Malam pertama.

*

*

*

*

Ayana duduk di kursi yang ada didepan kaca rias,dia baru saja mandi.saat itu mungkin jam 18.00.Dia baru saja menyelesaikan mandinya,setelah mereka pindah ke apartemen siang tadi,Arsen pamit ke kantor,katanya ada yang harus diurusnya sebentar.

Dan Sampai detik ini,belum juga kembali.

Ayana bahkan sudah tidur cukup lama,tapi suaminya masih belum menunjukkan batang hidungnya.

Dasar laki-laki,tadi ngebet ngajak cepet pindah ke sini,sekarang malah aku ditinggal sendirian,tau gitu lebih baik aku tadi di rumah mama aja.gerutu Ayana dalam hati.

Ayana mengusak rambutnya yang masih basah dengan handuk,dia sudah memakai piyama tidurnya,gaun tipis dengan bahu model tali spageti.

memperlihatkan bahunya yang mulus.jujur,hatinya saat ini berdegup sangat kencang.

Khayalan gadis polos itu mengelana,membayangkan apa saja yang harus dilakukan di malam pertama nanti.

Setelah selesai mengeringkan rambutnya,Ayana beranjak dari duduknya dia berniat menunggu sang suami di ruang tamu saja.

Lama-lama di kamar sendirian membuatnya merinding disco.setelah menyambar ponselnya yang tergeletak diatas nakas,Ayana keluar dari kamar.

Krukkk...krukkk..

Perutnya tiba-tiba mengeluarkan suara,Ayana mengelus perutnya.terakhir makan tadi di tempat akad nikah,setelah itu perutnya belum terisi lagi sama sekali.

Dengan kesal Ayana menjatuhkan tubunya di sofa,dengan berbantalkan pada lengan sofa.bibirnya tak henti-hentinya menggerutu.

"Mas Arsen kemana sih,nggak tau apa kalo istrinya kelaperan di rumah.."

Klek...

Baru saja dia selesai menggerutu,pintu apartemen terbuka.Ayana pura-pura tertidur,

"Sayang...."terdengar suara Arsen.

Ayana hanya diam.

Senyum Arsen mengembang kala melihat istri mungilnya,tertidur di sofa.bahkan tangan kanannya masih memegang ponsel.

Setelah meletakkan paper bag yang dipegangnya tadi ke atas meja,Arsen mendekati Ayana,kemudian duduk di samping gadis itu.

"Sayang....kok tidur di sini....?"bisik Arsen,kemudian pria itu mengecup bibir tipis, yang manis seperti buah Cherry itu,ringan.

Perlahan kelopak mata Ayana terbuka."kemana aja sih mas,,aku takut sendirian dirumah tauu...."bibir itu mengerucut.

Arsen tergelak,kemudian dia ikut merebahkan tubuhnya disisi sang istri.lalu melingkarkan tangannya diperut ramping Ayana.

"Maaf,,ada kerjaan yang urgent tadi di kantor..."Arsen mengeratkan pelukannya,menarik kepala sang istri,hingga merebah di dada bidang Arsen.

"Tau gini tadi aku di rumah mama aja,dari pada disini sendirian..."gerutu gadis cantik itu.

"Hemm...maaf sayang,.."dikecupnya kening Ayana,lama dan penuh perasaan.

"Mas...."

"Ya..."

"Aku laper...."rengek gadis 18 tahun itu dengan manja.rasa lapar diperutnya,sudah tidak bisa di tolerir lagi.

"Hemm,kasian istri kecilku ini, sampai kelaparan ditinggal suaminya...."goda Arsen.pria itu kemudian bangun,dan menarik tangan Ayana,mengajaknya bangun juga.

"Sudah mas belikan makan malam buat kita..."ucap Arsen,sambil menyerahkan paper bag yang berukuran lumayan besar itu.

"Kamu makan saja dulu,mas mau mandi dulu...badan sudah lengket rasanya..."sebelum beranjak pergi,Arsen menghadiahi Ayana kecupan ringan di bibir.

