"Davin, jangan disini!"
"Lalu dimanaaaa?" jawab Davin dengan suaranya yang mendayu-dayu, manja.
Viona nyaris terkekeh, jika seperti ini rasanya dia benar-benar mengasuh anak kecil. Bagaimana tidak, Davin begitu manja dan kini bermain di kedua dadanya.
"Di kamar!" jawab Viona mengambil keputusan.
"Setuju!" jawab Davin dengan antusias.
Davin mengangkat tubuh Viona agar bangun, kembali melilit rapi kain putih itu lalu melepaskan jaket hitamnya dan memasangkannya di tubuh Viona.
"Tidak usah ganti baju, pakai ini saja, kamar kita di lantai atas," ucap Davin dan cukup membuat Viona terkejut. Berarti sebelumnya Davin sudah mempersiapkan semuanya, sudah memesan kamar untuk mereka.
Dasar!
Meski di dalam hatinya mengumpat tapi Viona tetap mengikuti Davin. Dia bahkan menurut saja saat Davin menggenggam tangannya, hingga membuat mereka berjalan sambil bergandengan tangan.
Berjalan dengan cepat, seperti lari-lari kecil. Keluar dari dalam ruangan Spa dan menuju pintu lift yang akan membawa mereka naik ke lantai atas.
Viona tanpa sadar mengulum senyum, kelakuannya dan Davin ini benar-benar gila.
Seperti pencuri yang mengendap-endap.
"Bagaimana kamu tau aku disini?" tanya Viona saat mereka sudah masuk ke dalam kamar.
Bukannya menjawab, Davin malah membungkuk lalu menggendong Viona seperti pengantin baru, membuat Viona menjerit kemudian menggantungkan kedua tangannya di leher Davin, takut jatuh.
"Bagi keluarga Alteza itu bukan hal yang sulit." Sombong Davin.
"Apa benar kamu anak tuan Alteza, setahu ku mereka hanya memiliki satu anak laki-laki, Ghaisan."
"Itu kakakku, dia seusia denganmu."
"Berarti aku kakak mu, kenapa kamu berani sekali selalu menyentuh ku."
"Kamu bukan kakakku, kamu wanitaku."
Viona mencebik, ucapan yang penuh dengan bualan.
"Sejak kapan seperti itu? aku tidak pernah merasa jadi wanitamu."
"Kalau begitu sekarang mulai rasakan."
Davin membawa Viona untuk duduk di sofa pinggiran ranjang. Memangku tubuh wanita ini lalu membuka jaketnya.
Kembali menyisahkan Viona yang hanya menggunakan kain Spa itu.
"Kenapa malam itu kamu menyerahkan kesucian mu? bagaimana jika prianya bukan aku," tanya Davin dengan wajahnya yang serius.
Viona bahkan sampai terpaku, seolah tenggelam dengan tatapan dalam itu. Kenapa Davin seolah bisa berubah-ubah, seolah memiliki dua sisi. Kadang dia seperti anak kecil, kadang dia begitu dewasa dan mempesona.
Viona hanya terdiam, yang bisa Viona lakukan hanya satu, semakin berpegangan kuat pada kedua bahu kokoh ini.
"Andai pria itu bukan kamu, aku berharap setidaknya lebih tua dari pada aku."
Davin terkekeh.
"Om om perut buncit?" ledek Davin.
Viona yang kesal pun langsung memukul dada pria ini, lengkap dengan memasang wajah cemberut.
"Apa usia benar-benar jadi tolak ukurmu?"
"Tentu saja, semakin dewasa usianya semakin bagus pemikirannya," jawab Viona, namun kemudian jadi ragu sendiri, karena teringat Dewa yang usianya sempurna malah mempermainkan dirinya.
"Kenapa wajahmu tampak ragu?"
"Kenapa kamu banyak sekali bertanya?"
"Karena aku ingin mengenalmu."
"Kenapa? bukannya hubungan kita hanya sebatas ranjang?"
"Apa sekotor itu otak orang dewasa?"
"Apa maksudmu?" Viona mulai tak suka.
"Tatap mataku, apa aku melihatmu hanya sebagai wanita ranjang?"
"Iya!" jawab Viona mantap.
"Kenapa?"
"Karena setiap bertemu denganku, kamu selalu mau itu itu."
"Baiklah sekarang tidak."
"Bohong!"
"Serius."
"Bagaimana jika aku menggoda mu, apa kamu bisa tahan?"
"Kamu memintaku untuk bertahan?"
"Iya."
"Baiklah!" jawab Davin mantap.
Viona tersenyum remeh. Melihat Davin yang nampak acuh, Viona mulai mengikis jarak, menyatukan bibir mereka dengan tangan yang menjalar kemana-mana.
"Emh!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Kyaa!!! Davin tahan nggak ya 🤣🤣
Terima kasih untuk hari ini, Vote, Bunga, Like, Komennya bikin aku semangat 💪😍
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 147 Episodes
Comments
Ney Maniez
💪💪💪💪
2023-04-23
0
Lia Yulia
pasti ada cara...Davin kn pinter🤭nahannya sampe' nggak napas pastinya maaaakk...pura² nggak ngerespon😂
2022-04-29
4
Kireina
tu sih akal2anya davin aj biar viona yg mulai duluan🤣🤣🤣
2022-04-17
6