"Baiklah, aku akan membeli banyak kain di tokomu." Huan Long tersenyum dan menaruh 100 keping emas kedalam penyimpanan lalu berjalan keluar toko.
Melihat Huan Long pergi Feng Yi berkata. "Aku yakin suatu saat dia bisa membuat pakaian tingkat epic."
Huan Long melihat sebuah toko dan masuk ke dalam. Huan Long melihat seorang pria paruh baya dan berkata. "Aku ingin membeli skill tingkat Advance." Pria paruh baya melihat Huan Long kemudian mengambil beberapa buku.
"Ada 5 buku tingkat Advance." Kata pria paruh baya menunjukan 5 buku kepada Huan Long. Huan Long melihat-lihat Info buku dan tatapannya terfokus pada salah satu buku.
"Skill Tiger Fist tingkat Advance. Damage yang diberikan akan 2x lipat saat menggunakan tinju harimau. Konsumsi 30 mana/ki setiap kali menggunakan. Pelajari YA/TIDAK."
"Berapa harga buku ini." Tanya Huan Long.
Pria paruh baya melihat buku dan berkata. "110 keping emas.
"Mengapa sangat mahal, bukankah biasanya harga rata-rata buku tingkat advance 100 keping emas." Balas Huan Long.
"Buku in sangat langka di kota tingkat menengah. Jadi wajar jika harganya sedikit mahal." Balas pria paruh baya.
Huan Long tersenyum kecut kemudian memberikan 110 keping emas. Pria paruh baya mengecek jumlah uang kemudian memberikan buku kepada Huan Long.
Huan Long menerima buku kemudian berjalan pergi. "Aku ingin lihat seperti apa teknik ini." Huan Long kemudian berjalan keluar dari kota.
10 menit kemudian Huan Long berada di tempat sepi dan berkata. "Pelajari." Buku menjadi sinar cahaya dan masuk ke dalam kepala Huan Long.
"Baiklah, mari kita coba teknik ini." Kata Huan Long kemudian berteriak. "Tiger Fist." "Woaarr." Bayangan harimau muncul dibelakang Huan Long. "Buzzz." Hembusan angin kencang muncul akibat tinju Huan Long.
"Sungguh luar biasa. Pantas saja game ini sangat populer." Huan Long takjub dengan kemampuan yang dia pelajari.
"Semakin tinggi tingkat player. Player akan semakin kecanduan bermain game ini." Gumam Huan Long.
"Baiklah. Aku akan kembali ke kota dan menyelesaikan misi." Kata Huan Long kemudian berjalan ke arah kota.
Beberapa hari telah berlalu, Huan Long yang sedang membuat senjata melihat pemberitahuan muncul di depannya.
"Karena game sudah berjalan selama 30 hari. Maka event contest akan segara dimulai. 24 jam dari di setiap kota akan di adakan tournament bela diri. Semakin tinggi peringkat yang anda dapatkan, semakin bagus hadiah yang akan anda terima."
Saat membaca Pemberitahuan Huan Long tersenyum. "Aku tidak yakin dengan tingkatku sekarang bisa masuk ke dalam 10 besar. Tapi aku coba untuk ikut tournament besok." Huan Long melanjutkan membuat senjata.
9 jam kemudian Huan Long berada di sebuah kamar dan berkata. "Tabel status." Sebuah tabel kemudian muncul di depan Huan Long.
Nama : Huan Long
Usia : 15 tahun
Level : 31 next level (1000/3100) exp
Tingkat : Advance
Ras : Manusia
Kekuatan : 395
Agility : 395
Vitalitas : 395
Stamina : 305/395
Ki/Mana : 395/395
Poin : 450 > 0
Money : 90 keping emas 50 keping silver
Melihat statusnya Huan Long berkata. "Dengan levelku yang sekarang aku mungkin hanya bisa masuk 20 besar. Tapi beda cerita jika aku memakai item tingkat Rare yang aku buat." Huan Long menyeringai dan melihat pakaian serta sarung tangan yang berada di penyimpanan.
"Sarung tangan ini memberiku tambahan kekuatan 33 poin dan efek khususnya seseorang yang memakainya dapat mengendalikan elemen angin. Pakaian yang aku buat menambahkan 33 poin vitalitas dan efek khususnya baju ini dapat memantulkan 30% damage yang aku terima." Huan Long menyeringai.
"Baiklah, waktunya istirahat agar besok aku bisa bertarung dengan kondisi fit." Kata Huan Long berbaring di ranjang dan memejamkan matanya.
Keesokan harinya Huan Long berada di alun-alun kota dan melihat ribuan orang yang berkumpul. "Banyak sekali orang, apakah mereka semua akan ikut tournament." Kata Huan Long berdiri di tengah banyak orang.
Huan Long melihat sebelas pria naik ke sebuah arena yang sebesar 10x10 meter. "Tournament kali ini dibagi menjadi 2 kelompok. Yaitu kelompok remaja dibawah usia 30 tahun dan kelompok orang dewasa di atas 30 tahun." Kata pria berkumis.
