[Chapter 20.]
[Membeli Saham Restoran yang Bangkrut.]
[Silahkan Dibaca.]
Andy, keluar dari Rumah dan mulai mengerjakan Misi Harian, yaitu Olahraga. Andy melakukan Push Up dan Sit Up di depan Rumah, dekat dengan Rumah para Kucingnya.
Setelah itu, Andy memberikan makanan kepada dua Kucing yang berada di rumah Kucing. Andy melihat bahwa Makanan Kucing tinggal sedikit, jadi Andy memberikan semuanya.
“Ini, makan. Nanti aku akan belikan kembali. Sekalian lari pagi, dan bisa bantu aku?.” Ucap Andy, kepada kedua Kucing tersebut. Andy melihat bahwa Kucing Orange berdiri, setelah makan dan menatap Andy.
“Bisa, kau carikan anak Anjing yang kelaparan di jalan.” Ucap Andy, Kucing Orange tersebut mengeluskan dirinya ke tangan Andy, lalu mengangguk dan pergi.
“Hebat, dia paham apa maksudku.” Ucap Andy, lalu suara System muncul.
[Itu karena nilai kesukaan di atas 30%. Kucing akan paham maksud anda.]
“Tunggu, jika 50% bagaimana?.”
[Anda harus mencari tahu sendiri.]
“Ugh, baiklah. Waktunya lari pagi.” Ucap Andy, berdiri lalu melakukan lari pagi seperti biasa. Rute dari Rumahnya menuju Taman, lalu mengelilingi Taman. Banyak pasang mata terutama Perempuan yang melihat Andy sedang lari pagi.
“Itu siapa, sungguh keren. Lihat tubuhnya sangat Panas.” Ucap Perempuan 1. Lalu Perempuan lain juga mulai berbisik tentang Andy.
Sedangkan, Andy biasa aja. Setelah melakukan Lari Pagi, sebuah Notifikasi System muncul. Andy, duduk sambil minum air yang biasa dia bawa.
[Misi Harian telah selesai.]
[Selamat, Tuan mendapatkan Uang 20 Yen.]
[Selamat, Tuan mendapatkan Point Peningkatan 10.]
“Tinggal misi Perubahan. Kalau begitu, waktunya pergi menuju ke Toko Peliharaan.” Ucap Andy, pergi menuju ke Toko Peliharaan. Namun di tengah jalan, Andy berhenti karena ada suara yang familiar sedang memanggil namanya.
“Andy!.” Teriak suara Familiar tersebut, yang tak lain ialah Angel. Lalu, Andy berbalik dan melihat Angel tengah berolahraga sendirian.
“Angel, kenapa kau sendirian. Dimana Raul dan Sera?.” Ucap Andy, sedangkan Angel cemberut melihat Andy. Sedangkan, Andy yang melihat hal tersebut tersenyum.
“Oke, jadi bagaimana aku menebus kesalahanku?.” Ucap Andy, seketika Angel matanya menjadi menyala, lalu mengulurkan tangannya untuk meminta.
“Mana Hpmu?.” Ucap Angel, sedangkan Andy mengangkat alisnya, lalu memberikan saja Hpnya kepada Angel. Lalu, Angel menulis No.Telp nya ke dalam Kontak Andy.
“Kau harus menghubungi diriku. Serta untuk kesalahanmu sudah ku maafkan. Tapi, jangan mengulanginya.” Ucap Angel, dengan tegas. Sedangkan Andy bingung dan berfikir-fikir.
‘Sebenarnya aku salah apa ya?. Entah lah, intinya cara menghadapi Cewek yang cemberut. Hanya bilang, ‘Bagaimana kau ingin aku menebus kesalahanku.’ Itu saja sudah simple, karena berlama-lama debat dengan Cewek, ujungnya tidak baik.’ Batin Andy.
“Baiklah.” Ucap Andy, sambil tersenyum. Sedangkan Angel yang melihat senyum Andy seketika wajahnya tersipu malu. Lalu, Andy bicara.
