Kendra menyadari kini untuk sampai ke rumah Dara hanya butuh waktu 15 menit saja.
Pukul 11 malam...
Kendra sampai di tempat penitipan mobil yang sebelumnya si pemilik tempat sudah dia hubungi saat menunggu Mita di dalam mobil.
Setelah itu Kendra segera pergi berjalan kaki menuju rumah Dara yang tak jauh dari tempat penitipan mobilnya.
Kendra Wildansyah
Bersiaplah aku kurung kamu sehari di kamarmu sendiri Dara ku.
*(dalam hati)
Berjalan kaki sambil membawa kue dan makanan lainnya untuk Dara, Kendra memperhatikan sekitarnya.
^_^
^_Ruang TV_^
Dara Andita
Sepi begini jadi serem sendiri. Tapi aku seneng karena hari ini bebas dari kerjaan dan omelan orang di rumah.
Dara merasa lapar tapi di rumahnya tak ada makanan, dia juga malas masak mie instan.
^_^
Kendra Wildansyah
Apa kamu ada di kamarmu atau di rumah sayang.
Kendra melihat lampu dalam rumah masih menyala. Sedangkan lampu kamar Dara redup.
Dengan segera Kendra membuka pintu kamar Dara yang tertanya tak di kunci. Dia masuk setelah memastikan sekitarnya aman tak ada orang.
Rumah Dara tak berpagar tapi rimbun dengan pepohonan.
Kendra Wildansyah
Semua berjalan mulus. *(smirk)
Kendra sudah masuk di kamar Dara melihat ranjang yang kosong lalu meletakan yang di bawanya di samping meja belajar agar saat Dara masuk nanti tak melihatnya.
Kendra Wildansyah
Dia pasti di dalam rumah, aku harus menunggu.
Kendra duduk di tepi ranjang Dara ukuran yang lumayan pas untuk 2 orang.
^_^
Dara yang merasa bosan dan lapar memilih kembali ke kamarnya setelah memadamkan semua lampu dan TV.
Di dalam kamar Kendra segera sembunyi di balik pintu begitu mendengar langkah kaki yang semakin mendekati kamar Dara.
Dara dengan santai masuk ke dalam kamarnya lalu mengunci pintu dan berjalan menuju lemari pakaian.
Dara Andita
Apa karena lapar hidungku jadi aneh, seperti mencium aroma makanan.
Dara Andita
Ibu sama sekali gak masak sebelum pergi. Harusnya tadi sore aku beli makanan dulu.
Kendra tersenyum mendengar ocehan Dara dan dia senang karena bisa membawakan makanan untuk kekasihnya.
Dara yang tak tahu sedang diperhatikan seseorang. Dia menanggalkan celana dan kaos santai yang dipakainya tepat didepan lemari yang terbuka.
Kendra Wildansyah
Glekkk!!
Kendra menelan saliva melihat kekasihnya melepas pakaian dan hanya tinggal bra di balik tanktop dan CD nya.
Dara Andita
Hoammm...
Kendra Wildansyah
Dia begitu mengoda.
*(dalam hati)
Dara menyusupkan tangannya ke balik tanktop bagian belakang untuk melepas pengait braa nya.
Dara Andita
Kok susah sih.
Kendra tak bisa menahan diri melihat pinggang Dara yang terbuka. Berjalan tanpa suara menuju kekasihnya.
Kendra Wildansyah
Kamu nakal sayang.
*(memeluk dari belakang)
Dara Andita
Ah! siapa? *(terkejut)
Dara menenggok ke belakang memastikan siapa orang yang memeluknya.
Dara Andita
Ken!
Kendra Wildansyah
Apa begini caramu ganti baju? hmmm...
Dara Andita
Ken!... gimana bisa kamu ada di kamarku?
Kendra Wildansyah
Pintunya gak di kunci sayang, aku menunggumu sejak tadi.
Napas Dara masih naik turun dengan jantung yang berdebar.
Kendra mera ba perut dan pinggang Dara dengan nakal.
Dara Andita
Ahh~ Ken.
Kendra Wildansyah
Hmmm... jawab yang aku tanya tadi sayang.
Dara Andita
Ahh~ Inikan kamarku jadi aku leluasa ganti baju.
Kendra Wildansyah
Begitu ya.. gimana kalo ada yang ngintip? Hmmm...
Dara Andita
Gak ada, cuma kamu aja kan yang liat. Ahh~ Ken...
Kendra Wildansyah
Sebut terus namaku sayang, itu terdengar indah.
Dara Andita
*(mengangguk)
Tangan Kendra melepaskan pengait braa yang susah payah Dara coba lepas.
Kendra Wildansyah
Aku bantu ya...
Dara Andita
Ja.. ngan Ken.
Kendra Wildansyah
Bukannya tadi kamu kesulitan?
Dara Andita
Aku bisa sendiri.
Secepat kilat Ken meraih bukit kem bar Dara dan mencium lekukan le her kekasihnya.
Kendra Wildansyah
*(me remas lembut payu dara)
Dara Andita
Ahh~ Ken, apa ini?
Kendra Wildansyah
Kamu suka sayang?
Dara Andita
Ini geli, Ken! hentikan.
Kendra Wildansyah
Sebentar lagi, aku masih ingin begini.
Dara Andita
Ken! apa harus begini? Ahh~
Kendra Wildansyah
Orang pacaran memang begini sayang, kamu harus terbiasa.
Dara Andita
Ahh~ Tapi, aku merasa ada yang salah.
Kendra menghentikan aktivitas di bagian favoritenya. Membalikkan tu buh Dara menghadapnya.
Kendra Wildansyah
Kamu lapar kan sayang?
Dara Andita
Iya, aku lapar.
Kendra Wildansyah
Ayo kita makan, aku udah beliin buat kamu tadi.
Dara Andita
Jadi bener yang aku cium aroma makanan?
Kendra Wildansyah
Hmmm.. bener sayang. Kita makan sekarang.
Dara Andita
Iya, Makasih Ken.
Kendra Wildansyah
Hmmm... aku lebih suka namaku di panggil olehmu, terus begitu sayang.
Dara Andita
Emh~ *(mengangguk)
Kendra meraih wajah Dara dengan kedua tangannya.
Kendra Wildansyah
*(memberi ciuman)
Dara Andita
Mmmphh~
Kendra Wildansyah
Balas ciumanku sayang.
*(disela ciuman)
Dara Andita
*(mencoba membalas ciuman)
5 menit mereka berciuman saling bertukar saliva.
Kendra Wildansyah
Kita makan sekarang.
Dara Andita
Iya.
Kendra mengambil makanan dan kue yang dibawanya. Dara mengelar karpet untuk mereka duduk berdua.
Comments
Ratnasari Noviyanti
ceritanya bagus
2023-10-27
1