Setelah perburuan yang singkat, Eric selalu mendapatkan banyak daging babi hutan untuk dibawanya. Itu semua karena jasanya setelah menjadi umpan yang baik.
Namun, kedekatan Eric dengan Kapten Orc dan bawahannya membuat beberapa orang dari kalangan Keluarga Basset menjadi geram, terutama Mathilde Basset.
Seorang nyonya dari Keluarga Basset yang pada era ini menjadi pemimpin keluarga. Dia adalah orang pertama yang selalu menyiksa Eric ketika mengetahui kedekatan itu.
“Ayah! Ibu! Aku pulang, Kapten Orc memberiku beberapa daging babi hutan, hari ini kita bisa makan enak, aku akan membantu untuk membersihkan dagingnya, aku–”
Kalimat Eric tertahan sewaktu melihat bahwa di dalam rumahnya terdapat Mathilde Basset dan anaknya yang sedang duduk di kursi, sedangkan kedua orang tuanya duduk di lantai.
“Ooo … bagaimana perburuanmu hari ini? Kamu sudah tahu bukan bahwa apa pun harta yang dimiliki oleh Keluarga Basset akan menjadi milikku? Termasuk daging babi itu?”
Eric diam mematung tanpa menjawab, dia sudah tahu bagaimana kelanjutan dari peristiwa yang selalu dialaminya setiap saat. “Aku mendapatkan ini karena kerja keras!”
Eric berkata pelan, namun karena suasana hening, kalimatnya itu terdengar begitu keras dan memancing emosi Mathilde Basset yang sedang memegang cambuk di tangannya.
“Coba ulangi sekali lagi perkataanmu tadi!” Mathilde Basset sudah berdiri dan mendekati Eric, dia juga sudah melebarkan cambuk yang ada di tangannya dan…
*CTAS!
*CTAS!
“Aaaaaaargh! Maafkan aku, ini sangat sakit! Tapi memang benar ini adalah hadiah dari Kapten Orc karena perburuan hari ini, keluargaku juga sudah lama tidak makan daging, kumohon kali ini saja biarkan kami memakan daging ini…”
Suara rintih dan tangis Eric berbarengan dengan suara cambukan yang belum menunjukkan tanda-tanda berhenti. Hingga akhirnya ayah dan ibu Eric ikut memohon.
“Nyonya Mathilde, maafkan perkataan anakku, kami semua rela tidak makan daging ini, biarkan kami makan roti gandum keras seperti biasanya saja.”
“Ambillah daging babi hutan ini dan jangan cambuk anakku lagi, tolong turunkan amarah Anda dan tolong maafkan anak kami, sekali saja maafkan anak kami!”
Kedua orang tua Eric menahan tangan Nyonya Mathilde agar tidak meneruskan siksaan itu. Setelah beberapa saat, akhirnya cambukan itu berhenti dan membuat Eric terkapar di lantai penuh dengan luka.
“Cuih! Seharusnya kalian sadar diri dan mengerti siapa tuan sebenarnya di keluarga ini, jadi jangan buat kesalahan seperti ini terulang kembali! Anakku bawa babi hutan ini dan mari kita kembali ke kediaman utama!”
Mathilde Basset dan anaknya lalu membawa daging babi hutan yang seharusnya menjadi hak milik Eric dan keluarganya. Lalu mereka berdua kembali ke rumah mereka.
Sedangkan Eric sekarang sedang dirawat oleh kedua orang tuanya dan kembali diingatkan mengenai siapa sebenarnya mereka serta tuan mereka yang sebenarnya.
“Anakku, aku tahu bahwa kamu sangat ingin mengubah keadaan keluarga kita. Tapi takdir kita memang sudah digariskan seperti ini, janganlah melakukan hal seperti tadi.”
“Nenekmu dulu yang memberikan kalung ini padamu meninggal akibat sering membantah ke Nyonya Mathilde, dia dihukum berat dan akhirnya meninggal dengan keadaan yang menyedihkan.”
“Kami berdua tidak ingin kamu mendapat perlakuan yang sama dengannya. Kita hanya bisa berharap keajaiban akan datang dan membebaskan kita semua dari jerat takdir ini.”
“Tapi Ayah Ibu! Bukankah yang harus mengubah takdir ini adalah kita sendiri? Sudah cukup kita diperlakukan seperti ini baik itu oleh ras lain dan terutama pada Si Pengkhianat Mathilde itu?” protes Eric berapi-api.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Whats Shapt
hoho mantap
2023-01-09
1
Jimmy Avolution
Sippp...
2022-10-20
1
ADRIAN
ok,
2022-10-17
1