“Kau ingin ikut denganku ke Toko Peliharaan. Aku ingin membeli makanan untuk Kucing dan Anjing.” Ucap Andy, sedangkan Angel yang masih malu hanya mengangguk.
Angel mengembalikan Hp milik Andy, lalu mengikuti Andy menuju ke tempat Toko Peliharaan. Sesaat mereka pergi. Ada 2 Orang yang tiba di tempat tersebut.
“Angel dimana?. Katanya ketemuan disini untuk Jogging.” Ucap Sera. Sedangkan Raul masih diam, lalu mulai bicara.
“Mungkin, dia belum tiba. Kita mulai saja Joggingnya.” Ucap Raul, sedangkan Sera mengangguk setuju. Mereka berdua akhirnya jogging bersama.
Sedangkan Orang yang membuat Janji sekarang, pergi menuju ke Toko Peliharaan bersama seorang yang dia sukai.
“Nah, Andy. Apakah kau sudah bisa berbahasa Jepang.” Ucap Angel, sedangkan Andy menatap ke arah Angel, dan mengangguk lalu bicara.
“Itu benar, walaupun masih kurang fasih dalam mengucapkan, namun aku bisa berbicara Bahasa Jepang.” Ucap Andy, Angel menatap ke arah Andy dengan berbinar-binar.
“Kalau begitu berarti kau akan masuk Sekolah bukan?.” Ucap Angel, Andy menganggukkan kepalanya. Angel bertanya kembali.
“Dimana, Dimana kamu akan bersekolah?.” Ucap Angel dengan semangat, lalu Andy kemudian berhenti dan menatap ke arah Angel yang bersemangat.
“Bersama dengan saudari ku. Di SMA Kotohana.” Ucap Andy, lalu Angel melompat ke arah Andy. Sedangkan, Andy menangkap Angel yang melompat ke arah dirinya.
“Yey, kita satu Sekolahan.” Ucap Angel memeluk Andy dengan sangat erat. Sedangkan Andy tersenyum lalu membalas pelukan Angel.
Angel senang, akhirnya kembali ke kesadarannya dan baru sadar bahwa dia memeluk Andy. Segera dia melepaskan pelukannya dan menutupi Wajahnya yang malu.
“Maaf, Andy aku terlalu bersemangat.” Ucap Angel, sedangkan Andy hanya tertawa pelan, melihat Angel yang malu. Lalu menarik tangan Angel.
“Ayo kita masuk, kita sudah sampai.” Ucap Andy, lalu masuk ke dalam Toko Peliharaan. Angel yang tangannya dipegang oleh Andy, seketika Wajahnya menjadi lebih merah dan muncul Asap di atas kepalanya.
Blushh.
“Selamat datang, ada yang bisa saya bantu?.” Ucap Pemilik Toko tersebut, Shin lalu berdiri di depan Pemilik, lalu bicara.
“Apakah ada Makanan untuk Kucing dan Anjing.” Ucap Andy, kepada Pemilik Toko, lalu Pemilik toko menjawab.
“Ada, sebentar akan aku ambilkan, apakah yang kualitas Super apa biasa.?.” Tanya Pemilik Toko, Andy pun menjawab.
“Yang Super.” Ucap Andy, Pemilik Toko mengangguk lalu pergi k belakang untuk mengambilkan makanan yang dipesan Andy. Sedangkan Angel melihat Kucing dan Anjing yang ada di toko tersebut.
“Apakah kau ingin?.” Ucap Andy, yang melihat Angel tersenyum suka kepada salah satu Kucing. Angel, yang sadar bahwa Andy memperhatikannya, segera menjawab.
“Ti-tidak, hanya saja Kucing itu Lucu.” Ucap Angel, lalu Andy tersenyum dan mulai menggoda Angel dengan ucapan.
“Heh, masih Lucuan dirimu kok.” Ucap Andy, menggoda Angel sambil mempererat pegangan tangan dan tersenyum ke arah Angel. Sedangkan, Angel yang digoda kembali Blush On lagi.
Andy yang melihat hal tersebut, terkekeh. Lalu, Pemilik Toko datang sambil membawa Makanan Kucing dan Anjing yang berkualitas.
