Di lantai tiga Xiao Liong memilih dan mencari buku yang ingin dia pelajari, dia memilih buku kumpulan herbal dan buku kumpulan belajar alkemis.
Kedua buku ini sangat tebal sekali, Xiao Liong membawa turun dan mendaftar kan nya ke penjaga per pustakaan.
Ding, selamat tuan telah memilih dua buku ini, anda mendapat kan buku pintar alkemis dan buku pintar herbal, yang akan dikirim langsung di memori tuan.
"Kamu boleh meminjamnya, kalau sudah hafal boleh di kembali kan" ,kata si penjaga.
"Trimakasih penatua" ,kata Xiao Liong sambil mengambil kedua buku dan pergi.
Tapi buat apa ke dua buku ini? di pikiran nya sudah dikirim kedua buku jenis yang sama, tapi 10 kali lebih lengkap, karena satu herbal dijelaskan kegunaan nya apa,ber lawanan dengan apa,efek samping nya, biasa nya tumbuh dimana, cara menanam nya, dan lain lain.
Sesampai nya di rumah, ternyata ada Yu Siang di dalam kamar nya yang lagi ber baring sambil membaca buku.
"Sudah lama menunggu nya?" ,tanya Xiao Liong sambil ter senyum.
"Nggak juga, baru tiga jam" ,jawab nya sambil ter senyum juga.
"Hahh,aku kelamaan di perpustakaan berarti" ,kata Xiao Liong nyengir, dia pun berbaring disisi nya sambil memandangi kecantikan nya yang langka.
"Ihhh,kok memandangi aku terus sihh" ,protes nya sambil ter senyum.
"Habiss,kamu sangat cantik sihhh" ,balas Xiao Liong sambil tertawa.
Xiao Liong mengelus pipi Yu Siang yang hampir glowing.
Xiao Liong pun bertanya kepada system nya dengan pikiran nya, pill yang bisa membuat glowing wajah seorang gadis.
Ding,ada tuan, nama nya pill penghalus wajah,ini merupakan hadiah dengan resep pembuatan nya, karena tuan bertambah memperhati kan nya.
Satu pill pun dan resep nya memasuki cincin nya, Xiao Liong mengambil dan memasuk kan nya ke mulut Yu Siang yang lagi membaca.
Yu Siang langsung melirik dan menelan pill ini, betul saju baru semenit, perlahan lahan kulit Yu Siang berubah glowing total, dan kecantikan nya langsung naik beberapa kali lipat.
Xiao Liong mengambil kedua kitab yang di pinjam nya dan pura pura membaca, namun yang benar, dia lagi menghafal semua isi kedua kitab yang dia dapat kan.
"Ehh,koko sangat genius ya membaca buku terbalik" ,kata Yu Siang sambil tertawa tawa.
Xiao Liong pun memerah wajah nya, meski dia benar benar lagi menghafal, tapi bukan buku ini.
"Ha ha,aku lagi menghafal ulang yang sudah di pikiran ku" ,jawab nya.
"Ohhh,maka nya tidak fokus kebuku" ,kata nya sambil tertawa, ternyata dia sudah menyimpan buku dan lagi memandangi diri nya.
Xiao Liong pun menyimpan kedua buku ini, dan dia memeluk Yu Siang yang di balas pelukan juga oleh nya.
Xiao Liong mencium mulut nya dan memasuk kan lidah nya, Yu Siang menggigil gemetaran, tapi akhir nya nembalas juga.
sampai satu jam mereka ber pelukan ,lalu memejamkan mata mereka untuk tidur.
Ke esokan hari nya mereka mandi berdua, mereka saling bercanda dengan memercik kan air, mereka saling tembak dengan air ini dan tertawa tawa setelah nya.
Xiao Liong dan Yu Siang saling mengagumi, wajah Yu Siang dari awal terus memerah, sebab dia dari kecil sampai besar tidak pernah dekat dengan pria selain ayah nya.
Satu jam kemudian mereka berpakaian dan keluar ber jalan jalan berdua, Yu Siang memeluk tangan Xiao Liong dengan sangat mesra sekali.
Banyak murid murid pria lain nya menjadi cemburu karena nya, mereka semua saling ber bisik bisik dan ber gosip.
Sampai akhir nya salah seorang pria muda yang bertubuh kekar, tinggi besar, menghadang mereka.
"Berhenti, siapa kamu?lepas kan tangan Yu Siang atau ku buntungi tangan mu" ,kata pria ini dengan sangat arogan sekali.
"Hmm,siapa monyet ini?" ,tanya Xiao Liong kepada Yu Siang.
