[Chapter 06.]
[Misi Harian Baru.]
[Silahkan Dibaca.]
Keesokan harinya.
Andy terbangun oleh sinar Matahari yang masuk ke dalam kamarnya. Lalu, mengedipkan matanya serta melihat ke segala arah.
“Memang tidur di tempat berbeda, serasa agak belum terbiasa.” Ucap Andy, lalu meregangkan Otot tangannya agar tidak mengantuk kembali.
“Yosh, waktunya Olahraga.” Ucap Andy, saat akan bersiap-siap dan sudah berganti pakaian Andy menerima sebuah Notifikasi.
[Selamat, Tuan mendapatkan Rp. 86.400.]
[Selamat Tuan mendapatkan Kemampuan Vokal Musik.]
“Baiklah, Status.”
[Status.]
[Nama : Andy Pratama.]
[Umur : 17 tahun.]
[System Level : 1 (25.000 / 1.000.000)]
[10 Detik : Rp. 10.]
[Kekuatan : 25.]
[Kecepatan : 23.]
[Kecerdasan : 26.]
[Poin Peningkat : 0.]
[Uang : Rp. 722.000.]
[Keterampilan (+)]
[Saham (+)]
“Lalu, buka Keterampilan.” Ucap Andy, sambil mengklik Tombol +.
[Keterampilan (-)]
[
- Bela diri Kuno (20/100)
-Kemampuan Vokal Musik (10/100)
]
“Hmm, bisa jelaskan maksud dari Angka itu, Sarah.” Ucap Andy.
[Angka tersebut menandakan Peningkatan Kemampuan tersebut.]
“Jadi, aku belum mendapatkan keseluruhan tentang Kemampuan tersebut.” Ucap Andy.
[Itu benar, Tuan. Tuan harus terbiasa dengan kemampuan yang dimiliki.]
“Lalu, apakah ada cara agar cepat naik, Sarah?.” Ucap Andy.
[Ada, tapi Tuan harus menaikkan Level System menuju ke Level 5.]
“Oke, baiklah.” Ucap Andy, siap melakukan Olahraga.
[Misi.]
[Misi Harian.]
[Beri Makan 3 Kucing.]
[Hadiah : kesukaan Kucing naik 2% + Uang Rp.5000]
[Lakukan Sit Up, Push Up, dan lari 100 Meter. (New.)]
[Hadiah : mendapatkan Poin Peningkat : 5. + Uang Rp.2000]
[Hukuman jika tidak menyelesaikan Misi Harian.]
[Tuan Rumah akan dikirim ke Pulau Amazon untuk bertahan Hidup selama 12 Jam.]
“Semakin berkembang, Hukuman semakin mengerikan serta, Hadiahnya Kecil.” Ucap Andy.
[Itu sudah ketentuan, Tuan.]
“Baiklah.” Ucap Andy, setelah memakai pakaian olahraga dan keluar dari Rumah. Andy mulai melakukan aktivitas seperti Push Up, lalu Sit Up dan berlari 100 M.
Setelah, Andy menyelesaikan, kegiatan Olahraganya, Andy kembali ke Rumah. Mendapati Yui dan Yuka yang akan berangkat ke sekolah.
“Selamat Pagi.” Ucap Andy, Yui dan Yuka tersenyum lalu membalas.
“Pagi.” Ucap keduanya, Andy sedikit terpana dengan senyuman keduanya. Lalu, segera sadar dan menggelengkan kepalanya.
“Apakah kalian akan pergi ke sekolah?.” Ucap Andy, Yui dan Yuka mengangguk.
“Itu benar, serta kamu sudah didaftarkan di tempat Les Bahasa. Agar terbiasa hidup disini.” Ucap Yuka, Andy sedikit terkejut, lalu Andy tersenyum dan mengangguk.
“Terimakasih, Informasinya.” Ucap Andy.
“Kalau begitu, kami pergi dulu.” Ucap Yui dan Yuka.
“Hati-hati di jalan.” Ucap Andy, lalu masuk ke dalam Rumah, lalu melihat Bibinya hanya memakai Pakaian dalam serta Apron memasak.
