"Apakah kita harus menunggu player lain atau langsung masuk?"
Sebuah pertanyaan keluar begitu saja dan entah siapa yang mengatakan nya. Tapi itu sudah cukup untuk membuat keributan di antara ribuan player yang tersisa.
"Tentu kita haru menunggu lebih banyak player, kita tidak bisa meremehkan guild hidra walaupun 6 kepalanya sudah di habisi" Pendapat renger hitam yang baru saja kembali dari kematian.
"Tidak kita tidak bisa membuang waktu lebih lama lagi, entah siapa yang tahu kapan gadis itu akah mengaktifkan detonatornya" Balas si pria berbaju besi dengan suara yang sangat keras seakan ingin meyakinkan semua orang bahwa mereka tidak memiliki banyak waktu.
Namun tujuan nya tentu berbeda dia hanya ingin mengambil seluruh riset yang ada didalam gua persembunyian hidra untuk diri nya sendiri.
'jika terlalu banyak orang yang ikut entah apa yang tersisa untuk ku, perang ini telah membuat ku sangat rugi' Kepala di balik helem besi nya seakan ingin meledak ketika menghitung nilai kerugian yang dialami.
Mega Mother ship USS univers ciptaan yang paling dia banggakan hancur tak berbekas. Blum lagi seluruh armada yang di kerahkan semua musnah. Dari 2,5 juta pasukan aliansi kini hanya tersisa kurang dari 2 ribu.
"Apa peduli mu, orang yang memanfaatkan perang untuk keuntungan pribadi" Balas seorang wanita memakai kostum ranger putih dengan nada yang sangat menghina.
"Haaaaa? Kau yakin menanyakan hal seperti itu? ini adalah game bertema perang akan selalu ada pertempuran jika kau sangat menyukai npc bermain game simulasi kencan Saja dan nikahi npc yang sangat kau cinta itu"
Balas pria berbaju besi tidak mau kalah.
Aliansi super Sentai adalah kelompok pecinta npc di dww3 online, banyak kelompok seperti ini di dunia virtual, karena kecanggihan AI sekarang seorang npc tidak berbeda dengan manusia asli.
Perdebatan terus berlangsung hingga sempat terjadi kericuhan,tapi akhirnya kesepakatan menunggu 4 jam menyelesaikan semua nya.
\\\*
"Apa yang mereka lakukan? Malah ricuh sendiri didepan rumah orang lain seperti itu"
Suara nya terdengar sangat kesal ketika melihat layar hologram di depan nya,sudah tidak sabar menunggu kedatangan tamunya.
"Tsk ,Masuk saja orang-orang bodoh aku sudah menyiapkan segala nya kalian tahu!!!"
Kekesalan nya semakin bertambah ketika dia mengingat apa yang telah di lakukan 6 hari terakhir ini.
Menyuruh belchers mendekorasi ulang seluruh tempat persembunyian hidra ditambah sebuah ruangan tahta.
Menyuruh viper dan mamba untuk memasang jebakan agar hanya menyisakan beberapa saja dari penyusup.
Dan menyuruh python menulis naskah yang akan dibaca oleh raja terakhir.
Ya yang dilakukan nya hanya menyuruh orang lain
"Uhuhuhu aku benar-benar tidak menyangka python bisa menulis naskah sebagus ini, padahal selama aku mengenal nya hanya suara gorila yang sedang kawin saja yang keluar dari mulut nya" Senyum menebar di wajah gadis itu ketika melihat ketika melihat kertas naskah yang ditulis oleh teman nya.
Viper yang berbeda di samping gadis itu pun ikut heran, namun keheranan nya berbeda
'bagaimana seseorang setinggi 70 meter bisa menulis dengan pena dan selembar kertas?'
Dilihat dari tulisan yang sangat inda tentu bukan dari pengetikan otomatis.
Ketika dia menanyakan hal ini pada kepala yang lain mereka, tidak ada yang mengatakan telah membantu python, Dan python tidak bisa mengecilkan tubuh nya.
'mungkin ini akan menjadi misteri yang tidak bisa di pecahan kan'
Viper memutuskan untuk tidak memikirkannya lagi.
Booom, ratatatata
"Uaaaaaa"
"Tolong tolong"
"Kyaaaaaaa"
Tiba-tiba suara tembakan dan teriakan mulai bersahutan
"Bukankah ini simfoni yang indah?"
Dia terlihat sangat senang mendengar teriakannya diluar, kedua tangannya nya berputar putar sambil menunjuk seperti seorang konduktor yang sedang memimpin orkestra.
