Beberapa hari kemudian..
Ibu mertua Lily kedatangan beberapa temanya untuk mengadakan arisan yang biasa mereka lakukan secara bergantian.Ibu mertua Lily dikenal wanita yang sangat royal dan bergaya.Pergaulannya yang sangat sosialita membuat dirinya selalu bersikap sombong dan selalu meninggi
Mereka begitu menikmati acara mereka,sambil tertawa dan bercanda gurau
Tak berapa lama Lily pun datang sambil membawakan minuman dan makanan camilan untuk mereka nikmati.Kedatangan Lily pun sontak membuat perhatian mereka mengarah pada Lily
"Jeng Devina..Bukan kah gadis ini menantumu??Yang belum lama menikah dengan anakmu Yuga kan?"Tanya Rena salah satu teman Devina ibu mertua Lily
Membuat Devina terkejut dan menjadi salah tingkah
Sedangkan Lily hanya bisa menunduk dan terdiam
"Ya ..Tapi itu terpaksa..Seharusnya anakku menikah dengan Rachel..Wanita pilihan anakku yang lebih berkelas..Bukan seperti dia..Kampungan.!!."Jawab Devina dengan santai nya dan nada sombong sambil melirik sinis kearah Lily
Membuat Lily langsung menoleh kearah ibu mertuanya.Lily tak menyangka jika ibu mertuanya masih dengan teganya mempermalukan dirinya dan seakan merendahkan harga dirinya
"Kenapa kau masih disini?Sana pergi kebelakang..Disini bukan tempatmu..!!"Bentak Devina dengan sengaja membuat Lily malu
Lily pun langsung meninggalkan mereka tanpa menjawab perintah ibu mertuanya
"Ya ampun jeng..Jangan galak galak begitu..Kasihan tahu..Biar bagaimana pun gadis itu sudah menjadi menantumu..Dan lagi sepertinya dia gadis yang baik jeng.."Ujar Rena menasehati Devina
"Betul itu Jeng..Ntar jeng dibilang mertua yang galak lagi..Hahaha.."Sambung Lidya yang juga teman arisan Devina
Devina hanya tersenyum datar seakan sikapnya yang berlebihan
Sial..Kenapa jadi aku yang dipermalukan..Gerutu Devina sedikit kesal
Lily yang kembali ke dapur hanya bisa menghela nafas dan berusaha sabar.Ia tak ingin menangisi atas apa yang sudah diucapkan oleh ibu mertuanya.Baginya tidak ada gunanya ia harus menangisi jika tak ada yang menolongnya ataupun membela dirinya.Dan lagi Lily sudah terbiasa dengan sikap dan ucapan kasar yang selalu dilontarkan oleh ibu mertuanya
"Bersabar saja sampai dimana kalian akan bersikap kejam padaku..Aku percaya kalian tidak akan selamanya bersikap seperti ini pada ku.."Ujar Lily bicara pada dirinya sendiri
Sore harinya..
Setelah acara arisan Devina selesai,Teman teman Devina pun berpamit pulang.Setan mereka meninggalkan kediamannya,Devina yang masih merasa kesal langsung mencari keberadaan Lily.Yang ternyata berada disamping rumahnya sedang menyiram tanaman
Devina pun langsung menghampiri Lily dan menarik rambut Lily dari belakang dengan kuat
Hingga membuat Lily terkejut dan merintis kesakitan
"Akh..Sakit..Ada apa ma?"Tanya Lily dengan mencoba memegangi rambutnya yang masih ditarik kuat oleh Devina
"Kau puas..Kau sudah membuatku malu hari ini..Bisa bisanya mereka berpihak dengan perempuan kampung sepertimu..!!!"Bentak Devina dengan nada marah dan emosi
"Tapi aku tidak melakukan apa pun ma..Bahkan aku juga tidak berbicara apa pun pada teman mama.."Jawab Lily membela dirinya
"Kau masih berani menjawab..Ini rasakan hukuman dariku..Supaya kau sadar,kau bukan lah apa apa dirumah ini..!!!"Bentak Devina lagi yang langsung merebut selang air yang ada ditangan Lily dan langsung menyiram kearah Lily
"Ini rasakan ..Apa kau masih berani menjawab..Hah.."Bentak ibu mertuanya
"Hentikan ma..Aku minta maaf..Tolong ma..!!!"Teriak Lily berusaha menghentikan tindakan ibu mertuanya
Namun Devina tak menghiraukan teriakan Lily,justru semakin terus menyiramnya hingga ia merasa puas
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 99 Episodes
Comments
Katherina Ajawaila
itu kel iblis jin kali ya ngk ada rasa kasih sedikit, thour plase SMP kapan ini masa sengsara terus yg di dpt lily
2023-04-15
0
Nani Nani
ya ampun kuat banget km lily, knp km gk kbr aja dr rumah terkutuk itu😥😥😥
2022-06-11
0
ria aja
heran d bantu mlah seenakx sja
2022-04-01
0