"Mati." Kata Huan Long memegang busur dan menembakan panah ke arah Eduardo. "Wusss."
"Ceepp." "Sialan." Eduardo mengutuk melihat panah menancap di dadanya. "Cepp." "Ceepp." "Ahhh." "Ahh." Eduardo dan Ferguso terkena panah yang tidak pernah berhenti datang.
"Ingat Huan Long. Aku akan membalaskan dendam ini." Kata Ferguso kemudian tubuhnya menjadi cahaya dan menghilang.
Eduardo melotot kepada Huan Long kemudian badannya juga menjadi cahaya dan menghilang.
Melihat kedua pria menjadi cahaya Huan Long berkata. "Tidak semudah itu kalian bisa membunuhku."
"Tooottt." "Tooottt." Huan Long mendengar suara terompet dan melihat sebuah pemberitahuan muncul.
"Event war telah berakhir. Selamat kepada pemain Huan Long karena telah berkontribusi dalam event war. Anda mendapatkan perang +900,000 Exp."
"Level up." "Anda mendapatkan 20 poin." "Level up." "Anda mendapatkan 20 poin." "Level up." "Anda mendapatkan 20 poin."
"Semuanya kembali ke tenda." Teriak Zhuge Liang. Semua prajurit mundur dan kembali ke tenda. Huan Long juga mengikuti Zhuge Liang dan kembali ke tenda.
Setelah sampai di tenda Zhuge Liang melihat semua prajurit dan berkata. "Kerajaan Zhou kita dan kerajaan Shi setuju untuk melakukan gencatan senjata." Mendengar kata Jendral Zhuge banyak prajurit yang menghela nafas lega.
"Terimakasih untuk kalian semua karena telah bersedia berperang selama 7 hari ini." Kata Zhuge Liang.
"Para utusan beri mereka imbalan sesuai kontribusi mereka." Kata Zhuge Liang.
"Baik." Balas beberapa orang.
"Huan Long, Ferdy ikuti aku." Huan Long melihat seorang pria berjalan mengikuti Zhuge Liang.
"Sepertinya dia sama sepertiku di tunjuk sebagai kapten squad." Gumam Huan Long mengikuti Zhuge Liang.
Tidak lama kemudian Huan Long berada di tenda Zhuge Liang bersama seorang pria.
"Terimakasih, karena kalian berdua. Kita bisa bertahan sampai saat ini." kata Zhuge Liang.
"Anda terlalu memujiku Jendral." Kata pria.
"Jika bukan karena Jendral menunjukku sebagai kapten sebuah squad. Aku juga tidak akan bertahan sampai saat ini." Balas Huan Long.
Mendengar jawaban kedua pria Zhuge Liang tersenyum dan berkata. "Ini hadiah untuk kalian berdua." Zhuge Liang memberikan dua kantong kain kepada Huan Long dan pria.
Huan Long melihat isi kantong yang tidak lain adalah kepingan emas dan berkata. "Terimakasih Jendral Zhuge. Jika tidak ada hal lain maka aku akan pergi."
"Kamu ingin pergi kemana." Tanya Zhuge Liang.
"Kota Twice, aku ingin bertemu walikota Zhou Li." Jawab Huan Long.
"Baiklah kalau begitu, jika dimasa depan kamu memiliki waktu datanglah di kota Sun untuk menemuiku." Kata Zhuge Liang.
"Baik Jendral." Balas Huan Long keluar dari tenda.
Saat keluar dari tenda, Huan Long melihat puluhan prajurit yang berkumpul. "Squad 11 terimakasih karena bersedia bertarung bersamaku selama perang." Kata Huan Long.
"Kami juga berterimakasih kepada Kapten Huan Long. Jika bukan karena kapten, kita semua tidak akan bisa hidup sampai saat ini." Balas semua prajurit.
Huan Long melihat prajurit yang hanya berjumlah 50 dan tersenyum kecut. "Jika dimasa depan kita memiliki kesempatan bertempur bersama. Aku akan menjadi kapten kalian sekali lagi, dan tidak akan membiarkan dari kalian mati."
"Terimakasih kapten, kami semua menunggu hari dimana kita bisa bertempur bersama lagi." Balas semua prajurit.
"Jika begitu kalian bisa bubar." Kata Huan Long. "Bruak." Semua prajurit memberi Hormat kepada Huan Long sebelum bubar.
Melihat prajurit bubar, Huan Long berjalan menuju tendanya. Pria yang melihat Huan Long pergi bergumam. "Dia pria yang menarik, tapi sayang sekali dia hanya di peringkat Expert."
Saat kembali ke tendanya, Huan Long melihat Zho Xin dan 9 orang. "Ayo kita kembali ke kota Twice."
"Baik ketua." Balas Zho Xin dan yang lain.
Keesokan harinya Huan Long tiba di kota Twice. Huan Long, Zho Xin dan yang lain langsung menuju rumah walikota Zhou Li.
Melihat sebuah rumah mewah, Huan Long berhenti dan berjalan masuk ke dalam di ikuti Zho Xin dan 9 orang lain.
"Oh, kalian kembali." Kata Zhou Li melihat Huan Long, Zho Xin dan 9 orang lain.