\\\
35000 player kembali masuk kedalam game,jumlah yang sangat sedikit dibandingkan dengan awal perang 1,2 juta player. kebanyakan dari mereka menyerah karena level yang terus berkurang.
Dan sisanya berpikir apa yang akan mereka dapat kan tidak sepadan dengan kerugian yang dialami.
Semakin dalam mereka masuk semakin bertambah korban yang berjatuhan.
Dari jebakan clasik seperti sebuah lubang dalam yg di penuhi jarum tajam di dasar nya, bom yang di letakan secara strategis hingga kloning Para kepala dan robot titanium cair yang sangat sulit untuk dilawan.
Didepan sebuah gerbang tempat pasukan aliansi beristirahat.
"Siaaal hanya tersisa segini saja?"
Bentak renger merah melihat pasukan yang tersisa kurang dari 20
"Apa kita benar benar bisa mengalahkan 2 kepala yang tersisa hanya dengan pasukan segini?"
Tanya renger kuning melihat sisa pasukan yang telah kehilangan semangat.
"Tapi tidak ada cara lain bukan? Kita tidak bisa kembali"
Renger biru ingin mengingatkan apa yang akan terjadi jika kalah dalam perang ini.
"Apa maksudnya mu tidak bisa kembali? Kau ingin menyerang mereka dengan pasukan seperti ini?, Tidak bisa aku dan pasukan ku akan pergi"
Berbeda ketika perdebatan di luar gua si baju besi menyarankan untuk bergegas, tapi sekarang seakan tidak peduli lagi pada perang ini.
' semua yg ku ingin kan sudah kudapat dengan semua ini kerugian yang ku alami dapat pulih dengan mudah, jadi tidak ada yang perlu kulakukan lagi di sini'
Perlahan wajah yang ditutup helem itu tersenyum lebar.
"Kau pasti senang mendapat semua riset teknologi hidra bukan?"
Namun seakan dapat melihat semua renger pink menatap tajam si baju besi.
"Tsk itu bukan urusan mu ayo kita pergi"
Baju besi sudah tidak peduli dengan perang ini dia siap meninggalkan aliansi dengan pasukan nya yang tersisa.
"Tunggu walaupun kau sudah mendapatkan apa yang kau inginkan tapi itu tidak akan berguna jika dunia ini hancur"
Ranger biru kembali mengingat kan tapi baju besi masih tak peduli
"Hahaha apa kalian orang idiot yang berlagak menjadi pahlawan benar benar percaya semua ini?"
Pria berbaju besi memegang perutnya seakan tidak kuat menahan tawa.
"Bom di dalam inti bumi? Dunia yang akan hancur? Omong kosong walau pun itu benar tidak mungkin perempuan itu berani melawan skylime net menang nya siapa dia?"
Ucap baju besi itu dengan sangat yakin.
"Sigh kau berpikir seperti itu karena tidak pernah berhadapan langsung dengan dia bukan?"
Seakan ingin membalas makian si baju besi Ranger pink menjawab dengan nada menghina.
Si baju besi tidak percaya dengan rumor kekejaman kepala nomor satu hidra dia berpikir itu semua hanya dilebih lebihkan.
Karena semua video tentang serangan boa yang dia tonton telah di filter dan tidak menampilkan detail kekerasan.
Tapi berbeda untuk orang yang pernah bertemu dengan nya.
Mereka akan langsung muntah di tempat jika mengingat gadis itu.
Belum lagi efek buruk ketika nama nya disebutkan.
Ketika siapa saja menyebutkan namanya di depan npc maka npc itu akan membunuh orang itu.
Ketika rumor menyebar jika boa akan mengunjungi suatu kota, maka hanya butuh beberapa jam untuk menjadikan kota itu tak berpenghuni, tak ada yang tahu pergi kemana semua penghuni nya.
"Bah kalian terlalu melebih-lebihkan"
Pada akhirnya mereka kembali berdebat.
[Sistem keamanan telah aktifkah semua jalan keluar telah di blokir]
[Sistem penghancuran diri telah di aktifkan harap segera meninggalkan benteng dalam
30 menit]
Seakan tidak ingin tamu nya pergi, atau sudah muak menunggu boa melakukan semu itu.
"Pintu keluar sudah di tutup dan kita hanya punya waktu 30 menit, tidak ada cara lain kita harus melanjutkan"
Seakan telah menang debat ranger merah memandang rendah si baju besi.