“Ini, pelanggan. Makanan Kucing dan Anjing, kualitas Super. Harga untuk Makanan Kucing 400 Yen, sedangkan Harga makanan Anjing 600, jadi total seluruhnya 1000 Yen.” Ucap Pemilik Toko.
“Baiklah, lalu berapa harga Kucing itu.” Ucap Andy, sambil menunjuk ke arah Kucing yang disukai oleh Angel. Lalu, Pemilik Toko melihat Kucing yang ditunjuk.
“Itu 5000 Yen.” Ucap Pemilik Toko, Angel menatap ke arah Andy. Sedangkan Andy, tersenyum lalu berjalan ke tempat Pemilik Toko.
“Total keseluruhan 6000 Yen, bukan?.” Ucap Andy, Pemilik Toko mengangguk. Lalu, Andy mengambil Uang dari saku.
[Uang berkurang 6000 Yen.]
[11.528 – 6.000 : 5.528 Yen.]
“Oke, Uangnya pas. Silahkan ambil Kucingnya, Pelanggan.” Ucap Pemilik Toko, Andy mengangguk lalu mengambil Kucing tersebut. Setelah itu keluar.
“Terimakasih, silahkan datang kembali.” Ucap Pemilik Toko, Andy dan Angel berjalan sambil bergandengan tangan. Tangan Andy membawa makanan Kucing dan Anjing sedangkan tangan Angel memegang Kucing.
“Baiklah, aku akan pulang. Sampai jumpa di sekolah.” Ucap Andy, melepas tangan Angel, sedangkan Angel menunduk, lalu berkata.
“Terimakasih, atas Kucing ini. Akan kunamai Yua.” Ucap Angel, lalu mendekat ke arah Andy dan mencium Pipinya, lalu berbalik dan berlari pergi dengan wajah yang malu.
“Wow, sungguh berani.” Ucap Andy, lalu berbalik dan pergi menuju ke Rumah. Sesampai di sana, Andy melihat Kucing Orange berdiri di pintu menunggu Andy.
Saat melihat Andy, Kucing Orange segera berlari dan menarik ujung celana Andy. Andy, paham bahwa Kucing ini menyuruh Andy untuk mengikutinya. Lalu, Andy mengikuti Kucing Orange nya ke sebuah Gang.
Lalu tak lama kemudian bertemu satu Anjing yang terbaring lemas di Gang tersebut, Andy segera berlari dan mengecek keadaan Anjing tersebut.
“Hanya Lapar. Kerja bagus Kucing Orange.” Ucap Andy, lalu terlihat Kucing Orange membusungkan dadanya. Andy hanya terkekeh lalu membawa Anjing kecil tersebut ke rumah.
Sesampai disana, Andy mengambil sebuah mangkuk, dan memberikan mangkuk tersebut makanan Anjing. Lalu, Anjing yang mencium bau makanan. Segera memakannya dengan cepat.
“Perlahan-lahan, makannya.” Ucap Andy, Anjing tersebut paham dan mulai memakan perlahan-lahan. Sedangkan Andy mendapatkan sebuah Notifikasi.
[Selamat, Tuan mendapatkan Uang 100 Yen.]
[Misi tersembunyi diselesaikan.]
[Rilis 3 Misi Harian.]
[Hadiah : Seluruh Uang yang dihasilkan Naik 10%.]
[Selamat, Tuan menaikkan Hadiah dari Misi Harian.]
[Misi Memberi Anjing Makan berubah menjadi Misi Harian.]
[Misi Olahraga.]
[Lakukan Sit Up 20x, Push Up 20x, Lari 200M.]
[Hadiah : Point Peningkatan 10 + Uang 100 Yen.]
[Misi Hewan.]
[Memberi Makan Kucing (3/3).]
[Hadiah : 20% kesukaan Kucing + Uang 100 Yen.]
[Memberi Makan Anjing. (1/1)]
[Hadiah : 20% kesukaan Anjing + Uang 1000 Yen.]
“Bagus, usaha tidak mengkhianati hasil.” Ucap Andy, lalu Andy menerima Notifikasi baru dari System.
