"Aku rindu dengan ayah dan ibuku,yuk kembali ke sekte" ,ajak Yu Siang dengan penuh harap.
"Yuk,sekalian aku mendaftar menjadi murid dalam,temani aku ya,aku belum tahu tempat pendaftaran nya", kata Xiao Liong.
"Jangan kuatir,ada aku pasti nggak akan kesasar" ,jawab Yu siang.
Mereka ber dua ber jalan bergandengan tangan menuju sekte, mereka ber jalan menelusuri hutan dengan sangat santai sekali.
Ding, selamat tuan mendapat kan sehari kultivasi karena telah mengantar kan Yu Siang.
Xiao Liong merasa kan hangat nya tangan Yu Siang ,dia pun semakin mempererat pegangan nya.
Yu Siang menoleh dan ter senyum kepada Xiao Liong sebentar, lalu kembali melihat kedepan.
Karena ber jalan dengan santai, mereka sampai di sekte setelah dua jam per jalanan.
Nampak gapura sekte yang besar dan megah, setiap bidang nya dipenuhi gambar pedang dalam ber bagai ukuran dan bentuk.
Xiao Liong sangat mengagumi kemegahan gapura ini.
"Salam nona" ,sapa setiap murid pria dan wanita disini, yang hanya dibalas dengan anggukan dingin oleh Yu siang.
Xiao liong sangat mengagumi Yu siang yang sangat terkenal dan di kenal oleh semua murid sekte.
Xiao Liong dan Yu siang pun ber jalan kebagian penerimaan murid dalam, dan seperti sebelum nya, murid murid disini pun memberi salam keada Yu siang.
Xiao Liong dan Yu Siang melewati gedung pill, gedung senjata, gedung perpustakaan, gedung penempaan, dan lain lain .
Akhir nya sampai lah mereka ke gedung pendaftaran, Xiao Liong memasuki gedung bersama Yu sianh, Xiao Liong menyerah kan lencana nya ke meja pendaftaran.
"Tunjuk kan level kultivasi mu" ,perintah se orang penatua yang berumur sekitar 40 tahun.
Xiao Liong pun menunjuk kan kultivasi nya hanya sampai level 15 saja, lain nya dia tekan.
"Bagus, bagus, kultivasi mu sudah melampaui target sekte yang hanya level 10 yang di janjikan" ,kata nya.
"Trimakasih senior" ,kata Xiao Liong dengan sikap yang sangat menghormat sekali.
Sang penatua pun menuliskan nama dan kultivasi nya ke medali, dia lalu menyerah kan medali, kunci kamar dan tiga setel seragam murid dalam.
Yu siang pun mengajak Xiao Liong menuju Rumah nya, yang ter nyata ada di bagian paling belakang, namun bangunan nya sangat megah dan luas .
Yu siang menarik tangan Xiao Liong memasuki Rumah nya, dia langsung menuju kamar ayah nya, dan benar saja ayah nya berada di kamar nya.
"Aaayah, Yu Siang pulang yah" ,kata Yu Siang memanggil ayah nya.
Pintu pun dengan sangat cepat ter buka dari dalam, dan seorang lelaki berumur 37 tahun berdiri di depan pintu, wajah nya tampan, tubuh nya juga kekar.
"Ohhh,anakku akhir nya pulang setelah sekian lama menghilang" ,kata nya seperti orang berpantun.
"Huh, kalau tidak di tolonh oleh anak ini, Yu siang sudah meninggal di keroyok oleh murid murid luar yang nakal" ,lapor Yu siang.
"Hahh,dimana mereka sekarang,tunjuk kan saja pada ayah, mereka pasti menghilang selama nya" , janji ayah nya.
"Sudah telat Yah,semua sudah di bunuh oleh anak ini" ,jawab Yu siang.
"Ohh, syukur lah kalau begitu,siapa namamu nak?" ,tanya ayah Yu siang.
"Nama saya Xiao Liong penatua" ,jawab Xiao Liong dengan gembira.
"Jangan panggil aku penatua, panggil guru, sebab dari sekarang kamu ku angkat menjadi murid ku" ,jawab ayah Yu siang sambil mengambil lencana dan menulis nama Xiao Liong di atas nya dan me nyerah kan nya kepada Xiao Liong .
Ding, selamat tuan mendapat kan kultivasi selama 10 hari.
"Yu siang,antar kan Xiao Liong ke kamar nya" ,
"Baik Ayah" ,jawab Yu siang dengan wajah yang sangat gembira sekali.
"Ini kamar koko,aku mandi dulu ya,dada" ,kata Yu siang .
"Yaa,mandi yang bersih ya,dada" ,balas Xiao Liong .
Setelah melihat Yu siang pergi untuk mandi, Xiao Liong pun langsung pergi ke gedung perpustakaan yang telah di lihat nya tadi.
Xiao Liong langsung menuju penjaga dan menyerah kan medali yang di dapat nya dari ayah nya Yu siang.
Si penjaga langsung sangat ter kejut sekali melihat medali ini.
"Anda boleh naik ketingkat atas" ,kata si penjaga sambil mengembalikan lencana nya.
Xiao Liong pun langsung naik ke tingkat paling atas, karena gedung ini ada empat tingkat, tiap tingkat dia harus mengeluar kan lencana nya.
Xiao Liong melihat tiap tingkat memiliki koleksi buku ribuan, hanya tingkat empat saja dia melihat buku nya hanya setengah nya saja.
Xiao Liong pun langsung melihat lihat semua buku satu persatu, karena dia bisa membaca sekali langsung hafal.
Xiao Liong di lantai empat ada dua jam untuk menghafal semua isi kitab disana.
Xiao Liong lalu turun kelantai tiga, disini dia juga sibuk membaca sambil memilih milih.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 457 Episodes
Comments
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Systemnya kurang tanda []
2023-01-28
2
abhank ajha
ksi tanda baca sistemnya ( )
2023-01-01
0
Heru Dwiyantono
hebat banget
2022-12-30
0