5 tahun berlalu...
Selain manusia fana yang menganggap tiap tahun adalah waktu yang lama, bagi para kultivator yang bisa memasuki pengasingan selama ratusan atau ribuan tahun, 5 tahun hanyalah waktu singkat.
Banyak manusia fana yang telah melupakan perubahan Fisik Ilahi 5 tahun yang lalu, hanya para kultivator yang masih mengingat peristiwa mengejutkan itu di dalam pikiran mereka.
Di Sekte Segudang Kaisar...
Su Tian yang kini berumur 5 tahun perlahan membuka matanya.
"Hoam~..."
Duduk, dia mengusap matanya yang masih mengantuk.
Turun dari tempat tidur, Su Tian membuka pintu yang langsung disambut dua pelayan wanita cantik yang merupakan gadis kembar di depan pintu.
"Selamat pagi Tuan Muda." Kedua saudari kembar itu menundukkan kepala mereka dengan hormat.
"Um, pagi Jiao'er, Mei'er." Tiap kali Su Tian menyebut nama, ia pertama akan menoleh ke gadis sebelah kiri, lalu gadis sebelah kanan.
"Apa Tuan Muda yakin aku adalah Jiao'er?" Tanya gadis sebelah kanan.
"Jangan mencoba membodohiku, meski kalian berdua kembar, itu tidak terlalu sulit untuk membedakannya." Jawab Su Tian dengan suara kekanak-kanakan.
"Kakak, jangan menjahili Tuan Muda." Ucap gadis sebelah kiri.
"Aku tidak tahu apa yang ibu pikirkan untuk membiarkan kalian mengurusku, aku sudah besar!" Keluh Su Tian bertindak seperti orang dewasa.
Ibu Su Tian, Qian Ying’er memberikan dua gadis kembar untuk mengurus kehidupan sehari-hari Su Tian.
Kedua gadis kembar itu bernama Hu Jiao'er dan Hu Mei'er, keduanya adalah gadis muda yang sangat cantik dengan tubuh proporsional sempurna.
Jika Hu Mei'er dan Hu Jiao'er ditempatkan dunia kecil, hanya berdasarkan kecantikan alami mereka berdua. Para Kaisar di Dinasti di seluruh dunia kecil akan berperang demi memperebutkan kedua gadis itu sebagai wanita mereka.
Lagi pula tidak ada orang jelek di dunia kultivasi, baik pria dan wanita. Karena kultivasi akan membantu mengeluarkan kotoran yang ada di dalam tubuh, alhasil semua orang yang berkultivasi memiliki wajah yang lebih baik dari manusia fana. Tapi beberapa orang terlahir tampan dan cantik secara bawaan bahkan tanpa berkultivasi.
"Tuan Muda mau mandi dulu, sarapan dulu, atau aku..." Ucap Hu Jiao'er menunjuk dirinya sendiri.
"Kakak, menggoda Tuan Muda." Keluh Hu Mei'er dengan wajah tersipu.
Su Tuan yang belum diajari hubungan antara pria dan wanita hanya memiringkan kepalanya dengan bingung : "Untuk apa aku menginginkanmu? Bukankah Jiao'er dan Mei'er sudah menjadi milikku?"
"Guh."
Baik Hu Jiao'er dan Hu Mei'er terpesona oleh kata-kata polos Su Tian.
"T-Tuan Muda benar, Mei'er akan selalu menjadi milik Tuan Muda seumur hidup." Hu Mei'er berkata tertunduk malu.
"Mooo Tuan Muda sangat serakah, kamu menginginkan kami sepasang saudari." Kata Hu Jiao'er berusaha menyembunyikan rona merah di wajahnya.
"Aku mau mandi."
Su Tian tidak terlalu memikirkan perkataan kedua gadis kembar itu, dan berjalan ke kamar mandi.
***
"Kami akan memandikan Tuan Muda."
Hu Jiao'er dan Hu Mei'er hanya mengenakan kain tipis yang menutupi tubuh mereka, dan kemudian mereka berdua mulai membasuh tubuh Su Tian.
Suasana hati Su Tian setenang air, sebagai anak usia 5 tahun murni tanpa campuran reinkarnasi atau transmigrasi dari jiwa orang dewasa, ia masih tidak tahu apa-apa mengenai pria dan wanita.
Setelah membasuh tubuh Su Tian, Hu Jiao'er dan Hu Mei'er mengusap tubuh dan mengenakan jubah putih berukuran kecil untuk Su Tian.
"Apa jadwal hari ini?" Tanya Su Tian pada Hu Mei'er yang mengikat rambutnya.