"Cih jangan sombong kau"
Walaupun merasa sulit untuk menerima baju besi hanya bisa mengikuti
\\\*
Perlahan gerbang itu terbuka.
suara yang khas seperti engsel pintu yang tidak diberi pelumas memenuhi ruangan.
Dan ketika daun pintu membentur dinding.
Woooos api menyala dari ratusan obor berbentuk ular di setiap dinding.
Seakan mempersilahkan tamu untuk masuk.
Suasana semakin mencekam karna para pasukan aliansi terus waspada mereka khawatir jika ada jebakan lain atau pasukan musuh yang menyergap,Namun tidak ada hal apapun yang terjadi.
[Waktu tersisa 20 menit]
"Sial jika kita bergerak seperti kura kura kita hanya akan berakhir diledakan"
Bentak si baju besi .
Ketika para pasukan lain melihat waktu yang tersisa mereka mulai berlari ke ujung lorong.
Dan ketika mereka melihat gerbang di ujung lorong mereka tidak peduli dan langsung mendobrak nya.
Braaak
Ketika pintu terbuka sebuah ruangan yang sangat megah terlihat.
Perhiasan berserakan dimana-mana seakan tidak ada harganya.
Tumpukan cash menjulang tinggi. semua itu adalah harta rampasan dan hasil dari perdagangan senjata. Jika pasukan aliansi di tanya apakan mereka pernah melihat cash sebanyak itu? Jawaban nya semua sama : tidak.
Dan di antara semua tumpukan itu ada tumpukan yang sengaja di bentuk sebuah kursi dan di atasnya duduk seorang gadis mengenakan ss black uniform beserta visor hat di kepala nya.
Dan seorang wanita cantik berambut hijau yang berdiri di samping nya.
"Boa"(renger merah)
Mendengar nama itu seketika pasukan yang dari tadi mengagumi harta yang begitu banyak langsung tersadar.
"ANGKA TANGAN"
teriak semua orang serempak.
Namun dua wanita yg dari awal berada di ruang itu hanya melihat mereka dengan tatapan kasihan.
\\\\*
1st head boa aka the children of chaos.
"Satu hal yang selalu ku katakan pada diriku sendiri saat bermain game 'aku yang memainkan game bukan game yang memainkan ku"
Di depan nya berdiri 17 pemain yang siap mengambil kepalanya nya.
"O~ hohohoho Selamat para pahlawan akhirnya kalian bisa sejauh ini"
Kata kata yang selalu di ucapkan raja terakhir di game dan novel fantasi.
Para pasukan aliansi hanya bisa menatap tingkah boa dengan bingung.
Sedang kan viper hanya menutup wajah nya yang memerah.
'apa benar benar dia pemain paling kejam di dww3 online?'
Mungkin itu yang ada di dalam pikiran semua orang.
Tapi berbeda dengan para super Sentai, mereka telah berhadapan dengan boa berkali kali bahkan sebelum guild hidra terbentuk.
"Tutup mulutmu Pel*cur serahkan detonator itu segera"(Ranger merah)
"Oh selalu tidak sabar seperti biasa red renger"
Kemudian boa mengambil sebuah bungkus rokok dari saku dada nya.
Lalu ia menyalakan satu batang dan menghisapnya dengan dalam.
Seakan ingin menggoda dia menyilangkan kaki kanan nya di atas kaki kiri walau yg dia pakai celana panjang itu sudah cukup menjadi pembangkitkan hasrat .
Para lelaki yang melihat itu langsung menelan ludah.
"Berhentilah bertingkah cepat serahkan detonator itu"
Giliran Si baju besi ikut tidak sabar.
Sebenarnya dari tadi baju besi hanya memandang harta diruang itu tapi ia tersadar ketika melihat waktu yang tersisa.
"Heeeem jadi kau yang bernama copper man"
Kata boa setelah melihat baju yang di gunakan orang dihadapan nya.
"Nama ku bukan copper man apa kau melihat baju ini terbuat dari tembaga?"
Balas si baju besi dengan kesal sambil memamerkan bajunya.
"Oh maaf tapi nama iron man terlalu suci untuk orang seperti mu"
Mendengar perkataan yang merendahkan,si baju besi sudah kehabisan akal dia berusaha menyerang tapi renger putih menghalangi nya.
"Sudah cukup boa, ini sudah berakhir menyerah lah, kau tidak bisa melakukan ini terus sudahlah terlalu banyak penderi..."
Sebelum Ranger putih menyelesaikan kalimat nya tiba tiba renger red lari ke depan
"Astroblasteeeeeer"
Teriaknya sambil menembakan senjata yang khusus digunakan oleh para super Sentai.