[Keterampilan Bahasa Jepang (100/100)]
[Berhasil Naik Tingkat.]
[Keterampilan Bahasa Jepang (0/1000)(Rendah)]
Seketika, Andy menerima berbagai macam Informasi tentang Bahasa Jepang, serta tanpa Andy sadari, suaranya sudah bisa menyesuaikan dengan Orang Jepang.
“Aku, Eh suaraku mengikuti Logat Orang Jepang.” Ucap Andy, menyadari bahwa cara bicaranya sudah mirip dengan orang Jepang.
“Sarah, bagaimana tentang Sahamnya?.” Ucap Andy
[Anda ingin memilih yang mana Tuan?.]
[1. Dapat Saham 10%-15% tapi Bisnisnya masih lancar.]
[2. Dapat Saham 80%-100% tapi Bisnis akan segera bangkrut.]
“Hmm, saran mu bagaimana, Sarah?.” Ucap Andy.
[Menurut System sendiri, lebih baik ambil ke dua. Jika beruntung mendapatkan Saham dari salah satu Restoran yang akan bangkrut, Anda tinggal kembangkan dengan Kemampuan Memasak anda.]
“Itu, benar juga. Lebih baik memilih Saham yang akan bangkrut. Tapi bukankah kita akan memiliki Hutang?.” Ucap Andy.
[Tidak, Tuan. Bangkrutnya tempat tersebut, bisa mungkin dari Produk dan Konsumen. Serta, System akan memilih tempat yang bangkrut bukan karena banyak Hutang. Jadi, Tuan tidak perlu khawatir.]
“Baiklah, aku akan setuju dengan Nomor Dua.” Ucap Andy.
[Pertukaran Saham berhasil.]
[Selamat, Tuan mendapatkan kepemilikan Restoran Akashi.]
“Restoran Akashi?. Bisa beritahu lokasi tempatnya.” Ucap Andy.
[Lokasi di sebelah Barat Sekolah Kotohana.]
“Oh, sangat kebetulan.” Ucap Andy, lalu sebuah Formulir di layar tepat depan Andy pun muncul. Lalu, Suara System terdengar.
[Dimohon, untuk Tuan menandatangani surat tersebut.]
Andy, tanpa berfikir panjang segera menandatangani. Selesai menandatangani, tak lama kemudian suara Hp pun berbunyi.
Drrrt Drrrt.
“Hallo, dengan siapa ini?.” Ucap Andy, mengangkat telpon yang masuk ke dalam Hpnya. Lalu, tak lama kemudian terdengar suara dari Hp.
“Maaf, apakah benar ini, Pak Andy?.” Ucap suara tersebut, terdengar seperti Orang tua. Andy pun membalas.
“Itu benar, saya sendiri Andy.” Ucap Andy.
“Selamat, Pak telah membeli Restoran milik saya. Serta terimakasih telah memberi Restoran ini.” Ucap Suara tersebut terlihat ada putus asa.
“Huff, baik Pak. Mungkin saya akan kesana besok.” Ucap Andy, lalu Suara di seberang telpon pun menjawab.
“Baik, Pak. Besok akan saya serahkan kuncinya.” Ucap Suara tersebut. Andy lalu membalas.
“Sampai jumpa besok.” Ucap Andy.
“Baik, Pak. Sampai jumpa.” Ucap Suara tersebut. Lalu keduanya saling mematikan telpon tersebut. Andy menghela nafas, lalu tersenyum senang. Dia tidak pernah berfikir, dalam hidupnya memiliki sebuah Restoran.
Lalu, Andy masuk ke dalam rumah dan disambut oleh Amy dan Ibunya yang sedang bersih-bersih. Andy pun ikut membantu mereka.
Setelah bersih-bersih, Andy pun duduk di sofa ruang tamu. Lalu, Ibunya datang sambil membawa Gelas air minum. Ibunya memberikan Gelas air minum tersebut kepada Andy.