"Setelah sarapan, Tuan Muda akan belajar pengetahuan dunia kultivasi dari Tuan Su Xuanyuan." Jawab Hu Mei'er dengan lembut.
"Lagi-lagi belajar..." Su Tian menghela napas.
"Jangan tampak kecewa begitu Tuan Muda, pengetahuan adalah dasar diantara dasar. Tuan Muda harus belajar giat sejak dini kalau Tuan Muda ingin menjadi Kaisar Abadi generasi ini."
Hu Jiao'er merapikan pakaian Su Tian dan menyemangati.
"Kaisar Abadi huhhh..." Su Tian diam, tidak ada yang tahu apa yang ada dipikirannya.
"Nah, Tuan Muda sudah siap, ayo cepat pergi ke ruang belajar. Nanti Tuan Su Xuanyuan marah."
"Un."
Kemudian Su Tian dilapisi Qi Spiritual oleh Hu Jiao'er dan Hu Mei'er, dan mereka bertiga terbang dengan kecepatan melebihi kecepatan suara.
Su Tian masih belum berkultivasi, sebab itulah Hu Jiao'er dan Hu Mei'er membawanya terbang ke ruang belajar.
Sekte Segudang Kaisar sangatlah luas, kamar Su Tian dan ruang belajar memiliki jarak 10 ribu mil. Jika hanya berjalan kaki, entah berapa lama akan sampai, dan tugas Hu Jiao'er dan Hu Mei'er adalah membawa Su Tian.
Hanya dalam setengah menit, mereka sampai disebuah bangunan yang tampak sederhana.
Para penjaga yang melihat kedatangan dua saudari kembar membiarkan masuk bangunan.
"Kita sampai Tuan Muda." Ucap Hu Mei'er lembut.
"Kapan aku bisa terbang sendiri..." Su Tian berkata iri.
"Dengan bakat Tuan Muda, itu seharusnya tidak lama setelah Tuan Muda berkultivasi, aku yakin itu." Hu Jiao'er berkata sangat yakin.
"Aku harap juga begitu..." Su Tian berkata jurang percaya diri.
Su Tian menganggap dirinya biasa-biasa saja, tidak pernah ada yang memberitahu bakat kultivasinya. Dan dia menganggap jarangnya ayah dan ibunya mengunjungi dirinya karena dia memiliki bakat yang buruk.
Pikiran anak kecil itu sederhana, Su Tian berpikir dirinya tidak berbakat sehingga ayah dan ibunya tidak memperdulikannya.
Melihat Su Tian memasuki ruangan, Hu Jiao'er dan Hu Mei'er saling memandang.
"Tuan Muda terlihat tidak bersemangat." Hu Mei'er berkata khawatir.
"Itu tidak mengejutkan, sudah setahun Nyonya dan Tuan tidak mengunjungi Tuan Muda, Tuan Muda pasti kesepian." Hu Jiao'er menggelengkan kepalanya, dia hanyalah pelayan rendahan, dia tidak tahu apa yang dipikirkan tingkat atas sekte.
***
"Kakek, aku tiba."
Setibanya Su Tian di dalam, dia melihat seorang pria tua kurus berambut putih mengenakan jubah putih sedang meminum teh.
Pria tua itu tampak seperti seorang sarjana di dunia fana, tapi jangan menilai hanya dari penampilan luarnya. Dia memiliki kekuatan untuk memetik bulan dan matahari hanya dengan lambaian tangannya.
Pria tua itu tidak lain adalah Su Xuanyuan, kakek dari Su Tian.
"Oh Tian’er, akhirnya kamu datang."
"Minum ini dulu sebelum belajar."
Su Xuanyuan melambaikan tangannya, kemudian ada segelas susu putih di atas meja.
Su Tian duduk di kursi, mengambil susu itu, ia langsung menyesap susu itu.
"Susu yang kakek berikan selalu terasa enak." Kata Su Tian polos.
"Hohoho... Senang kamu menyukainya, kakek susah payah mencari susu itu lho."
Su Xuanyuan mengelus jenggotnya saat menerima pujian cucunya.
Susu itu terlihat sangat biasa, nyatanya itu susu yang dihasilkan dari Binatang Ilahi Qilin!
Siapapun yang meminum susu dari Qilin, akan diberkati keberuntungan yang luar biasa.
"Apa kamu sudah membaca buku yang kakek berikan seminggu yang lalu?"
"Sudah."
"Um, biar kakek uji sejauh mana kamu memahami buku-buku itu."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
Ven
menarik
2022-10-13
2