Bahkan ciuman itu semakin lama semakin memanas, Ozvit yang awalnya bergerak ragu-ragu tahu-tahu mulai bergerak menggebu-gebu.
Hazel benar-benar terkejut, cukup kelabakan dengan keadaan, perempuan itu berusaha menahan dada Ozvit agar menjauh dari nya, tapi alih-alih menjauh laki-laki itu malah semakin intens memperlakukan dirinya.
Hazel fikir Laki-laki itu begitu pandai membàwa nya terbuai dan tenggelam ke dalam cum..buan penuh Cinta, seolah-olah Ozvit begitu berpengalaman membuat seorang perempuan seperti nya terbuai dan terlena dengan perlakuan nya.
Ciuman hangat dan membara yang semakin intens, bahkan tahu-tahu lidah itu menyeruak masuk kedalam rongga mulutnya dan memaksa nya untuk saling membelit lidah.
Hazel ingin sekali menolak dan memberontak, tapi satu tangan Ozvit mematikan pergerakan tangannya, sedangkan satunya lagi dengan begitu lembut mulai menjelajahi kulit putih mulus nya.
Jemari-jemari Ozvit bergerak lincah membuka ikatan handuk itu dan mulai menyusup masuk kedalam dua benda kenyal yang bisa membuat laki-laki manapun menggila melihat nya.
Saat ciuman bibir itu terlepas, berpindah ke ceruk lehernya, tangan Ozvit mulai bermain di dua benda padat berisi itu dan meraup nya dengan gerakan penuh.
"Ahhh no... Ozvit"
Niat hati berkata tidak, tapi kata-kata yang keluar benar-benar memalukan, terdengar seperti sebuah suara de.. Sahan yang mampu memancing has..rat Ozvit semakin meningkat drastis.
"I love you"
Sebaris kalimat yang keluar dari bibir laki-laki itu seketika membuat hazel membeku, dia mematung sejenak sambil membulat kan bola matanya.
Hazel fikir baru kali ini dia mendengar laki-laki itu mengucapkan kata-kata manis seperti itu, dengan ekspresi penuh kerinduan dan cinta.
½ tahun saling mengenal dan dijodohkan oleh keluarga mereka, Ozvit selalu bersikap dingin pada nya, bahkan jangankan berkata cinta atau memperlakukan dirinya dengan penuh kelembutan, Ozvit selalu menatap dingin dan datar pada nya, seolah-olah dirinya adalah benalu dan kuman yang harus Ozvit singkirkan, tapi sejak semalam laki-laki itu berubah drastis, seolah-olah laki-laki dihadapan nya itu bukan Ozvit sang raja iblis yah terkenal kejam dalam setiap sepak terjangnya.
Begitu Ozvit menyesap lehernya tiba-tiba satu kalimat meluncur dari balik bibir hazel.
"Seberapa besar cinta itu untuk ku?"
Tanya hazel pelan, mencoba mencari bola mata laki-laki itu, Alih-alih menjawab Ozvit terus bergerak mencum..Bu lehernya.
"Bahkan jika aku minta kamu memindahkan semua saham Del Piero milik mu ke atas nama ku, kau akan melakukan nya?"
Tanya hazel pelan, bertanya sembari menikmati sapuan lidah dari laki-laki itu di ceruk lehernya.
Ozvit diam sejenak.
Kata-kata itu pernah dia dengarkan setelah sesi malam pertama mereka, sedikit terdengar berbeda dan juga dengan keadaan juga berbeda, hazel panik dan marah karena Ozvit menghina nya, berkata hazel Menjebak nya dengan afrodisiak.
"Bahkan jika kamu memindahkan semua saham milik mu ke atas nama ku, aku tidak akan mau, kamu fikir aku menerima pernikahan kita hanya karena harga Del Piero itu?"
"Aku akan memindahkan semua nya untuk mu"
Ucap Ozvit cepat.
"Ya?"
Hazel jelas terkejut setengah mati.
"Kau... sedang bercanda?"
"Tidak"
Lanjut Ozvit lagi, lantas kembali bergerak masuk kedalam leher Perempuan itu.
"Ozvit, jika aku meminta nyawa mu sekalipun apa kau akan memberikan nya?"
"Hmmm akan aku berikan"
"Kalau begitu mari menikah, jangan lakukan ini sebelum kita benar-benar sah, sebab kita telah melakukan pembuatan yang paling dibenci Allah"
Ucap hazel lagi.
Seketika Ozvit menghentikan gerakan, semua hasrat yang berada dalam mode on tiba-tiba hancur begitu saja, Ozvit langsung menatap dalam wajah Hazel, kedua tangan nya meraih wajah cantik itu.
"Hmmmmm, mari menikah dan menundanya setelah pernikahan kita"
Ucap Ozvit sambil mengelus lembut wajah hazel.
Tiba-tiba tidak tahu kenapa air mata hazel Tumpah begitu saja, dengan panik, Ozvit menatap hazel.
"Hazel? apa aku salah bicarakan?"
Tidak tahu kenapa tapi perasaan hazel jelas senang mendengar ucapan Ozvit, hanya saja tidak tahu kenapa juga hatinya terasa begitu sakit, seolah-olah didalam sana tercabik-cabik dan begitu terluka parah, sangat sakit sekali, seakan-akan Ozvit pernah melakukan kesalahan di hari kemarin dan membuat hati nya begitu kecewa, sangat kecewa bahkan terlalu membuatnya kecewa.
"Sayang, kamu kenapa?"
Ozvit terus bertanya panik, membenahi posisi mereka lantas laki-laki itu langsung memeluk hazel, mengelus rambut hazel sambil memejamkan bola matanya.
Maafkan aku, maafkan aku sayang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 189 Episodes
Comments
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
kalau sdh berkisar Europa dan 21+ lebih baik jgn d bawa² soal agama😅😅
2025-03-21
2
¥√πjeno€¥
kata ku sih mendingan jangan bawa agama...
2025-01-27
4
rayrayaniyank A
lain kali kalau berkisah bagian negara eropa, dengan nama dan perilaku kebarat-baratan dan cerita reinkarnasi, jangan nyrempet-nyrempet agama, so' ia bicara halal/haram, jangan bawa-bawa nama Allah, hadits, dan rasulullah. krn dalam Islam tidak ada reinkarnasi.
2024-02-04
7