Sejak hari itu Dara dan Kendra masih bertemu, mereka janjian di tempat yang Dara pilih karena dia tak mau lagi di antar jemput oleh Kendra.
Dara tak mau Kendra mengambil kesempatan membawanya check-in ke hotel favorite mereka, kalau berada dalam satu mobil.
Seminggu dua kali Kendra rutin menjadwalkan untuk bertemu Dara, dia tak mau lagi mengurangi harnya bersama Dara.
Meski dia mulai frustasi dengan sikap Dara, bukan lagi soal urusan rajang.
Karena Orin selalu memberikannya service bercinta di kamar pribadi yang ada di ruang kerja perusahaannya Kendra atau di hotel, 3 kali dalam seminggu.
^_Kafe D'EAT_^
Dara Andita
Apa kamu belum bosan denganku?
Kendra Wildansyah
Belum sayang.
Dara Andita
Harusnya kamu bosan padaku, karena aku gak bisa kamu ajak ke...
Kendra Wildansyah
Dara! please, jangan bahas itu disini.
Dara Andita
Kenapa? disini gak banyak orang.
Kendra Wildansyah
Aku gak menginginkan itu sayang, aku ingin hubungan kita seperti sebelumnya.
Dara Andita
yang seperti apa? bukankah hubungan kita selalu terjadi diatas ran jang?.
Dara mengucap kata ranjang dengan pelan.
Kendra Wildansyah
Bukan! aku ingin kamu yang ceria, tersenyum padaku, mau aku antar jemput. Aku janji kita gak akan melakukannya jika kamu gak mengizinkanku.
Dara Andita
Apa sekarang kamu jadi butuh izinku?
Kendra mengehela napas.
Kendra Wildansyah
Aku gak akan memintanya, sungguh.
Dara Andita
Kamu pasti masih berhubungan dengan wanita itu dan pasti kalian juga masih melakukannya, jadi berhentilah membujukku.
Kendra Wildansyah
Dara! aku...
Dara Andita
AKU MAU KAMU BOSAN PADAKU!!!
Dara berdiri dari kursinya lalu berjalan pergi begitu saja meninggalkan Kendra.
Kendra mengejar Dara setelah meletakkan beberapa lembar uang di atas meja untuk membayar makanan yang belum tersentuh mereka.
Dara Andita
minta izin, gak akan meminta. Tetep aja yang ada dipikirannya mau bercinta denganku.
*(dalam hati)
Kendra Wildansyah
Dara!! Tunggu sayang.
Dara Andita
Berhenti disana dan dengarkan aku. Mulai sekarang kita PUTUS!.
Deg!
Dara berat untuk mengatakannya tapi mengingat semua yang terjadi dia bertekad mengakhiri semuanya.
Kendra Wildansyah
Nggak! sayang, kita gak bisa putus.
Kendra meneruskan langkahnya mendekati Dara.
Dara Andita
Kamu gak akan dapat apa-apa dariku. Berbahagialah dengan wanitamu itu.
Dara menahan airmatanya yang mengenang agar tak jatuh.
Kendra Wildansyah
Aku akan tinggalkan dia untukmu sayang. Percaya padaku.
Dara Andita
Percaya padamu adalah sebuah kesalahan besar, karena itu membuatku...
*(menitikan airmata)
Kendra Wildansyah
Aku memang salah sayang.
Dara Andita
Ken! biarkan aku melanjutkan hidupku. Sebentar lagi UN, jangan ganggu aku. Dan aku serius mengatakan "KITA PUTUS".
Deg!
Dara berlari dengan tangis yang pecah. Sementara Kendra terdiam mematung di tempatnya.
Kendra Wildansyah
Pikiran kotorku menghancurkan segalanya, Dara meninggalkanku.
Kendra mengusap kasar wajahnya, semakin frustasi dengan apa yang telah terjadi.
Ponsel di saku jas Kendra sudah berdering beberapa kali sejak Dara pergi berlari darinya.
Mita Wildansyah
📞 Ken! kamu dimana? aku perlu bicara denganmu.
Kendra Wildansyah
📞 Katakan saja sekarang.
Mita Wildansyah
📞 Aku mau berbicara langsung bukan by phone.
Kendra Wildansyah
📞 Ok! aku pulang sekarang.
Panggilan Berakhir...
^_Pesan dari Orin_^
Orin Garneta
📩 Sayang! malam ini datang ke rumahku ya.
Kendra Wildansyah
📩 Aku gak bisa, ada urusan.
Orin Garneta
📩 Urusan apa sayang?
Kendra Wildansyah
📩 Urusan dengan Mita!
Orin Garneta
Ckk! Kenapa Ken masih peduli padanya.
Orin marah karena Kendra menyebut nama Mita, karena Orin jelas tahu wanita itu sudah mengkhiatinya sampai sekarang. Karena Mita selalu curhat padanya tentang dirinya dan Romi.
Kendra Wildansyah
Aku haru memberi Dara waktu sampai dia tenang, baru aku menemuinya lagi.
Ken kembali masuk ke dalam mobilnya dan bersandar di kursi mobil.
Kendra Wildansyah
Maafkan aku Dara.
Kendra merasa sesak dan hati sakit karena kata "Putus" dari Dara tergiang di telingganya.
Comments
Mei Wings
mampus rasain tuh makanya jadi cowok tau diri dong
2022-04-29
7
Hikmah Wati
ya allah dara sakit banget sih kamu jadi mau ikutan nangis juga akunya
2022-03-20
2
qi fifiya
mending dari pada dara bunuh diri di depan mata Lo sendiri
klo ga dia yg bunuh kamu
2022-03-12
1