"Dia anak penatua wen, nama nya Wen Yong" ,jawab Yu Siang sambil tertawa tawa sangat keras, bahkan memegangi perut nya mendengar kata monyet.
Wen Yong langsung memerah pipinya dan dia sangat marah sekali, dia pun memukul Xiao Liong tanpa peringatan lagi.
Namun di tangkap oleh Xiao Liong dan dia membanting tubuh lawan nya yang besar.
Bruakkkk.
Lantai nya sampai retak karena begitu keras nya bantingan ini.
Wen Yong level Qi nya belum mencapai level 10, karena dia lebih mementing kan berlatih tenaga luar, hal ini bisa di lihat dari tubuh nya yang kasar, otot otot nya yang besar dan keras.
Darah pun mengalir keluar dari mulut Wenyong ini.
"Wahh,aku terlalu keras membanting nya, untung nggak jadi tahu penyet" ,kata Xiao Liong lumayan keras.
Ha ha ha, Yu Siang dan semua orang tertawa ,mereka tidak dapat menahan tawa nya lagi.
Wen Yong langsung bangun dan mencabut pedang nya, dia langsung menyerang dengan pedang nya.
Xiao Liong mengangkat tangan kanan dan menyentil pedang yang datang ,dia sudah menyalur kan separoh Qi nya ke jari nya.
Pedang Wen yong langsung terlepas, dan telapak tangan nya berdarah karena kulit nya lecet atau terkelupas sedikit.
Wen yong langsung lari setelah mengambil pedang nya yang ter lempar tadi.
"Ehh, kok lari, tunggu,pertandingan nya baru dimulai" ,teriak Xiao Liong dengan sangat keras sekali.
Xiao Liong dan Yu Siang pun melanjut kan jalan jalan nya, Yu Siang sebagai pemandu nya, dia menjelas kan setiap gedung yang mereka lalui, akhir nya sampai lah mereka di kebun herbal yang ada di belakang, kebun ini sangat luas sekali.
Yu Siang menjelas kan herbal apa saja yang ditanam disini, mereka memasuki kebun ini sambil tunjuk sini, tunjuk sana, terkadang tertawa bersama sama.
Tiba tiba Wen yong datang ditemani ayah nya dan seorang teman nya yang ter nyata seorang penatua juga, ini bisa di lihat dari seragam mereka.
"Siapa kamu?,berani berani nya kamu menganiaya anak ku?" ,teriak Ayah wen yong dari luar kebun herbal.
Xiao Liong dan Yu Siang pun keluar dari kebun, mereka memang baru masuk, jadi masih di pinggiran
Xiao Liong mengeluar kan medali ayah Yu siang dan menunjuk kan nya kepada mereka.
"Hmm,jadi kamu murid kepala sekte, maka nya berani ber buat jahat disini!" ,teriak kedua tetua bersamaan.
"Ehhh,apa penatua tidak salah tuduh?,saksi nya sangat banyak lho, saya mau mendatang kan 100 saksi pun bisa, putra anda mencegat dan menyerang saya, sedang kan saya hanya menangkis, belum membalas dia sudah lari duluan, nah itu mereka datang, para oenatua bisa bertanya kepada mereka" ,jawab Xiao Liong santai, sebab mereka hanya level 35.
Akhir nya para penatua pun menanyai mereka dan ternyata memang sesuai apa yang di kata kan Xiao Liong , akhir nya penatua satu nya mundur, sedangkan ayah Wen Yong karena malu, ngotot menuduh Xiao Liong .
"Tidak bisa,kamu telah melukai putraku,jadi kamu harus mati" ,teriak ayah Wen yong sambil menyerang Xiao Liong dengan kejam,sebab dia mengerah kan seluruh tenaga nya.
Xiao Liong dengan santai menangkis semua serangan ini dengan sangat mudah sekali, sebab dia dulu seorang pendekar terkenal, jadi pengalaman nya sangat banyak.
Xiao Liong hampir tidak pernah menggeser kaki nya sama sekali.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 457 Episodes
Comments
Harman LokeST
haaaajaaaaaaaaaarrrrrrr jangan beri ampun
2023-02-10
1
mawarMerah🌹
yg GK gitu jga atuh,. dipikir"lah dulu,.yakali murid ketua sekte mau di bunuh seenaknya,mna cm penantua doank,🤦
2023-02-03
0
mawarMerah🌹
maaf koreksi,sejauh ini ceritanya,agak gimna gitu,ini kyk bukan novel dunia kultivator,mlh kyk novel system genre romansa,terus di tambahin bumbu kekuatan,.
2023-02-03
1