"Maaf walikota, 10 orang pengawalmu gugur di medan perang." Huang Long melihat Zhou Li.
Mendengar kata Huan Long, Zhou Li menghela nafas. "Perang selalu menimbulkan korban jiwa, jika tidak menimbulkan korban jiwa bukanlah perang namanya."
"Kalian semua pasti lelah, beristirahatlah dulu. Aku ingin berbicara berdua dengan Huan Long." Kata Zhou Li.
"Baik walikota." Balas Zho Xin dan yang lain.
"Aku baca surat dari Lin Xi bahwa kamu berkontribusi sangat besar dalam perang dan kamu juga ditunjuk menjadi kapten oleh Jendral Zhuge Liang." Kata Zhou Li.
"Benar walikota. Aku ditunjuk sebagai kapten oleh Jendral Zhuge." Balas Huan Long.
Zhou Li tersenyum kemudian memberikan sebuah buku dan lencana kepada Huan Long. "Anggap ini sebagai hadiah pertemanan kita dan karena kamu telah membawa Zho Xin kembali dengan selamat."
"Exp +20,000." "Anda mendapatkan 10 poin Reputasi. Anda akan dihormati saat bertemu dengan seorang yang tingkatnya setara dengan anda."
'Terimakasih Walikota." Huan Long tersenyum.
"Jika kamu lelah, istirahatlah Huan Long." Kata Zhou Li.
"Maaf jika merepotkan walikota." Kata Huan Long.
"Haha, kamu tidak merepotkanku." Zhou Li tertawa.
5 menit kemudian Huan Long berada di sebuah kamar dan melihat sebuah lencana. "Info lencana." Gumam Huan Long.
"Lencana walikota Zhou Li. Saat menunjukan lencana di dalam kota Twice, anda akan diperlukan layaknya tamu terhomat."
"Saat ini aku sudah memiliki dua lencana dan 20 poin reputasi." Kata Huan Long. Huan Long melihat sebuah buku dan melihat infonya.
"Skill Ki Sword tingkat Expert. Dapat membuat pedang dengan ki/mana. Damage yang diberikan oleh tebasan sword ki akan meningkat 4x lipat. Konsumsi 40 mana/ki setiap satu menit menggunakan. Pelajari YA/TIDAK."
"Skil tingkat Expert lebih bagus dari pada skill tingkat Advance. Meski penggunaan mana/ki lebih besar." Kata Huan Long lalu mempelajari skill. Buku menjadi cahaya dan masuk ke dalam kepala Huan Long.
Huan Long membuka matanya kemudian berdiri dan melihat tangan kanannya. "Wusshhh." Sebuah pedang biru tiba-tiba muncul di tangan Huan Long.
"Jika bertemu dengan Ferguso lagi, aku tidak akan kalah. Terlebih lagi aku sudah level up banyak." Huan Long tersenyum.
"Tabel status." Kata Huang Long kemudian status muncul di depannya.
Nama : Huan Long
Usia : 15 tahun
Level : 47 next level (21,000/47,000) exp
Tingkat : Expert
Ras : Manusia
Kekuatan : 790
Agility : 790
Vitalitas : 790
Stamina : 700/790
Ki/Mana : 750/790
Poin : 760 > 0
Money : 1.330 keping emas 60 keping silver
Melihat statusnya Huan Long berkata. "Berkat mengikuti event perang. Aku level up 46 kali dan mendapatkan seribu keping emas. Jika aku bermain aman dan hanya menjalankan misi di sebuah kota. Mungkin aku sekarang hanya level belasan dan mendapatkan puluhan keping emas." Kata Huan Long.
"Besok aku akan pergi ke ibukota memberikan surat kepada putri Han Lee." Kata Huan Long melihat surat di penyimpanannya.
"Untuk saat ini aku akan beristirahat." Kata Huan Long berbaring di ranjang.
Keesokan harinya Huan Long berada di gerbang kota dan melihat Zho Xin serta 9 orang. "Aku akan pergi."
"Hati-hati ketua." Balas Zho Xin dan yang lain. "Hiya." Huan Long mengendarai kuda.
2 hari telah berlalu, saat ini Huan Long melihat sebuah kota di depannya. "Akhirnya aku tiba juga di Ibukota." Kata Huan Long masuk ke kota.
"Aku tidak tahu butuh waktu berapa lama jika ingin menyelesaikan semua misi di ibukota." Kata Huan Long melihat suasana di jalanan ibukota yang ramai.
"Hei bro, dimana lokasi akademi Paladin." Huan Long bertanya kepada seseorang.
"Kamu lihat bangunan besar kedua itu. Itu adalah akademi Paladin." Balas pria.
"Terimakasih bro." Kata Huan Long berjalan ke arah akademi Paladin.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Restu Jr.
Ferdy Sam...
2024-07-04
0
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Ini ku kasih tau ya yang bingung, Setiap ranah itu memiliki 99 Level, Dan kalau mc naik ke ranah yg lebih tinggi levelnya akan balik ke 1 tapi untuk meningkatkan level semakin tinggi ranah mc semakin banyak Exp yg di butuhin
2023-01-30
2
King
👍
2022-11-13
0