Episode 4
Menjelang malam dipanti Angela merindukan ibu angkatnya yaitu Shirly, dengan sedikit termenung gadis itu merasa sangat ingin bertemu dengan Shirly pada malam itu juga.
Tak pikir panjang Angela pun bergegas pergi kekediaman Alexander untuk menemui Shirly.
Angela Anderson
Tidak biasanya ibu tidak datang kesini, mungkinkah dia sakit atau...
Sudahlah sebaiknya aku kesana.
Sesampainya dikediaman Alexander, Angela menekan bel pintu rumah sang ibu angkat sampai pintu pun dibuka oleh Reino yang juga ayah angkat Angela.
Angela Anderson
[ Menekan bel ]
Reino Alexander/Ayah Khen
Hey sayang kau kesini-
[ Melihat kearah luar rumah ]
Malam² seperti ini, dengan siapa kau kesini?
Kenapa tidak menelfon?
Ayah kan bisa menjemputmu nanti.
[ Khawatir ]
Angela Anderson
Apa ibu ada?
Reino Alexander/Ayah Khen
Ada dia dikamarnya, ayo ayah antarkan.
Angela Anderson
[ Mengangguk senyum ]
Angela berjalan menuju kamar Shirly, namun ada hal yang menarik perhatiannya hingga ia menghentikan langkahnya saat melihat sebuah foto yang terpampang ditembok rumah Reino.
Angela Anderson
Foto itu, bukankah dia?
[ Menatap foto ]
Reino Alexander/Ayah Khen
Sayang?
Angela Anderson
Hah?
[ Menoleh ]
Reino Alexander/Ayah Khen
Ayo.
[ Mengulurkan tangan ]
Angela Anderson
Ah iya.
[ Menghampiri Reino lalu memegang tangannya ]
Sesampainya dikamar Shirly dengan tidak sabarnya Angela membuka pintu kamar Shirly dan masuk terlebih dulu.
Shirly Emanuella/Ibu Khen
[ Menoleh ]
Angela?
Kau kesini?
Tapi sia-
Reino Alexander/Ayah Khen
Dia datang sendiri kesini.
Shirly Emanuella/Ibu Khen
Kau?
Angela Anderson
Aku merindukanmu, ibu seharian ini juga tidak datang menemuiku.
Aku pikir ibu sakit.
Shirly Emanuella/Ibu Khen
Maaf sayang ibu tadi sedang pergi menemani Khen-
Ucapan Shirly terhenti saat bel pintu rumahnya berbunyi dan Reino turun untuk melihat siapa yang datang malam itu.
Reino Alexander/Ayah Khen
Aku turun kebawah dulu ya.
Shirly Emanuella/Ibu Khen
Iya.
Reino Alexander/Ayah Khen
[ Keluar dari kamar Shirly ]
Shirly Emanuella/Ibu Khen
Oh iya ayo duduk disini kita mengobrol oke.
Angela Anderson
Oke.
[ Tersenyum ]
Cukup lama keduanya mengobrol sampai tidak terasa malam pun semakin larut dan Angela pun berpamitan untuk pulang.
Angela Anderson
Ibu ini sudah malam aku pulang ya.
Shirly Emanuella/Ibu Khen
Kenapa tidak menginap disini?
Kau juga belum pernah bertemu dengan kedua putra ibu kan?
Angela Anderson
Emm... ibu benar, bahkan sejak kecil aku tidak pernah melihatnya karena memilih tinggal dipanti.
Tapi tidak apa² lain kali kita adakan pertemuan.
Shirly Emanuella/Ibu Khen
Kau benar.
Baiklah lain kali ibu akan mempertemukan kalian.
Angela Anderson
Oke.
Kalau begitu aku pulang dulu.
[ Mencium kedua pipi Shirly ]
Shirly Emanuella/Ibu Khen
Ibu akan meminta sopir untuk mengantarmu.
Angela pun diantar oleh sopir pulang kepanti.
Sesampainya dipanti Angela berjalan masuk kedalam panti namun tiba²-
Seseorang
[ Menarik tangan Angela ]
Angela Anderson
Kau lagi?
Ck.
[ Pergi dari hadapan Khenzo ]
Khenzo Alexander
[ Menarik tangan Angela ]
Khenzo Alexander
Aku tidak akan melepaskanmu sebelum kau mengatakan kalau kau menyukaiku.
Angela Anderson
Apa kau bilang!
Lepas!
Khenzo Alexander
[ Menarik kedua pinggang Angela lalu menahannya ]
Aku tidak akan melepaskanmu.
Angela Anderson
Khenzo lepas atau aku akan berteriak kalau aku diperkosa!
Khenzo Alexander
Berteriaklah tapi jangan salahkan aku jika aku akan melakukan seperti apa yang kau katakan.
Angela Anderson
Apa maumu!
Khenzo Alexander
Jadilah wanitaku.
Angela Anderson
Hah?
Apa kau gila?
Setiap hari kau menguntitku dan sekarang kau ingin aku menjadi wanitamu.
Angela Anderson
Apa kau pria miskin yang tidak punya tempat tinggal?
Pakaianmu ini pasti kau menyewanya kan?
Khenzo Alexander
Apa kau menyukai pria yang kaya atau-
Angela Anderson
Aku menyukai pria yang pintar.
Khenzo Alexander
Aku juga pintar Angela, aku bisa membahagiakanmu bah-
Angela Anderson
Aihh... aih... kau ini bicara apa.
Sudah lepaskan aku.
[ Berusaha melepaskan diri ]
Khenzo lepaskan aku atau aku ak-
Khenzo Alexander
[ Mencium bibir Angela ]
Kedua tangan Angela terus memukul dada Khenzo, bukannya melepas ciumannya Khenzo justru ******* liar bibir ranum Angela.
Angela Anderson
[ Menggigit bibir bawah Khenzo ]
Khenzo Alexander
[ Membuka mata ]
Angela Anderson
//Aku sudah menggigitnya begitu kuat kenapa dia tidak juga melepasnya//
Khenzo Alexander
[ Melepas perlahan ]
Angela Anderson
[ Akan menampar ]
Dasar breng-
Khenzo Alexander
Aku menyukaimu Angela.
Sungguh.
[ Menatap dekat wajah Angela ]
Tidak akan lama bahkan mungkin aku akan dengan cepat mencintaimu.
Melihat bibir Khenzo berdarah karena ulah gigitannya, Angela dengan ketidak tegaannya mengusap bibir Khenzo yang meneteskan darah itu.
Jangan Lupa Koment and Giftnya
Comments
park jimin
kok jungkook nya ada 3 yah??🤔
2022-12-29
0
zephyr
sepertinya author butuh 2 Angela😬
2022-04-13
8
Cici Lina
lanjut lagi thor...😁 bagus ceritanya thor...
2022-04-12
2