Andy terkejut dan menutup matanya, dan malu. Amy, sedikit terkejut, namun segera normal dan tersenyum.
“Maaf, kebiasaanku hanya memakai pakaian dalam untuk memasak. Karena disini hanya ada Perempuan saja. Aku sempat lupa ada Laki-laki.” Ucap Amy. Lalu Andy membalas sambil menutup matanya.
“Aku juga, minta maaf. Aku tidak tahu serta maaf telah melihatnya.” Ucap Andy gugup, lalu Lilia datang keluar dari kamar.
“Ada apa?.” Ucap Lilia, lalu memandang Amy setelah itu ke Andy. Lilia tersenyum melihat keadaan tersebut. Sebelum Lilia membuka ucapan, Andy sudah memotongnya.
“Aku akan pergi ke kamar.” Ucap Andy, berlari menuju ke kamarnya. Amy dan Lilia tertawa pelan melihat Andy yang begitu Gugup.
Sesampai di kamar, Andy menghela nafas dan merosot jatuh ke bawah.
“Huff, cobaan yang begitu berat. Untung aku bisa mengontrol diriku sendiri.” Ucap Andy, menggelengkan kepalanya.
Lalu, Andy mengambil Baju dan menuju ke Kamar Mandi. Saat di buka. Andy kembali terkejut, ternyata di dalam ada Ibunya yang sedang melepaskan Pakaian.
“Maaf, Ibu.” Ucap Andy, sambil menutup pintu dengan cepat. Lilia melihat tingkah Anaknya yang begitu hanya tertawa pelan.
“Hihihihi, Nah Andy. Apakah kamu mau Mandi bersama Ibu?.” Ucap Lilia, dari dalam kamar Mandi.
“Tidak, Bu. Ibu duluan saja, aku nanti.” Ucap Andy, berdiri namun saat akan melangkah pergi, Andy di tarik oleh Ibunya. Alhasil mereka mandi bersama.
Skip setelah Mandi.
Andy keluar dengan wajah memerah. Lalu, terbayang-bayang Tubuh Ibunya. Andy segera menggelengkan kepalanya agar menghilangkan pikiran yang tidak-tidak.
Andy sudah berganti menjadi Baju santai, lalu duduk di Kursi Makan. Lalu, Lilia keluar dari Kamar Mandi dengan mengenakan Baju santainya, serta celana yang sangat pendek. (Kalian pahamlah.)
“Nah, Andy makan dulu.” Ucap Amy, yang baru datang dan menghidangkan makanan untuk Andy.
“Terimakasih, Bibi.” Ucap Andy, namun seketika punggung Andy merasa dingin sampai menusuk ke tulang-tulangnya.
“Nah, Andy. Jangan panggil Bibi sekarang. Panggil aku Onee-san.” Ucap Amy, sambil tersenyum.
Namun, bagi Andy senyuman tersebut sangat mengerikan. Tanpa sadar Andy meneguk salivanya, dan mengangguk.
“Baik, N-Nee-san.” Ucap Andy, lalu Amy tersenyum senang dan pergi menuju kamarnya.
Andy yang melihat Amy pergi, menghela nafasnya. Lalu, menatap makanan dan memakannya.
“Enak.” Ucap Andy, lalu memakannya dengan lahap. Amy yang mendengar ucapan Enak dari Andy seketika hatinya menjadi berbunga-bunga.
Skip setelah Makan.
“Kenyangnya.” Ucap Andy, lalu menatap ke arah langit-langit.
‘Benar-benar harus kuat hidup dikelilingi oleh Perempuan dan Wanita.’
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thanks you Minna-san.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 282 Episodes
Comments
DigiDaw
Gass ajig/Grin//Grin//Shy/
2024-12-24
1
♛★★★★★★SAINTSWORD★❃★★★★★★★★
novel ini terinspirasi dari jav🗿🗿🗿
2025-03-11
0
dark sistem
kalo dah 100 dah bisa terbang kah kek gatot
2025-01-03
0