Malam hari ini sungguh sangat dingin di karna kan kota bandung saat ini sedang di guyur hujan dan angin kencang Serta petir yang saling bersahutan .
Anira yang berada di dalam villa sendirian pun merasa takut ,karena REVALDO belom pulang sedangkan untuk para pembantu saat ini sudah kembali ke rumah khusus pembantu yang berada di belakang villa .
Anira mempunyai riwayat astraphobia terhadap angin dan petir .
Karna saking takut nya Anira pun menggulung tubuh nya dengan selimut hingga terlihat seperti dadar gulung dan menutup kedua belah kuping nya dengan tangan .
Anira memilih menunggu Revaldo pulang di ruang tengah sambil membungkus tubuh nya dengan selimut karna saking takut nya .
Tak berapa lama REVALDO pun kini sudah pulang ia pulang dengan baju yang sedikit basah karna terkena hujan saat keluar mobil menuju tempat villa .Saat Reval berjalan melewati ruang tengah ia menangkap Anira yang tiba tiba memeluk nya sambil menangis ketakutan . Revaldo yang bingung pun terdiam dan memengagi bokong Anira agar tak terjatuh dari dekapan nya yang langsung bergendong di Reval .
Ke.. kenapa ?? tanya Reval terbata bata karna sedikit canggung.
A. . aku takut petir dan angin kak .'' jawab Anira jujur masih betah berkendong dan membenam kan wajah nya di leher Reval .
Ternyata dia gadis kecil yang sangat lucu dan mengemaskan , dan dia seperti phobia terhadap angin dan petir .,, Batin Reval tak di sangka Reval mengulas senyum tipis di bibir nya.
Grugummm ..../ kilat ,,'' Tiba tiba saja Guntur dan kilat bersambar dan Anira pun semakin memeluk Reval kuat .
''Kamu tenang saja aku ada di sini . '' ujar Reval menenangkan Anira yang ketakutan sambil mempererat pelukannya memberi ketenangan untuk anira.
Entah mengapa hati Reval merasa kasihan serta iba dan tak tega terhadap Anira melihat nya ketakutan seperti itu sekarang. Revaldo yang semula masih berada di ruang tengah pun kini membawa Anira ke kamar nya karna ia merasa pegal di kaki nya karna menggendong Anira cukup lama dan berat .
''Kamu istrahat lah dulu di sini ,ga perlu takut karna ada aku di sini , oke . '' ujar REVALDO sambil mendudukkan Anira di tempat tidur nya .
Anira menjawab nya dengan anggukan .
''Pinter . '' ujar Reval lalu pembelai lembut puncak kepala Anira yang tertutup hijab nya .
''Kamu tidur lah dulu di sini sementara aku mau mandi dulu, jangan khawatir jika ada apa apa kau bisa langsung memanggil ku , kamar mandiku ada di sana '' ujar Reval lalu mengambil handuk nya dan berjalan menuju kamar mandi nya .
Anira berbaring sambil memeluk kaki nya karna merasa sangat takut , Tak berapa lama Revaldo pun kini sudah keluar kamar mandi dan ia pun kini sedang memakai pakaian nya .
Sambil memakai baju nya Revaldo menatap punggung Anira yang sekarang ini tidur di kasur nya sambil memeluk lutut nya karna takut .
Kasihan sekali dia ,aku jadi tak tega melihat dia ketakutan seperti ini ....''' Batin Reval
Setelah berpakaian Reval pun kini bersiap untuk sholat isya karna ia belom melakukan nya . Revaldo pulang pulang sekitar pukul 09.00
-
*************************
Di kediaman Sandiaga
kedua orang tua REVALDO saat ini sedang bersantai di ruang keluarga sambil mengobrol ringan .
"Ma kira kira gimana ya keadaan Reval dengan Anira ! Apa mereka bisa saling menerima kenyataan ga ya ? . " gumam papa sandi
"Entahlah pa . Sebenar nya mama juga kepikiran takut Reval membuat Anira merasa terkekang atau tak nyaman . " jelas mama sarmitra
"Papa jadi keinget masa lalu saat papa tinggal dengan ibu di Yogyakarta , saat itu papa masih umur 10tahun saat ibu membawa papa dari jalanan ,Papa di bawa ibu dari jalan raya dengan segala kekurangan saat itu papa sedang mengamen di jalanan untuk membeli makanan papa mengamen dan tiba tiba ada seorang ibu parubaya yang mendekati papa dan mengajak papa untuk ikut dengan nya .Papa tak menolak karna papa saat itu hanya sebatang kara tak ada siapa siapa ,tapi papa beruntung bertemu dengan ibu karna beliau lah papa bisa jadi orang yang sukses seperti sekarang ini . '' Sandiaga menceritakan kisah masa lalu nya yang sangat menyedih kan.
''Papa jangan sedih dong pah kita kan sedang membahas masalah anak anak kira bukan masalah masa lalu papa 😑, mama akan menerima papa apa ada nya meskipun tak berjaya seperti ini sekali pun mama akan tetap sayang papa . '' rayu bujuk mama Sarmitra
Saat kedua orang tua tersebut sedang asik membahas masa lalu tiba tiba saja ponsel sandi berdering ada panggilan video call masuk .
''Arman ''
Assalamualaikum , om '' ucap Rahma saat panggilan sudah di terima
''*Waalaikumsalam , Arman . Apa kabar kamu nak? '' tanya Sandiaga senang mendapat panggilan dari keponakan nya dari luarnegri
''Alhamdulilah baik kok om . Kalau om dan tante gimana kabar nya? . ''tanya Arman
''Kami baik juga kok rah . '' jawab sandi
''Oiya kamu kapan pulang Arman? , gak kangen ibu mu !!..''Kali ini sarmitra yang bertanya
''Insa Allah Minggu depan Tan!!. ini ada Aisyah kata nya kangen sama Tante.'' ujar Arman
memberikan ponsel nya ke istri nya aisyah*
''Assalamualikum Tante , om !!.
Gimana kabar kalian ? '' tanya Aisyah sopan
''Waalaikumsalam , kami baik kok Syah . ''
Kalau kamu gimana Syah kabar nya ? '' balik bertanya sarmitra
''Alhamdulilah Aisyah baik juga kok Tante . '' jawab Aisyah
''Oiya Tante sama om mau Aisyah beliin apa di Belgia biar nanti bawain ? '' tanya Aisyah
''Ga usah Syah , nanti ngerepotin kamu lagi . '' jawab sarmitra menolah secara halus agar Aisyah tak tersinggung dengan penolakannya
''Yaampun Tan , gak ngerepotin sama sekali tau , ayu Tante mau apa nanti biar sekalian di bawain??'' tanya Aisyah
******
-
-
-
''**Kira kira apa yang akan di bawakan oleh Aisyah dan Arman dari Belgia untuk Sandiaga dan sarmitra??..
''Dan sedang apakah Anira dan Reval di dalam kamar yang sama??...
Pantengin terus yaaa cerita author jangan pernah bosan . karna nanti di tengah tengah episode akan ada hadiah untuk para pembaca yang beruntung** .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 94 Episodes
Comments
Amelia Syharlla
oke lanjut
2023-02-21
0