Xiao Liong dan seluruh warga klan memasuki istana ,di bagian depan ada aula yang sangat luas .
Xiao Liong mengeluar kan kitab kitab yang di jarah nya dari klan Tan dan klan Wen beserta Rak nya.
Semua orang ter nganga melihat kitab yang puluhan ribu banyak nya.
"Kalian bisa mempelajari semua kitab ini, tapi yang selesai harus di kembalikan, sekarang ini milik Klan Xiao kita", teriak Xiao Liong .
"Horeee,hidup Xiao Liong ", teriak semua orang, sebab, selama ini ilmu beladiri mereka ilmu pasaran semua, juga tingkat dasar.
Xiao Liong juga membagi kan pill level satu yang di jarah nya dari dua klan, tiap orang dia beri sebotol pill isi 10.
Xiao Liong juga membagi kan pedang level 5 kebawah kepada semua orang.
"Betulkah seperti janjimu,kalau kita semua sudah kuat kita bisa pindah di kota,tidak di desa lagi?,dan kapan itu?", kata kepala klan yang sudah tua, termasuk kakek luar nya.
"Kakek jangan kuatir,bila 6 bulan kalian sudah mencapai level 40,kita bisa pindah ke kota", janji Xiao Liong .
Semua orang mengangguk penuh semangat.
"Tapi,bagaimana dengan uang?,kita tidak memiliki uang untuk hidup di kota", kata seorang gadis cantik.
"Nanti setiap keluarga saya kasih 100000 koin emas untuk modal bekerja di kota", kata Xiao Liong .
"Huhh,aku tidak percaya,kamu dapat darimana emas itu?,bagaimana kalau sekarang saja di bagikan uang nya", bantah si gadis.
"Tidak masalah,kamu kumpul kan saja 10 orang kepala keluarga Xiao disini", kata Xiao Liong .
Si gadis pun pergi berlari untuk mengumpul kan 10 keluarga Xiao, sebab ada yang masuk kedalam mencari tempat tinggal,termasuk keluarga ayah nya yang mengklaim tiga kamar depan untuk keluarga mereka.
Setelah 10 kepala keluarga datang, Xiao Liong memberi 100000 koin emas seperti yang dia janji kan.
Sedang kan ayah,ibu dan kedua adik nya sibuk ber kultivasi setelah memakan buah, mereka sangat bersemangat sekali, sebab satu buah memberi mereka 10 level.
Semua orang akhir nya juga ikut ber kultivasi meminum pill yang di beri Xiao Liong .
Si gadis yang masih berumur 17 tahun berusaha mendekati Xiao Liong yang kaya raya, ternyata nama nya Xiao lan, sedangkab ayah nya wakil kepala klan bernama Xiao wen.
"Adik liong,ajari aku bisa? ,aku tidak tahu kultivasi yang ada di buku ini", kata nya sambil duduk di sebelah nya.
Xiao Liong mengambil buku ini yang berjudul kultivasi bulan.
Xiao Liong membaca sebentar lalu menjelas kan nya.
"Kultivasi ini 10 kali lebih cepat jika berkultivasi dibawah sinar bulan,apa lagi bila membuka seluruh baju, jika berkultivasi biasa juga lumayan cepat", Xiao Liong menjelas kan dengan sabar, tangan mereka saling bersentuhan, sebab Xiao lan yang kecantikan nya hampir sama dengan kakak nya pura pura ikut memegang buku nya.
Mereka duduk saling berdempetan ,sedang kan Xiao Liong menjelas kan kelanjutan dari buku ini.
"Buku ini hanya cocok untuk seorang gadis, seorang pria tidak bisa mempelajari nya", kata nya.
"Weuhh,buku ini sangat bagus sekali ya,adik dapat dari mana ini?", tanya Xiao lan.
"Aku membeli ,di kota banyak toko yang berjualan buku seperti ini", jawan Xiao Liong .
"Lantas uang nya dapat dari mana?", tanya xiao lan.
"Aku membuat pill seperti ini lalu ku jual,bahan nya kucari di hutan", kata nya sambil mengeluar kan sebotol pill level satu.
"Wahh,maka nya adik cepat kaya,ayah membeli. satu harga nya 20 koin emas", kata xiao lan sambil menempelkan pipi nya ke pipi Xiao Liong.
