Ozvit berjalan perlahan menuju ke kamar Lusiana, dia memutuskan handle pintu kamar itu secara perlahan, kakinya melangkah dengan gerakan pelan menuju kearah sisi dimana hazel tidur, laki-laki itu duduk tepat disamping tubuh hazel yang tertidur dengan pulas.
Sejenak Ozvit menyentuh lembut wajah hazel, jutaan sesal jelas menghantam dirinya, secara perlahan bulir air mata jatuh dari pelupuk mata nya, laki-laki itu menangis tanpa suara.
"Maafkan aku karena pernah menyakiti mu, sayang"
Gumamnya pelan lantas Ozvit Secara perlahan mencium lembut kening hazel untuk beberapa waktu.
Kemudian laki-laki itu melepaskan ciumannya, beranjak pergi dari sana secara perlahan.
Ketika Ozvit menutup pintu kamarnya, tiba-tiba bola mata hazel terbuka, perempuan itu menyentuh pelan keningnya, Segurat rasa malu menghantam dirinya, seketika rona wajahnya berubah menjadi memerah.
Dia Fikir bukankah cukup aneh laki-laki itu memberikan dirinya ciuman tidur yang begitu hangat?.
Secepat kilat perempuan itu menarik bad cover nya dengan perasaan malu, menutupi tubuhnya hingga ke wajah nya dan kembali memejamkan bola matanya.
Di samping nya Lusiana tampak tersenyum, kemudian ikut memejamkan bola matanya.
*******
"Kak"
Lusiana bicara cepat ke arah Ozvit di saat mereka menghabiskan sesi sarapan pagi mereka.
"Hmm?"
Sang kakak tampak fokus pada majalah yang ada di tangan nya, sedang kan hazel terlihat sibuk dengan menu sarapan nya.
"Mari mengambil liburan setelah pernikahan kakak"
Ucap Lusiana tiba-tiba.
"Ya?"
Ozvit tampak mengerutkan keningnya, dia menutup majalah nya dengan cepat.
Dia ingat, Lusiana pernah mengajak mereka pergi kala itu, pilihan nya melakukan piknik di Padang rumput desa La Bastide Clairence yang bersembunyi di balik kota Paris.
Sang adik mati-matian mencoba membuat dirinya dan hazel menyatu disana, namun rupa nya Saat itu Ozvit benar-benar mengabaikan hazel dan menghabiskan seluruh waktunya bersama Anushka.
Hazel benar-benar kehilangan harga diri nya kala itu, bahkan benar-benar merasa terluka, bahkan hazel melihat mereka melakukan sesi ber..cin..ta di hamparan Padang rumput luas di desa La Bastide Clairence.
Kali ini Ozvit bersumpah akan memutar keadan ketika mereka mengulang kembali liburan nya.
"Kemana?"
Ozvit bertanya pura-pura tidak tahu kemana tujuan mereka.
"Desa La Bastide Clairence, bukankah itu tempat yang indah?"
Ucap Lusiana kemudian menyesap teh nya.
Ozvit diam sejenak, kemudian dia melirik ke arah hazel.
"Kamu menyukai nya, sayang?"
Tanya Ozvit Cepat.
"Ya?"
Hazel tampak terkejut, dia mengerutkan keningnya sejenak.
Sayang?.
Kata-kata Ozvit jelas membuat pipinya seketika memerah, dia langsung melirik ke arah Lusiana.
"Atau ingin mengubah tempat destinasi nya?"
Tanya Ozvit lagi.
"Aku akan mengikuti kemana pun yang kamu suka"
Ozvit kembali menambah kan.
"Tapi..."
Hazel tampak menggigit pelan bibir bawahnya.
"Itu untuk bulan madu kita"
Saat Ozvit berkata begitu, lagi-lagi wajah hazel memerah, dibalik telinga hingga ke seluruh permukaan wajah nya rasa nya tiba-tiba begitu memerah.
Melihat ekspresi Hazel Ozvit tampak mengulum senyumannya.
"Dia terlihat begitu manis ketika merasa malu"
Goda Ozvit lantas menyesap cappucino milik nya.
"Kak ikut saja... katakan pada ku apa kakak mau mengubah tempat nya? hmm aku akan mengikuti kemauan kakak"
Lusiana bicara cepat, gadis itu terlihat begitu bersemangat sekali saat bicara.
Hazel Tampak bingung, dia menyentuh pelan tengkuknya beberapa waktu.
Melihat hazel yang bingung, laki-laki itu meletakkan gelas cappucino nya ke atas meja.
"Fikirkan lagi nanti setelah pernikahan, kita bisa mendiskusikan nya lagi nanti hmm"
Ucap laki-laki itu sambil mengembangkan senyuman nya.
Dimasa lalu, jangankan untuk berdiskusi, seluruh aturan jelas Ozvit yang membuat, dia tidak suka mendengar hazel yang memberi pendapat atau memutuskan sesuatu, tapi di masa kini Ozvit benar-benar akan memperbaiki ke egoisan nya, dia ingin hazel lah yang belajar memutuskan sesuatu sambil melewati jalur diskusi manis yang bisa membuat mereka sama-sama mendapatkan keuntungan dan merasa saling dihargai antara satu dengan yang lainnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 189 Episodes
Comments
Nailott
andai aku jadi hazel ,lebih baek gk usah. punya suami karena aku masih sakit hati atas penyikaan ozvit atas hasutan anushka
2023-01-28
3
adelia faranisa
dag dig dug
2022-07-12
0
Kal
ini keren thor, aku suka🥰padahal ini udah lama di rak buku... baru sempet baca😄
2022-07-04
0