Episide 7
Khenzi Alexander
[ Melepas ciuman perlahan ]
Angela Anderson
[ Menatap Khenzi ]
Khenzi Alexander
[ Mengusap bibir Angela ]
Manis sekali.
[ Menatap Angela sangat dekat ]
Angela Anderson
[ Jantung berdetak kuat ]
Khenzi Alexander
Beruntungnya Khenzo memilikimu.
Angela Anderson
[ Mendorong dada Khenzi perlahan ]
Jadi kau merasa beruntung memiliku?
Khenzi Alexander
//Bukan aku tapi Khenzo yang beruntung//
Angela Anderson
Aku merasa kau aneh pagi ini, tidak seperti semalam.
Khenzi Alexander
Maaf aku-
Angela Anderson
Baiklah aku masuk dulu.
[ Keluar dari mobil ]
Angela Anderson
Bye Khenzo 😘😘
[ Kiss dari jauh lalu masuk kepanti ]
Khenzi Alexander
[ Tersenyum ]
Tak lama setelah Angela masuk, ponsel Khenzi mendapat satu panggilan dan ia pun menjawabnya.
Khenzi Alexander
📱Khenzo, kau sudah kem-
Khenzo Alexander
📱Temui aku ditepi jalan dekat panti sekarang.
[ Mengakhiri panggilan ]
Segeralah Khenzi menemui Khenzo setelah mendapat panggilan telfon darinya.
Khenzi Alexander
Kapan kau kembali?
Kenapa tidak pulang kerumah?
Ayah dan ibu pasti senang me-
Khenzo Alexander
[ Memukul Khenzi ]
Khenzi Alexander
Aghhh...
[ Menatap Khenzo ]
Khenzo apa yang kau la-
Khenzo Alexander
[ Memukul Khenzi berulang kali ]
Khenzo terus memukul Khenzi tanpa mengatakan apapun sampai akhirnya Khenzi menghentikan pukulan Khenzo dengan menahan pukulan berikutnya.
Khenzi Alexander
[ Menahan ]
Ada apa denganmu sebenarnya!
Kenapa tiba² kau memukulku!
Khenzo Alexander
Harusnya aku yang bertanya atas dasar apa kau berani menyentuh gadisku!
Khenzi Alexander
[ Terdiam ]
Khenzo Alexander
Bahkan kau berani menyentuh bibir yang jelas itu adalah milikku!
Bajingan!
[ Memukul perut Khenzi ]
Khenzi Alexander
Argghh..!
[ Memegangi perut ]
Boy
Tuan Khenzo sudah hentikan!
Khenzo Alexander
[ Terus memukul Khenzi ]
Boy
Tuan stop kau akan membunuhnya nanti!
[ Menarik tangan Khenzo ]
Khenzi Alexander
Sssshhh...
Emmhh...
[ Menahan sakit ]
Boy
Tuan Khenzi kau tidak apa²?
[ Membantu Khenzi berdiri ]
Khenzi Alexander
[ Menggeleng ]
Tidak apa² paman.
Boy
Apa yang terhadi sebenarnya!
Dan kau!
[ Menunjuk Khenzo ]
Bukankah kau bilang akan pergi sebentar kenapa malah memukuli saudaramu sendiri.
Khenzo Alexander
[ Menatap tajam Khenzi ]
Aku peringatkan sekali lagi padamu, jika sampai ini terjadi lagi maka kupastikan kau tidak akan bisa bernafas kembali.
Khenzo Alexander
Ayo paman kita pergi.
Khenzi Alexander
Khenzo tunggu.
[ Menahan ]
Khenzo Alexander
Menyingkir dari hadapanku!
Khenzi Alexander
Pulanglag, ibu sangat merindukanmu.
Khenzo Alexander
Menyingkir!
Khenzi Alexander
Aku mohon Khenzo, apa kau sudah tidak menyayangi ibu lagi?
Khenzo Alexander
[ Menatap tajam Khenzi ]
Aku akan pulang saat semua sudah menjadi saatnya.
Khenzi Alexander
Lalu kapan?
Khenzo Alexander
Bukan urusanmu.
[ Pergi dari hadapan Khenzi ]
Khenzi Alexander
Paman, tidak bisakah kau membujuknya?
Boy
[ Menggeleng ]
Tidak tuan, kau juga tau kan bagaimana tuan Khenzo.
Dia sangat keras kepala, jika bukan atas keinginannya dia tetap tidak akan kembali.
Khenzi Alexander
[ Mengangguk ]
Baiklah aku tidak akan memaksanya.
Boy
Percayalah suatu saat dia pasti akan kembali.
[ Menepuk pundak Khenzi ]
Khenzi Alexander
[ Mengangguk senyum ]
Comments
Cici Lina
lanjut lagi thor...😁
2022-04-15
1
jungkook🐰
lanjut thor
2022-04-15
3