Episode 5 : Melenyapkan gadis kecil.
***
Di kediaman Alexander Grey, tepatnya di kamar pribadinya,
Sedari tadi Kiara hanya berbicara sendiri dalam tidurnya, sembari merentangkan tangannya dan melebarkan kakinya seperti sedang terbang, karena dalam mimpinya yang aneh dia memang sedang terbang bersama makanan yang ia suka.
“Nyam, enak sekali, disana ada ice cream, syuuu …” Kiara tersenyum lebar sekali setelah menemukan ice cream di mimpinya, dia segera meraih ice cream dingin yang juga lebih besar dari tubuhnya, dia menggigit ice cream itu kuat sekali.
“Ahhh!” Alexander harus menahan rasa sakit karena tiba-tiba saja gadis aneh yang ia bawa pulang meraihnya dan menggigit nya sampai membiru.
“Umm,” Kiara memundurkan wajahnya sejenak, tetapi matanya terpejam, “Kenapa ice cream ini rasanya pahit?” serunya lagi menghempaskan ice cream yang baru ia raih dan terbang ke tempat lain untuk mencari makanan yang lain.
“Haruskah aku melenyapkan wanita ini malam ini? Berani-beraninya dia menggigitku dan mengatakan aku pahit!” geram Alexander dengan wajahnya yang serius, seumur hidup belum pernah ada orang bernai menggigitnya seperti barusan.
Tetapi saat Alexander hendak merencanakan melenyapkan gadis aneh yang ia bawa pulang itu terdengar suara Layla memanggilnya.
“Alexander, aku sudah datang, aku masuk ya,” seru Layla tersenyum riang memegang gagang pintu kamar Alexander dan hendak membukanya.
Layla yang begitu bersemangat itu memang sudah sampai di kediaman pribadi Alexander dan dengan cepat berlari ke kamar pribadi Alexander.
“Kau beruntung gadis aneh!” ketus Alexander langsung melepaskan piyamanya juga membuka kancing baju Kiara, setelah itu dia dengan sigap mencium Kiara yang sedang bahagia bersama makanan favoritnya dalam mimpi.
“Cklek!” Pintunya telah dibuka oleh Layla dan apa yang ia lihat pertama kali di dalam kamar Alexander adalah sesuatu yang sangat menyakitinya, untuk kesekian kalinya dia harus melihat pemandangan seperti ini.
Layla terdiam, dia langsung menunduk, tubuhnya bergetar hebat dan dia langsung mundur dan menutup pintu itu lagi, “Alexander, aku, aku akan berpura-pura tidak melihat ini lagi, hubungi aku jika kau sudah bisa diajak bicara dengan baik,” suara bergetar Layla terdengar dari balik pintu.
Alexander tahu jika sekarang Layla sedang menahan tangisannya, suaranya yang bergetar dan pelan itu memberitahukan segalanya.
Layla langsung pergi dan berlari keluar dari kediaman Alexander, rasanya sakit sekali melihat orang yang kita cintai bersama orang lain, dan yang lebih sakit adalah bahwa Layla tidak tahu alasannya mengapa dia harus disakiti seperti ini.
Setelah Alexander memastikan Layla telah pergi, dia menghentikan aksi pura-pura nya dan menjauhkan dirinya dari Kiara, dia mengenakan lagi piyamanya dan berjalan kearah balkon kamarnya, dia memandang langit gelap yang bertaburan bintang, dia menghisap rokok lagi dan terdiam untuk waktu yang lama di tempat itu.
Entah apa yang sedang ia pikirkan tetapi hanya ialah yang tahu akan hal itu.
***
Jika kalian menemukan kesalahan ketik, nama yang salah dan lain-lain, tinggal di komen saja ya, akan langsung author perbaiki.
Btw ini novel lama author, jadi penulisannya masih sangat buruk dan kaku, maafkan author untuk itu yaa 😭
Untuk informasi selanjutnya, novel ini akan update setiap hari jam 00:00
Karena sudah banyak episode jadi mungkin akan kreji up setiap hari.
Terimakasih banyak.
Salam
Author Joy
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 233 Episodes
Comments
Devi Ariyani
gemesin bgt kiara wkwkwk
2023-10-07
2
Devi Ariyani
nyari perkaraa 😂😂😂
2023-10-07
0
Irra Ajahh
mampir LG thor
2023-09-08
2