Setelah menempuh perjalanan panjang hingga Berjam jam , kini Anira dan Revaldo pun sudah sampai di sebuah villa keluarga Sandiaga.
Saat pintu pagar villa di bukakan oleh satpam yang berjaga , Reval dan Anira pun turun dari mobil , dan Anira memandang takjub dengan keindahan bangunan tersebut tiba tiba saja suara Reval menyadarkan nya .
Bawa koper mu sendiri . '' titah Reval dingin Belly.
Anira yang semula bingung pun tersadar dan langsung menyeret koper nya masuk ke dalam villa tersebut .Saat memasuki ruangan yang entah Anira bingung itu ruangan apa ia kembali melongo dengan keindahan setiap sudut tempat tersebut di sana sangat luar biasa ruangan yang sangat tersusun rapi hingga penata perabotan yang sangat pas dengan suasana lingkungan tersebut .
Anira . .kamar mu di sana . '' tunjuk Reval ke arah sebuah pintu.
Em . . makasih . ''angguk Anira lalu langsung menyeret kembali koper nya ke ruangan yang di tunjuk oleh reval tadi dan meninggalkan Reval .
(ini adalah penampakan kamar Anira)
Wooww ini sangat luar biasa , mimpi apa aku kemarin hingga bisa tidur di kamar seindah ini . '' gumam Anira sambil berbaring dan mengelus kasur yang begitu lembut.
Anira pun kini berjalan menuju ruangan yang berada di sisi sudut kamar nya yang hanya terbatas oleh pintu kaca dengan sedikit stiker buram di bagian tengah kaca nya saja. Dan saat Anira mendekati nya ternyata itu adalah kamar mandi , ya Anira terkejut karna kamar mandi yang berada di kamar nya sama sekali tak terhalang oleh pintu yang wajar seperti pada umum nya , kamar mandi yang sangat tidak terbayangkan oleh Anira jika ada orang masuk ke dalam kamar nya saat diri nya sedang mandi . Anira membayang kan nya saja sudah bergedik ngeri .
''Astaga kamar apaan ini . .Kenapa membayangkan nya saja membuat bulu kuduk ku merinding 😬.'' gumam Anira
(SEPERTI INILAH BENTUK KAMAR MANDI ANIRA )
-
-
Revaldo yang sekarang ini sudah berada di kamar nya pun ia memilih untuk mengistirahatkan tubuh nya yang sudah sangat kelelahan karna melewati perjalanan panjang .
Kamar Revaldo memang lebih luas dan lebih bagus di banding kamar Anira . Revaldo sengaja menyuruh Anira tidur di kamar tamu. Ia tak mau tidur sekamar dengan wanita yang tidak ia cintai kecuali di rumah nya ia terpaksa harus tidur satu kamar dengan Anira . Sejujur nya Revaldo masih menyayangi Bella ia masih sangat sulit melupakan Bella meskipun Bella sudah mengkhianatinya , Reval tulus menyayangi Bella tapi sayang pembalasan sayang Reval berakhir tragis .
Setelah bergulat dengan hati dan batin nya Revaldo pun kini terlelap ia sampai lupa jika saat ini sudah hampir sholat ashar. Revaldo tertidur begitu nyenyak hingga melewatkan sholat nya.
(SEPERTI INI LAH KAMAR REVALDO)
(DAN INI PENAMPAKAN KAMAR MANDI REVALDO)
****
Anira sekarang ini sedang menata pakaian nya di lemari . Setelah sholat ashar Anira langsung menata barang barang nya di kamar tersebut Anira terlihat sangat gembira karna ia bisa memiliki kamar yang luas dengan meja belajar yang nyaman di kamar nya ya itu adalah impian Anira untuk itu sejak dahulu , oleh karena itu lah Anira sangat senang bisa mencapai nya sekarang .
Setelah selesai berbenah kamar nya Anira pun kini mandi .
Di lain sisi Revaldo yang baru saja terbangun pun dan menyadari bahwa ia ketiduran dan hampir melewatkan sholat ashar pun bergegas pergi ke kamar mandi untuk berwudhu lalu melakukan sholat nya .
-
Tak berapa lama terdengarlah suara azan magrib Anira yang sudah selesai mandi pun kini bersiap untuk sholat sedangkan Reval baru saja selesai sholat ashar pun kini melanjutkan sholat magrib nya .
-
-
Ini adalah pengambilan villa yang di tempati oleh Revaldo dan Anira sekarang , di vila tersebut ada 2 orang ART dan satu satpam keamanan villa tersebut .
Bik Jumi adalah Art tertua yang bekerja di villa Sandiaga tersebut ia sudah bekerja hampir 15thn . bik Jumi berasal dari Sulawesi dan merantau ke Bandung untuk bekerja , bik Jumi adalah seorang janda berumur 60tahun mempunyai 2orang anak 1laki laki dan 1perempuan .
Bik Hamidah ada Art baru di villa Sandiaga dia baru bekerja sekitar 2tahun ini , Hamidah berusia 33thn dan seorang janda tanpa anak suami nya meninggal saat baru menikah dengannya . Hamidah berasal dari Bandung.
Mang Asep adalah satpam di villa tersebut , mang Asep sudah lama bekerja jadi satpam sekitar 10thn lama nya , Mang Asep mempunyai keluarga Anak dan istri nya berada di kampung mang Asep asli Makasar ia berumur 60thn , seumur dengan ayah Anira .
Sudah dulu ya berkenalan dengan penghuni / pengurus villa keluarga Sandiaga
……………………………………
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 94 Episodes
Comments
Sasah Sasah
💪💪
2022-04-02
0