"Bagi kalian yang umurnya masih belum mencapai 30 tahun dan ingin mengikuti tournament naik ke sini untuk mendaftar dan untuk orang dewasa yang melebihi umur 30 tahun tunggu giliran kalian." Kata pria berkumis.
Huan Long melihat beberapa orang naik ke arena dan menyentuh bola putih yang di pegang 10 pria." "Umur 16 tahun. ini nomormu." Pria memberikan peserta nomor.
"Game ini menarik, mempunyai sebuah alat yang bisa mendeteksi umur seseorang." Kata Huan Long.
10 menit kemudian Huan Long naik ke arena dan menyentuh bola putih. "Umur 15 tahun. ini nomormu." Huan Long mengambil nomor dan turun dari arena.
"Nomor 91." Kata Huan Long melihat nomor yang dia dapat.
30 menit kemudian Huan Long melihat pendaftaran tingkat remaja berakhir, dan berlanjut pendaftaran tingkat dewasa. "Sepertinya peserta yang ikut tournament di kota ini berjumlah ratusan." Gumam Huan Long.
20 meni kemudian Huan Long melihat pendaftaran tournament sudah selesai dan pria berkumis yang berdiri di tengah arena berkata. "Peserta dengan nomor urut 1,11,21,31,41,51,61,71,81,91 silakan naik ke arena."
"Eh, ternyata aku bertanding pertama kali." Kata Huan Long naik ke arena. Saat berada di arena Huan Long melihat 9 peserta dan bergumam. "Aku harap tidak ada tingkat Expert di antara mereka."
"Peraturan tournament kali ini sederhana. Kalian bersepuluh bertarung dan 1 peserta yang bertahan sampai akhir dialah pemenangnya." Kata pria berkumis.
Mendengar kata pria berkumis seseorang berbicara. "Apa boleh kita menggunakan senjata."
"Peserta diperbolehkan menggunakan senjata apapun. Namun pembunuhan dilarang, jika seseorang sengaja membunuh lawan. Maka dia akan dieliminasi." Kata pria berkumis.
Mendengar kata pria berkumis Huan Long bergumam. "Maksud pria berkumis adalah player tidak diperbolehkan membunuh npc yang mengikuti tournament."
"Baiklah, apa kalian siap." Kata pria berkumis.
Mendengar kata pria berkumis Huan Long memakai sarung tangan buatannya.
"Pertandingan dimulai." Kata pria berkumis kemudian menghilang dari arena.
Setelah pria berkumis menyatakan pertandingan dimulai Huan Long melihat seorang peserta melesat ke arahnya. Huan Long mengambil napas kemudian melesat ke arah peserta dan memukul perutnya. "Ughhh." "Bruakk." Peserta melesat keluar dari arena terkena pukulan Huan Long.
"Huhh." Huan Long melompat ke samping saat melihat seorang peserta mengayunkan pedang ke arahnya.
"Cari mati." Kata Huan Long melesat ke arah peserta kemudian menendang perutnya. "Bukk." "Ughh." Melihat peserta masih berdiri setelah terkena tendangannya, Huan Long kemudian memukul wajah peserta. "Ugghh." Peserta terjatuh setelah terkena pukulan Huan Long.
Melihat peserta yang hendak berdiri Huan Long menginjak perutnya. "Ahhh." Peserta menjerit kemudian tubuhnya bersinar dan menghilang. Huan Long berbalik dan melihat hanya tersisa 4 orang termasuk dirinya yang berdiri di arena.
"Sepertinya aku tidak perlu untuk menunjukan skillku." Kata Huan Long kemudian melesat ke arah seorang peserta.
Melihat Huan Long melesat ke arahnya peserta mengayunkan pedangnya ke arah Huan Long. Huan Long mengindar kemudian meninju perut peserta. "Bukkk." "Uhhh." Peserta terlempar keluar arena.
Huan Long berbalik dan melihat dua peserta yang tersisa sedang bertarung. "Crash." "Aahh." Huan Long melihat salah satu peserta menjadi sinar cahaya dan menghilang.
"Kemarilah." Kata peserta melihat Huan Long. Melihat peserta memprovokasinya Huan Long mengambil pisau yang tergeletak di arena dan melemparkan ke arah peserta. "Cepp." "Ahhh." Pisau menancap di jantung peserta. Peserta yang tertancap pisau menjadi cahaya dan menghilang.
"Pemenangnya nomor 91." Kata pria berkumis naik ke arena.
"Sepertinya keberuntunganku bagus." Huan Long tersenyum dan berjalan turun dari arena.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Anggi Ky
epic glory
2024-05-28
1
Don T
itu bukannya dilarang thorii? membunuh dengan sengaja... 🤔
2023-08-23
0
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Mantapp
2023-01-30
1