amarah yang meluap.
Lisa dan Icah pun mulai panik.
"Bagaimana ini Cah??" tanya Lisa yang mulai ketakutan
"Cepat kau pergi dari sini..Biar aku yang menghalangi ibumu..Cepat sana pergi.." ujar Icah menyuruh Lisa pergi.
"Tapi bagaimana jika dia melampiaskan emosinya padamu??" tanya Lisa mengkhawatirkan keadaan Icah.
"Sudah,jangan pikirkan aku..Lebih baik kau cepat pergi sana..Sebelum dia menangkapmu.." sahut Icah terus memaksa Lisa pergi.
Vina pun dengan cepat menghampiri Lisa Icah .Dan terlihat raut wajahnya yang penuh amarah yang segera ia ingin luapkan pada Lisa.
Lisa pun juga bergegas pergi untuk menghindari Vina.Agar ia tidak ditangkap oleh Vina sang ibu.
Melihat Lisa yang akan kabur,Vina pun langsung berlari mengejar Lisa.Namun Icah dengan cepat menghalangi langkah Vina yang akan mengejar Lisa.
"Tunggu bi..Kau jangan mengejar Lisa..Biarkan dia pergi." sahut Icah melarang Vina sambil membentangkan kedua tangannya untuk menghalangi Vina.
"Minggir kau bocah brengsek..!!!Jadi kau yang sudah menyembunyikan Lisa??" sahut Vina semakin emosi dengan tindakan Icah yang berusaha menghalanginya.
"Iya..Karna kau sudah keterlaluan bi..Kenapa kau masih tidak sadar juga??Kasihan Lisa,dia anak mu..!!!" sentak Icah dengan beraninya melawan Vina.
"Diam kau bocah sialan..!!!!Lebih baik kau jangan ikut campur..Dan jangan berusaha menjadi pahlawan untuk dia..!!!Jika tidak,kau akan bernasib sama dengan anak sialan itu..!!!" jawab Vina menatap tajam pada Icah.
Namun Icah tak bergeming dan tak merasa takut dengan bentakan suara Vina yang meninggi dan menakutkan.
"Aku akan terus ikut campur,jika kau masih menyiksa Lisa bi..!!Atau aku akan melaporkan mu pada polisi..Karna kau mencoba menjual putri kandungmu sendiri.." sahut Icah kembali menjawab dengan beraninya dan membalasnya dengan tatapan tajam.
Seketika membuat amarah Vina kembali memuncak.Dan tanpa basa basi,Vina pun langsung memukul wajah Icah dengan kuat.Hingga membuat wajah Icah terluka dan berdarah.
Plakkk..
Icah pun langsung meringis kesakitan namun tetap menatap tajam.Dan ia sengaja tak ingin membalasnya.
Vina pun mendekati Icah.
"Dengar bocah tolol...Apa kau pikir aku akan takut dengan ancamanmu??Aku bisa membunuhmu sekarang juga..Tapi nyawamu tidak berarti untukku..Jadi ku peringatkan sekali lagi padamu,jangan coba kau mencampuri urusanku..Dan melibatkan dirimu pada anak sialan itu..Jika kau masih berani melakukannya,aku akan menguburmu hidup hidup..Paham..!!!" ucap Vina panjang lebar dengan nada dingin dan tatapan sinis.
Vina pun langsung pergi meninggalkan Icah begitu saja.Tanpa peduli apa yang sudah ia lakukan pada Icah.Karna targetnya hanya ingin menangkap Lisa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
kalo misal ni ya si lisa balik lagi ke ibunya,gua samperin authornya udah bikin darah tinggi aja
2024-10-09
0
Inooy
baru kali ini baca novel bahasa nya kasar bgt,,tp kadang2 realita nya jg seperti itu siih...
2024-07-31
0
Inooy
untung sahabat mu ga bodo2 amat Liiis...
2024-07-31
0