"Ih...mandi dulu sana mas ..."

Arsen tergelak,setelah itu segera berlalu ke kamar,sudah tidak tahan ingin segera mengguyur tubuhnya dengan air dingin.

*

*

*

Setelah makan malam bersama,Ayana memilih rebahan dikamar.Arsen meminta izin ke ruang kerjanya sebentar,ada file yang harus diperiksa katanya.

Ayana berbaring terlentang, membuka-buka akun medsosnya,untuk membunuh kejenuhan.

Iseng-iseng dia membuka laman google,mengetikkan kata'apa yang harus dilakukan di malam pertama'.

Sungguh,dia yang masih polos sama sekali tidak tau,apa yang dilakukan pasangan suami istri dimalam pertama.

Memang sih, teman-teman sebayanya banyak yang sudah mengerti tentang ***,tapi tidak dengannya.pengetahuan *** nya masih sangat minim.

klek....

Pintu kamar terbuka,dengan cepat Ayana menutup ponselnya,,jantungnya berdegup kencang.

Semakin berdebar saat melihat sang suami berjalan mendekatinya.pria itu memakai baju santai,hanya boxer dan kaos polos warna hitam.tapi tak mengurangi kadar ketampanannya.

"Belum tidur..."tanya Arsen,pria itu kemudian ikut berbaring disamping Ayana.dia berbaring miring,hingga menghadap langsung pada Ayana yang terlihat tegang itu.

"Ng.....tadi siang sudah tidur lama mas,sekarang belum mengantuk..."jawab Ayana dengan canggung.dia kemudian duduk menyandar pada kepala ranjang.

Arsen menangkup kedua pipi Ayana."Apa kamu siap, sayang..."bisik Arsen,sambil mengecup bibir Ayana lembut.

"Si....siap apa mas...."Ayana balik bertanya,suaranya bahkan terdengar bergetar.kedua bola matanya bersitatap dengan sang suami.

"Boleh mas,minta hak sebagai suami malam ini....?"

"Ta ..tapi,,aku nggak tau mas....aku mesti gimana...."ucap Ayana dengan polos.

Tanpa banyak bicara,Arsen segera meraih tengkuk Ayana,kemudian mencium bibir tipis yang basah itu,lembut dan menuntut.

Ayana terpekik dan membuka mulutnya,ketika dengan nakal Arsen menggigit bibir bawahnya.

tanpa sadar Ayana mengalungkan kedua tangannya keleher Arsen.

Membuat pria dewasa itu semakin memperdalam ciu**nnya.

Bibir Arsen turun dari bibir ke leher jenjang Ayana,hingga gadis polos itu men***h karena g***ah.

Ayana meremas rambut Arsen,ketika ciuman pria itu turun ke dadanya.dengan nakal Arsen bermain-main disana.

mengecup dan meremat,pada benda kenyal favorit para pria itu.

"Mas...."d***h Ayana.sentuhan Arsen membuatnya melayang,pria itu sangat tau,tubuh bagian sensitif Ayana yang bisa membuat gadis itu me*****ng hingga sampai ke puncak ke*******n berkali-kali.

Dan setelah puas mempermainkan Ayana,Arsen memulai penyatuan mereka....

Hingga mereka mereguk manisnya percintaan berkali-kali,....

*

*

*

mohon dukungannya ya,dengan like,love dan komen...terima kasih..

Terpopuler

Comments

🍭ͪ ͩ𝕸y💞🅰️nnyᥫ᭡🍁❣️

🍭ͪ ͩ𝕸y💞🅰️nnyᥫ᭡🍁❣️

waaa.... lsg pinter aya... maklumlah suaminya duda.