Xiao Liong pun menjadi bingung dengan apa yang dilakukan sepupu nya ini.
"Pill nya untuk ku ya", pinta Xiao lan, yang akhir nya dibalas anggukan dan menyerah kan botol pill.
Xiao lan mencium pipi Xiao Liong lalu berlari pergi.
Xiao Liong mengunci pintu kamar nya lalu dia memakan buah sambil berkultivasi untuk menstabil kan kultivasi nya setiap naik 10 level.
Keesokan pagi nya Xiao Liong telah naik level 150, lalu keluar dari kamar nya, ternyata di depan pintu sudah menunggu kedua adik nya.
"Ehh,ada apakah gerangan?", tanya Xiao Liong sambil memeluk mereka.
"Ibu menyuruh memanggilmu untuk sarapan bersama", kata Xiao ping.
"Yuk sarapan ", kata Xiao Liong sambil menggandeng kedua tangan adik nya ke kamar depan.
Disana sudah menunggu ayah dan ibu nya yang duduk di meja ,diatas meja ada nasi dan sayuran, tidak ada daging.
Xiao Liong lalu mengeluarkan binatang buruan nya, dia menguliti dan memberi bumbu lalu dia memanggang dengan Qi api nya.
Semua orang ternganga melihat ini, sebab tidak ada lima menit daging sudah matang.
"Horee,kita makan daging", teriak xiao hwa dan xiao ping.
Xiao Liong mengambil baki besar dan memotong daging nya dengan pedang dan menaruh nya di atas baki.
Mereka pun makan dengan lahap seksli, karena daging nya sangat enak, karena teriakan kedua adik nya, banyak orang yang berdatangan yang akhir nya ikut makan, termasuk xiao lan.
"Oh ya,kita kekurangan beras,sebab kita pergi nya mendadak sekali", kata xiao lan.
"Aku akan pergi kekota,sekitar 100 km ada kota besar", kata Xiao Liong .
"Aku ikut", teriak kedua adik nya.
"Aku juga ikut", kata xiao lan.
Semua orang geleng geleng kepala.
"Ayo berangkat", kata Xiao Liong sambil berjalan keluar halaman di ikuti oleh ketiga gadis.
Xiao Liong mengeluar kan pedang terbang nya lalu menyuruh nya membesar dua meter lebar nya dan panjang nya 6 meter.
"Ayo naik", kata Xiao Liong sambil naik ke atas pedang di ikuti ke tiga gadis, Xiao Liong lalu mengikat pinggang mereka bertiga dan tali nya dia pegang.
Pedang pun terbang dengan kecepatan penuh.
"Wahhh,kita terbangg", kata ketiga gadis ini keheranan.
Baru sepuluh menit sampailah mereka di desa besar, mereka turuh di pinggir desa.
Xiao Liong mengajak mereka memasuki desa dan ke toko beras ,Xiao Liong membeli semua beras yang ada di setiap toko yang di jumpai, juga bumbu masak, semua dia simpan di cincin kosong nya.
Xiao Liong dan ketiga gadis ini terbang lagi dan hanya berhenti di desa besar atau kota saja, mereka memborong semua beras dan bumbu masak.
Di kota Xiao Liong membeli bibit sayur sayuran untuk di tanam di system dan istana klan nya.
Ke tiga gadis sangat senang di kota ,terutama kedua adik nya yang membeli jajanan dan baju baju bagus, sehingga membuat iri Xiao lan.
Xiao Liong tidak tega, dia memberi 1000 koin emas kepada nya, yang di balas ciuman di pipi Xiao Liong ,setelah xiao lan dan kedua adik nya membeli baju, mereka pun pulang ke klan.
Xiao Liong mengeluarkan semua beras di aula besar, sangat banyak sekali, hampir penuh aula nya, jadi sisa nya dia bagi kan ke seluruh orang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 457 Episodes
Comments
abdillah musahwi
perasaan baru dikasih 100000 koin emas, masak sudah habis⁉️ boros banget nih adiknya
2024-05-03
1
Hadi P
MC memajukan klannya,,,mantap
2023-03-02
1
Harman LokeST
seeeeeeeeeeeeeeemmmaaaaaaaaaannngggaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaTtttttttttttttttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
2023-02-10
2