“Ini, kerja bagus.” Ucap Lilia, sambil memberikan Gelas Air minum ke Andy. Sedangkan, Andy tersenyum lalu menerima Gelas tersebut dan meminum air yang berada di gelas tersebut.
Gluk Gluk Gluk.
“Fuahhh, sungguh segarnya. Terimakasih Bu.” Ucap Andy, Ibunya hanya tersenyum lalu duduk di dekat Andy. Sedangkan, Andy melihat Amy yang sedang turun sambil membawa sebuah Sapu.
“Andy, bagaimana persiapan dirimu?.” Ucap Lilia, kepada Putranya. Lalu, Andy menatap ke arah Ibunya. Namun, fokus ke Gunung kembar yang tercetak dibalik bajunya.
“Ya, sudah siap kok.” Ucap Andy, tanpa melepaskan pandangan ke arah Dua Gunung. Lalu, Ibunya mengetahui bahwa Andy menatap ke mana.
“Andy, kau mandi sana dulu. Ibu mau membantu Kak Amy.” Ucap Lilia berdiri dan menghampiri Amy yang sedang berada di dapur. Andy, kembali sadar dan berdiri, lalu berjalan menuju ke Kamar Mandi.
LilIa dan Amy, masih melihat Andy yang berjalan menaiki tangga, lalu masuk ke dalam Kamar Mandi. Keduanya saling memandang lalu tersenyum. Amy kemudian meletakkan Sapu di dinding, lalu keduanya berjalan menuju ke Kamar Mandi.
Namun, tanpa mereka sadari. Andy sudah tahu niat mereka, saat Amy dan Lilia membuka pintunya. Alangkah terkejutnya bahwa mereka langsung ditarik kedalam Kamar Mandi.
“Kyaaaaa.” Teriak keduanya, terkejut karena Andy menarik keduanya. Tanpa membiarkan mereka berdua tenang, Andy melepaskan pakaian mereka berdua.
“Sekarang, kalian akan kubuat tidak bisa berdiri.” Ucap Andy, lalu mereka bertiga melakukan Hubungan di dalam Kamar Mandi. Atau lebih tepatnya, Andy mendominasi mereka berdua.
Tak puas, selepas Mandi mereka bertiga melakukan Hubungan lagi di Kamar milik Andy. Erangan penuh kenikmatan, timbul di kamar Andy.
5 Jam kemudian.
Jam menunjukan Jam 15.00, Andy melihat bahwa Ibunya dan Amy terlihat terbaring tidur di tempat tidur Andy. Sedangkan Andy duduk sambil tersenyum. Lalu, memakai baju dan celana kembali.
Berjalan turun, masuk ke dalam Dapur dan mulai memasak sesuatu untuk Ibunya dan Tantenya, serta Yui dan Yuka.
Lalu, tak lama kemudian pintu Rumah terbuka, dan menampilkan Yui dan Yuka yang sudah pulang dari Sekolah.
“Kami pulang.” Ucap Keduanya, lalu Andy melihat ke arah Pintu dan menjawab Salam dari keduanya sambil tersenyum.
“Selamat datang.” Ucap Andy, lalu kembali fokus memasak. Keduanya menatap ke arah Andy dengan heran.
“Ibu dan Tante, dimana?.” Ucap Yui. Lalu, Andy berbalik kembali dan menjawab pertanyaan dari Yui.
“Mereka sedang tidur.” Ucap Andy, lalu Yuka memandang ke arah Andy dengan aneh, lalu mereka berdua mengangguk, dan pergi naik ke atas.
‘Mencurigakan, tidak mungkin Ibu dan Tante tidur di jam segini.’ Batin Keduanya. Lalu mereka melihat bahwa kamar Andy sedikit terbuka. Mereka lalu melihat isinya dan terkejut.
“Ini..”
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thanks you Minna-san.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 282 Episodes
Comments
Wahyu
afegan nya nga seru tidak men diteil
2025-03-19
0
argha putera
indomie dituker saham bangkrut? goblok. makanya baca dlu info ttg indomie dan indihome. next jgn jadi tolol asal nulis goblok
2024-08-23
0
SweetiePancake
bukannya 100 yen?
2024-02-20
0