2022-02-13

2

Sofiatul Nafisah

Sofiatul Nafisah

langsung bercocok tanam yah

2022-02-10

1

Eman Sulaeman

Eman Sulaeman

membelah duren nih😊😊

2022-01-28

0

lihat semua
Episodes
1 perjodohan.
2 Om Duda
3 pertemuan pertama
4 Aku masih kecil.
5 marco
6 Tamu di pagi hari.
7 Belanja
8 Bertemu mantan
9 Ayo kita menikah.
10 Godaan jelang pernikahan.
11 Cemburu
12 ke rumah calon mertua
13 menginap.
14 Godaan mantan!
15 Gracia kimora
16 Harus jadi milik ku lagi.
17 Ancaman dari Gracia.
18 Siapa yang berani memukulmu!
19 Kita menikah besok!
20 Malam pertama.
21 Candu
22 Tanda merah!
23 ke rumah mama.
24 Aku malu,mas.
25 Tamu tak diundang.
26 Sakit perut.
27 Mama pengen cucu.
28 Merasa bersalah.
29 Nasehat mama
30 Ketahuan.
31 Apa dia tidak mencintai aku?
32 Bisakah kita berteman lagi?
33 Godaan Mantan.
34 Tega kamu,Mas!
35 Ceraikan saja aku!
36 Pingsan.
37 Hamil.
38 Kecewa.
39 Saling merindu.
40 Ayana menghilang.
41 Maaf.
42 Ngidam.
43 mantan yang belum bisa move on.
44 Hanya masa lalu.
45 Obrolan unfaedah.
46 Barisan patah hati.
47 Dimana kamu mas?
48 Jebakan mantan.
49 Maaf,aku pergi mas!
50 Apa aku harus memaafkanmu?
51 Beri aku waktu,berpikir.
52 Kejutan yang begitu Indah.
53 Menikmati Rindu.
54 Kedatangan sobat ambyar.
55 Kabar bahagia buat mama Maya.
56 Mencoba move on
57 Tentang Marco dan Mila.
58 Kejutan manis di apartemen.
59 Menuntaskan kerinduan.
60 Hai,pacar.
61 Calon baby twins.
62 Double date.
63 Menjelang kelahiran baby twins.
64 Abiyasa dan Anandita.
Episodes

Updated 64 Episodes

1
perjodohan.
2
Om Duda
3
pertemuan pertama
4
Aku masih kecil.
5
marco
6
Tamu di pagi hari.
7
Belanja
8
Bertemu mantan
9
Ayo kita menikah.
10
Godaan jelang pernikahan.
11
Cemburu
12
ke rumah calon mertua
13
menginap.
14
Godaan mantan!
15
Gracia kimora
16
Harus jadi milik ku lagi.
17
Ancaman dari Gracia.
18
Siapa yang berani memukulmu!
19
Kita menikah besok!
20
Malam pertama.
21
Candu
22
Tanda merah!
23
ke rumah mama.
24
Aku malu,mas.
25
Tamu tak diundang.
26
Sakit perut.
27
Mama pengen cucu.
28
Merasa bersalah.
29
Nasehat mama
30
Ketahuan.
31
Apa dia tidak mencintai aku?
32
Bisakah kita berteman lagi?
33
Godaan Mantan.
34
Tega kamu,Mas!
35
Ceraikan saja aku!
36
Pingsan.
37
Hamil.
38
Kecewa.
39
Saling merindu.
40
Ayana menghilang.
41
Maaf.
42
Ngidam.
43
mantan yang belum bisa move on.
44
Hanya masa lalu.
45
Obrolan unfaedah.
46
Barisan patah hati.
47
Dimana kamu mas?
48
Jebakan mantan.
49
Maaf,aku pergi mas!
50
Apa aku harus memaafkanmu?
51
Beri aku waktu,berpikir.
52
Kejutan yang begitu Indah.
53
Menikmati Rindu.
54
Kedatangan sobat ambyar.
55
Kabar bahagia buat mama Maya.
56
Mencoba move on
57
Tentang Marco dan Mila.
58
Kejutan manis di apartemen.
59
Menuntaskan kerinduan.
60
Hai,pacar.
61
Calon baby twins.
62
Double date.
63
Menjelang kelahiran baby twins.
64
Abiyasa dan Anandita.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!