“Selamat Tuan Muda telah menerobos ke tahap Holy Emperor Tier 4” ucap Bai Long.
“Sekarang tidak akan ada yang bisa membuat masalah di hadapan Tuan Muda di Dunia Fana ini” lanjut Bai Long.
“Mungkin saja, tapi kita tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya Bai Long” ucap Bai Chen yang terlihat semakin bijak setelah penambahan kekuatannya itu.
Bai Chen merenung sejenak. Dia masih belum menemukan tujuan dia menjadi kuat seperti sekarang ini. Akhirnya dia memutuskan bertanya kepada Sistem.
“Sistem sekarang kamu kan sudah meningkat sampai Versi 3.0” ucap Bai Chen.
“Apakah kamu sekarang bisa menjawab pertanyaanku waktu itu ?” tanya Bai Chen.
[Pertanyaan yang mana, Master]
“Mengenai tujuan hidupku ini, Sistem” lanjut Bai Chen.
“Menjadi kuat ? Membalas dendam untuk nenek ? Menjadi penguasa ? Mengetahui Kebenaran Dunia ini ? Mengetahui siapa Sang Absolute Universe itu ?” tanya Bai Chen.
“Dan pentingnya lagi untuk kamu Sistem, bukannya keberadaanmu itu sudah diluar nalar seorang makhluk hidup ?” tanya Bai Chen.
“Dan kenapa malah aku yang mendapat bantuanmu ? Dan kenapa aku juga yang harus dipilih ?” tanya Bai Chen.
“Bisakah kamu menjawab ini sistem ?” tanya Bai Chen bertubi - tubi.
[Ding]
[Quest terpicu : Mengetahui ‘Kebenaran Dunia’ (0/10)]
Ketahuilah ‘Kebenaran Dunia’ yang terdiri dari 10 Fragmen. 10 Fragmen ini akan mengantarkan seorang individu untuk mengetahui semua rahasia / misteri di Alam Semesta ini.
Hadiah : Pengetahuan Atas Segala Sesuatu.
Waktu : Tanpa Batas
Hukuman : Tidak Ada
Tidak bisa ditolak
[Ya / Terima]
[End]
“Hmmm, begitu ya ?” paham Bai Chen.
“Jadi, kamu ingin aku mengetahui nya sendir ya, Sistem ?” lanjut Bai Chen.
[...]
“Terima”
[Quest Diterima]
[Selamat berjuang, Master]
Setelah mendapatkan Quest ini, Bai Chen kemudian langsung menepis semua tujuan yang tidak penting.
Bai Chen berpikir untuk terus menjalani hidup ini seperti air mengalir saja. Dia akan menjalani hidup ini sesuai dengan hatinya.
Sampai akhirnya Bai Chen tahu mengenai ‘Kebenaran Dunia’ yang disebutkan sistem tersebut.
Beberapa saat setelah Bai Chen berpikir sejenak, dia kemudian menghampiri Bai Long.
“Bai Long, ayo kita keluar dari goa ini” ucap Bai Chen.
“Baik Tuan Muda, tapi kita akan pergi kemana ?” tanya Bai Long.
“Kita akan melihat hamparan tanah itu dulu” ucap Bai Chen.
“Baik, Tuan Muda” singkat Bai Long.
“Sembunyikan dulu auramu Bai Long” ucap Bai Chen, sambil menggunakan salah satu fungsi bajunya untuk menghilangkan auranya yang kuat.
Kemudian mereka berdua berjalan keluar dari goa. Dan terbang menuju hamparan tanah gersang yang diberikan 1 Miliar Poin Kehidupan itu.
Betapa terkejutnya mereka berdua, sepanjang memandang sudah tidak ada lagi hamparan tanah gersang yang dulu.
Bai Long terkejut juga karena, meskipun waktu itu Bai Chen menyuruh Bai Long untuk menjaga hamparan tanah ini.
Tapi kemudian di tengah menjalankan tugas itu, Bai Long disuruh untuk berkultivasi juga oleh Bai Chen.
Oleh karena itu, mereka berdua sangat terkejut dengan pemandangan hamparan hutan yang sangat lebat, bahkan banyak sekali hewan atau monster yang berkeliaran sana - sini.
Ditambah dengan kuatnya Qi yang terpancar ke segala penjuru. Dengan persepsi Bai Chen, sekarang banyak monster yang tinggal di Hutan ini.
Apalagi para monster ini sudah banyak yang menginjak jalan kultivasi Jalan Kesengsaraan keatas.
Bai Chen sangat senang dengan hal ini, setidaknya dia bisa menebus kesalahannya dulu karena telah menghancurkan habitat alami para hewan dan monster ini.
Bai Chen samar - samar masih merasakan ada Poin Kehidupan, lantas bertanya kepada Sistem …
“Sistem apakah itu Poin Kehidupan ?” tanya Bai Chen.
[Benar Master]
“Ohh, berarti proses perbaikan ini masih terus berlanjut ?” tanya Bai Chen.
[Benar, Master]
[Dalam 3 bulan kedepan, Poin Kehidupan ini akan membuat hutan ini menjadi ‘Tanah Suci Monster’]
[Dalam 3 bulan kedepannya lagi, sisa Poin Kehidupan akan berubah menjadi ‘Pohon Kehidupan’]
“Apa kegunaannya pohon itu, Sistem ?” tanya Bai Chen.