Booooooom
Ledakan yang sangat besar,seketika ruangan itu menjadi berantakan cash berterbangan bagai daun yang berguguran.
Astroblaster ada kekuatan ultimate para seper Sentai selai robot dan megazord, jika digunakan maka pengorbanan yang harus ditanggung adalah penurunan 10 level.
"Hahaha akhirnya aku membalas dendam mu teman"
Teriaknya sambil melihat ke atas seakan ingin memberitahukan pada seseorang yang jauh.
\\\
Ranger merah Teringat oleh kejadian paling mengerikan yang pernah ia alami.
Di kantor pusat super Sentai yang di ketuai oleh seorang npc sekaligus teman yang membantu red dari awal permainan hingga akhirnya ia menjadi renker.
Red dan seorang asisten wanita yang telah membuat red jatuh hati sedang berdiskusi sesuatu dengan si ketua.namun fokus mereka terganggu karna seseorang mengatakan bahwa ketua mendapatkan sebuah bingkisan.
Dan ketika bingkisan di bukan,wajah ketua itu langsung memutih, kejadian itu membuat red penasaran tentang isi kotak itu. Namun ketika ketua menjatuhkan kotak itu rasa penasaran red terjawab. Isi kotak itu adalah kepala istri dan dua putranya. Dan juga sepucuk surat
Itulah isi surat nya. ketika red sedang mencerna apa yang telah terjadi tiba tiba suara letusan senjata terdengar ketika red melihat ke asal suara,si ketua sudah jatuh dengan tangan menggenggam piston dan kepala yg berlubang. Belum cukup sampai disana tiba tiba markas itu di bom,red dan si wanita terjebak kaki mereka terjepit beton, si wanita mulai menangis karna rasa sakit yang dialami walaupun ingin menolong red pun tidak bisa melakukan apa pun.
Sedangkan Diluar terdengar suara tembakan dan ledakan terus-menerus.
'sial sebenarnya apa yang terjadi'
Ditengah kebingungan mereka mendengar suara langkah yang mulai mendekat, mereka berpikir akhirnya bantuan telah datang tapi ia salah, yang menghampiri mereka adalah penjahat paling di cari di dww3 online,boa.
"Oh rupanya dia memilih bunuh diri"
Boa berkata ketika ia melihat mayat si ketua lalu pandangan nya beralih pada red, tapi seakan tidak tertarik dia beralih pada si wanita.
"Bukankah kau akan kesepian karena dia pergi meninggalkan mu?"(boa)
"Tidak kumohon ampuni aku kumohon"
Red tidak mengerti apa yang sedang boa bicarakan tapi melihat reaksi si wanita sepertinya ada hubungan nya dengan si ketua.
"Jika aku melepaskan mu bukan kah ini tidak adil?"
Boa mulai berjalan mendekati wanita itu dengan sebuah belati.
"Tidak kumohon jangan mendekat"
Si wanita terus memohon tapi boa tidak peduli.
"Jangan mengganggu nya"
Teriak red tidak tahan melihat perempuan yang ia cintai akan di bunuh.
Namun seakan tidak mendengar teriakan red. Boa mendekatkan belati ke wajah si wanita.
"Gyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa"
Wanita itu terus menjerit merasakan wajah nya tersayat,
"Apakah karena wajah ini laki-laki itu menghianati keluarga nya?"
Boa terus menguliti wajah gadis itu tak mempedulikan teriakan red.
Pada akhirnya red di paksa logout karena gangguan mental.
Ketika red kembali login semua sudah berakhir, markas yang hancur mayat tergeletak di lantai dan sebuah gunung kepala.
Dianta banyak kepala ia melihat satu kepala yang wajah nya tidak memiliki kulit, terlihat tengkorak dan bola mata yang keluar dari lubangnya.
\\\\
"Hoeeeek
Dia langsung muntah ketika mengingat kembali peristiwa itu.
"Berakhir,sudah berakhir dia tidak akan kembali ke game ini lagi"
Itu yang dia pikir
Tapi untuk membunuh iblis terakhir tentu tidak semudah itu
"Sgh kau masih memikirkan kejadian itu yah red"
Boa masih duduk santai di kursi nya dan dikelilingi pelindung transparan keemasan.
Ketika semua orang melihat pelindung itu mereka mulai gelisah.
Chp 04 end
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 270 Episodes
Comments
Chris
Tim baca ulang hadir!🖐️
2021-08-10
2
🐰R@bit ➰eating points💯
hm
2020-10-10
2
🧭 Wong Deso
ngeri ih
2020-08-31
3