Hari Peperangan Tiba.
“Pedang apa itu Eric?” tanya Raja Leon.
“Ini adalah Sword of Rage, mengenai kegunaannya, silakan lihat sendiri nanti Yang Mulia.” Eric tersenyum, dia saat ini berada di garis depan bersama Raja Leon dan semua jenderalnya.
“Kamu memiliki banyak rahasia yang sangat aneh, bahkan aku sempat berpikir bahwa kamu adalah seorang reinkarnasi seorang dewa, mengingat semua bakat dan barang-barang aneh yang ada pada dirimu,” ucap Raja Leon enteng.
“Ada sebuah pepatah di keluargaku dulu Yang Mulia. ‘Mulut itu layaknya pedang bermata dua’, jadi jangan sampai gara-gara perkataan kita, maka semua hal baik berubah menjadi buruk,” jawab Eric dengan perumpamaan.
Raja Leon terdiam seketika, dia sadar dirinya salah, bagi seorang yang kuat sepertinya, pasti memiliki beberapa rahasia yang tidak ingin diketahui oleh orang lain, begitu juga dengan Eric.
“Aku akan mengingatnya,” singkat Raja Leon.
Percakapan mereka berdua berhenti ketika mendengar suara terompet peperangan dari arah balik bukit di depan mereka. Lalu muncul puluhan ribu Orc dengan pasukan penuhnya, mereka semua sudah siap untuk berperang.
“Bersiap untuk perang, Eric kamu akan menjadi Jenderal Strategi, aku akan langsung masuk ke dalam peperangan untuk menguatkan mental pasukan kita!” perintah Raja Leon dengan wibawanya.
Eric mengangguk, dia paham sekali dengan tugasnya itu. Dia lalu dengan cepat bergerak ke tengah pasukan dan naik ke sebuah menara yang terbuat dari kayu. Ketika dia sudah berada disana, semua komando akan dikendalikan olehnya.
“Pasukan Infanteri Singa maju bersama Yang Mulia! Pasukan Pemanah Singa ambil bagian sebelah kiri, gunakan keuntungan dataran yang lebih tinggi dan jangan terlalu kedepan!”
“Pasukan Sihir Jarak Jauh, persiapkan sihir penyembuhan dari sekarang. Ketika melihat pasukan kita yang terluka, langsung gunakan sihir kalian semua, jangan sampai telat bahkan satu detik pun!”
“Pasukan Sihir Utama, tugas kalian adalah memberikan serangan besar pertama setelah peperangan pasukan garis depan, cepat siapkan sekarang! Kalian adalah kunci kemenangan cepat kita!”
Dengan perintah Eric yang terperinci, semua pasukan Ras Singa yang memiliki pasukan lebih sedikit dari musuh bisa diatur dengan sangat baik. Ini adalah pertama kalinya bagi mereka berperang menggunakan strategi terperinci layaknya sekarang.
*DUAR!
*DUAR!
Pasukan garis depan Ras Singa sudah memulai peperangan jarak dekat, mereka semua sudah mengeluarkan berbagai serangan sihir dan penguatan tubuh mereka. Alhasil, berbagai suara ledakan terdengar itu akibat benturan serangan kedua kubu.
“Meriam Mana Raksasa sudah terbentuk!”
“Bagus! Yang Mulia dalam berikan aba-aba untuk seluruh pasukan mundur! Kita masuk ke fase kedua, kita akan membunuh puluhan ribu musuh dalam sekali serang!” pinta Eric melalui telepati.
“Semuanya dengarkan perintahku! Berikan Lion Punch pada musuh dan segera mundur ke belakang! Sekaraaaaaaang!” teriak Raja Singa Leon pada seluruh pasukan garis depan.
“Musuh melarikan diri, mereka semua pengecut! Jangan biarkan mereka melarikan diri! Cepat bunuh mereka semua!” teriak beberapa Jenderal Orc secara bersamaan, sayangnya mereka tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Setelah peperangan garis depan seakan-akan dimenangkan oleh para pasukan orc, kini giliran Pasukan Sihir Utama Singa yang menjadi tokoh utama, mereka melepaskan Meriam Mana sekaligus.
“Lakukan sekarang juga!” Eric memberikan tanda dengan tangannya untuk melemparkannya sekarang. Dan ketika semua meriam itu terjatuh sesuai dengan koordinat yang diinginkan, kini ganti Pasukan Orc yang kocar-kacir!
*BOOOM!
*BOOOM!
*BOOOM!
“Sial! Cepat buat pelindung, jangan biarkan pasukan kita terpecah belah! Pasukan Orc Berani Mati! Korbankan diri kalian dengan memasuki mode Orc Pembunuh! Lindungi Yang Mulia Raja Orc!” teriak beberapa jenderal garis depan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Whats Shapt
ehmmm
2023-01-09
2
DEWA SYSTEM
*DUAR CEPMEK
2022-10-20
2
Jimmy Avolution
Ayo...
2022-10-20
1