[Berguna untuk menyuplai Qi disini, menjaga kesuburan tanah, menjaga hutan ini dari orang yang berniat jahat]
[Buahnya juga bisa membantu monster di hutan ini berevolusi dan menaikkan ranah kultivasi mereka]
“Ohhh, terimakasih Sistem” ucap Bai Chen.
Setelah beberapa saat mereka menikmati pemandangan ini, Bai Chen kemudian berkata kepada Bai Long.
“Bai Long mari kita ke kota terdekat” ajak Bai Chen.
“Baik Tuan Muda” jawab Bai Chen.
Mereka pun terbang menuju kota tempat Bai Chen dulu dibesarkan oleh neneknya.
Setelah mengingat neneknya tersebut, Bai Chen tenggelam dalam kemarahan sesaat, tanpa sengaja hawa membunuhnya bocor.
Hal ini membuat para monster tidak bisa bergerak dan sangat tertekan, seperti ditimpa sebuah gunung yang amat sangat besar.
Bai Long kemudian mengingatkan Bai Chen untuk menekan kembali hawa membunuhnya.
“Tuan Muda, tolong tekan kembali hawa membunuh Tuan Muda” ucap Bai Chen.
Bai Chen kemudian baru tersadar kalau hawa membunuhnya bocor, kemudian dia langsung menekan kembali hawa membunuhnya itu.
“Maaf, Bai Long” ucap Bai Chen.
“Tidak masalah Tuan Muda” jawab Bai Long.
“Tapi kalau boleh tahu, kenapa Tuan Muda tiba - tiba sangat marah ?” tanya Bai Long.
“Apalagi ini pertama kali saya melihat Tuan Muda marah” lanjut Bai Long.
Bai Chen yang mendapati pertanyaan Bai Long seperti itu hanya tersenyum kecut, mengingat kejadian tragis yang dialami neneknya itu.
“Oke aku akan menceritakannya sambil terbang” ucap Bai Chen.
Bai Chen kemudian bercerita panjang lebar mengenai masa lalu kelamnya itu.
Bai Chen bercerita hanya mengenai masalah neneknya, dia masih menyembunyikan mengenai kalau dia adalah anak dari Klan Bai dari Alam Dewa.
Bai Long mendengarkan cerita Bai Chen tersebut berjanji bahwa dia akan menghancurkan Paviliun Gorilla Darah itu.
“Bai Long sudahi marahmu, biarkan aku yang membalas dendam” ucap Bai Chen.
“Biarkan aku sendiri yang membalas dendam atas kematian nenek ku” lanjut Bai Chen.
“Kamu nggak usah ikut campur” sergah Bai Chen.
“Baik, Tuan Muda” jawab Bai Long.
Karena Tuan Mudanya sudah berkata seperti itu Bai Long sudah tidak bisa berbuat apa - apa.
Bai Long cukup bisa mengendalikan diri, dia marah karena nasib yang diterima Tuan Mudanya, tapi hawa membunuhnya tidak sampai bocor.
Selang beberapa saat kemudian mereka berdua sudah sampai di penghujung hutan. Dari sana sudah terlihat kota tempat Bai Chen dibesarkan.
Bai Chen tidak ingin terlalu mencolok dengan terbang di atas kota. Akhirnya memutuskan untuk turun dan berjalan kaki saja.
“Bai Long mari kita turun” ucap Bai Chen.
“Baik Tuan Muda” jawab Bai Long.
Kemudian mereka berdua berjalan ke arah gerbang tersebut. Mereka mengantri sebentar karena ada beberapa rombongan yang juga ingin memasuki kota.
“Selamat siang tuan” ucap ramah penjaga.
“Apakah tuan ingin masuk ke kota ?” tanya penjaga.
“Iya, aku juga bersama saudara ku ini” jawab Bai Chen.
“Kalau begitu biaya masuk untuk dua orang 2 koin emas tuan” ucap penjaga.
“Baik” ucap Bai Chen sambil merogoh sakunya.
Dan juga Bai Chen menyuruh Sistem untuk menukarkan 1 Juta PS ke Koin Emas. Setelah itu dia memberikan 10 Koin Emas kepada penjaga itu.
“Tuan, ini terlalu banyak” jawab penjaga.
“Tidak papa, sisanya buat kamu” jawab Bai Chen.
“Terimakasih tuan” ucap penjaga.
“Sama - sama” singkat Bai Chen.
Kemudian mereka berdua masuk ke kota. Bai Chen kemudian langsung menuju ke arah makam neneknya itu.
Beberapa menit kemudian, Bai Chen sudah ada didepan Batu Nisan neneknya. Dia menangis dalam diam.
Bai Chen sangat sedih akan kematian neneknya itu. Dan lagi - lagi dia masih belum bisa mengontrol hawa membunuhnya, hawa membunuh itu bocor.
Menyebabkan keheningan yang mencekam, hawa disekitar Bai Chen sudah sangat berat dan membuat beberapa orang pingsan.
Bai Long mengingatkan Bai Chen lagi…
“Tuan Muda” ucap Bai Long, sambil menyentuh pundak Bai Chen.
“Maaf” ucap lemah Bai Chen, sambil bertekad untuk memulai balas dendamnya.
Tiba - tiba terdengar bunyi notifikasi Sistem di pikiran Bai Chen.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 394 Episodes
Comments
Chaca Sunday
pake bahasa baku lah tolol
2025-03-19
0
Ardi Provision
MC mengajar kan penjaga gerbang untuk korupsi, jiwa author untuk menyogok sampai tercurah dalam cerita 😂😂😂🤣🤣🤣
2024-08-23
2
Qing shan
👍👍👍
2023-12-17
1