Setelah mencari beberapa saat Riandi menemukan sebuah tempat yang dapat beristirahat.
"Duduklah disini,Aku akan membeli minuman." Setelah menurunkan Hana dan menyuruh duduk, Riandi pergi mencari minuman untuk dia dan Hana.
Melihat Riandi yang pergi,Hana duduk dibangku sambil mengingat ingat rasa berada dipunggung Riandi yang sangat kokoh, Dia juga penasaran bagaimana bisa remaja yang hanya setahun lebih tau darinya memiliki tubuh yang sangat kuat.
Karna Riandi menggendongnya dipunggung selama 30 menit,Tapi Riandi sama sekali tidak lelah karna menggendongnya selama itu.
Dan Hana yang masih remaja tidak terlalu memikirkan hal hal lainnya,Dan dia hanya bahagia karna telah ditolong oleh seorang laki laki yang sangatlah baik kepada-nya.
Selang beberapa menit Riandi kembali membawa dua botol air ditangannya,Dan menyerahkan salah satunya kepada Hana agar dia munim.
"Minumlah Dengan hati hati jangan terlalu terburu-buru." Riandi berkata kepada hana agar meminum air yang dia berikan.
Riandi membuka Topi miliknya dan memperlihatkan wajah yang dimilikinya secara langsung,Dia juga meminum air yang dia beli untuk dirinya sendiri.
Hana yang melihat wajah Riandi yang sepenuhnya langsung terkejut."Oppa, Kau sangat tampan, Seperti pangeran yang ada dinovel novel itu, Wow."
"Benarkah?,Aku merasa biasa biasa saja." Jawab Riandi dengan santai saat mendengar pujian dari Hana.
Mendengar perkataan dari Riandi,Hana langsung mengalihkan perhatiannya karna dia merasa bahwa orang ini sama sekali tidak memiliki selera humor.
Tapi Hana masih sangat terpesona dengan wajah tampan Riandi,Dia merasa jantungnya berdegup dengan kencang karna alasan yang tidak jelas.
"Apa kakimu masih sakit?." Riandi kembali bertanya apakah kaki Hana masih sakit seperti sebelumnya.
"Ya, Masih sama aku merasa kakiku berdenyut denyut karna sakit." Jawab Hana sambil memandang Riandi dengan malu malu, Semenjak melihat wajah asli Riandi dia merasa tersipu saat mengingat bahwa dia digendong oleh seorang laki laki yang sangat tampan.
"Berikan kakimu yang sakit, Biar aku pijat."Riandi berkata setelah berfikir beberapa saat.
"Kaki? ... Tidak usah oppa." Hana langsung Menolaknya dengan malu malu.
Riandi yang melihat Hana menolak langsung berkata kembali." Jangan menolak, Nanti jika tidak ditangani dengan cepat akan membengkak dan sakitnya akan bertambah."
Dengan paksaan dari Riandi,Hana menaikkan kakinya yang sakit kepaha Riandi, Dan Riandi Memulai melakukan pijatan agar urat yanh terkelir kembali ketempat yang seharusnya.
"Tahan,Mungkin agak sakit." Riandi Mengingatkan agar Hana menahan sakit saat dia memijat kakinya.
"Aduh, Sakit pelan pekan pijatnya oppa."
"Jangan lebay,Tahan saja ini akan berlangsung cepat." Riandi terus memijat kaki Hana yang terkirir tanpa menghiraukan teriakan kesakitan dari Hana.
Setelah beberapa menit memijat Akhirnya Riandi mengakhiri pijatannya,Karna Hana terus merengek kesakitan dan juga menurutnya pijatan yang dia berikan sudah cukup.
Riandi bertanya kepada Hana." Bagaimana apakah lebih baik?."
"Hm, Ini menjadi tidak terlalu sakit dan lebih enakan, Terimakasih Oppa." Hana yang menggerakkan kakinya yang terkelir terkejut karna rasa sakit sudah sangat berkurang dan lebih enakan Setelah dipijat oleh Riandi.
"Baguslah kalau begitu,Jadi apa kau ingin langsung pulang? ... Ini sudah mulai malam." Riandi melihat langit yang sudah mulai gelap berkata agar Hana segera pulang.
"Baiklah Oppa." Kata Hana dengan sedih karna dia merasa sangat singkat Bertemu dengan Riandi.
"Kau naiklah kepunggungku,Aku akan menggendongmu sampai Rumah." Riandi menyuruh agar hana naik ke Punggungnya lagi,Dan dia akan mengantar hana pulang.
"Apa tidak Apa apa oppa?, Ini sudah mulai malam kau bukannya lebih baik pulang?." Hana mencoba Menolak tawaran Riandi,Dia merasa kakinya sudah lebih baikkan dan tidak masalah berjalan pulang sendiri.
"Tak apa, Naiklah kakimu masih tidak terlalu baik,Dan juga aku tidak dapat meninggalkan wanita cantik sendirian." Riandi berkata kepada Hana bahwa dia tidak dapat meninggalkan seorang wanita sendirian dijalan, apalagi wanita tersebut masih sakit.
"Ahh, Oppa kau sangat perhatian dan aku sangat senang mendengar pujian dari Oppa."
"Naik atau aku tinggalin nih."
"Baik-baik, Aku akan segera naik."
Hana langsung naik ke punggung Riandi,Tidak seperti sebelumnya malu malu,Sekarang Hana sangat menikmati digendong dipunggung Riandi bahkan dia menyilangkan tanganya keleher Riandi sebagai pegangan.
"Sepertinya kau sengat senang." Ucap Riandi sambil menggendong hana dibelakangnya.
"Tentu saja,Aku sangat bahagia karna digendong oleh laki laki tampan seperti oppa." Hana yang berumur 15 tahun sangat ceria dan dengan jujur Berkata bahwa dia sangat menikmati saat digendong oleh Riandi.
Sekarang Hana merasa sangat dekat Riandi walaupun hanya Bertemu beberapa waktu yang lalu, Tapi karna sikap baik Riandi dan sangat perhatian,Hana Menjadi lebih merasa dekat dan senang.
"Hahaha,Kau sangat pandai memuji." Riandi tertawa saat mendengar pujian Hana,Dan Riandi melanjutkan perkataannya." Hana, Tunjukkan jalan ketempat tinggalmu."
Saat Riandi bertanya tentang alamat Hana,Tapi hana yang berada dipunggungnya sama sekali tidak menjawab pertanyaannya.Jadi Riandi mencoba bertanya kembali." Hei,Hana dimana tempat kau tinggal."
Tapi bukan jawaban yang ditanya oleh Riandi Yang dijawab oleh Hana,Tapi dia Bertanya hal lainnya."Oppa, Apakah setelah hari kita akan bertemu kembali?."
"Aku tidak tahu, Mungkin ada hari dimana kita akan bertemu lagi." Riandi Berkata dia juga tidak mengetahui apakah dia dapat bertemu dengan Hana lagi,Karna seharusnya Setelah ini dia akan sibuk dengan kegiatan Trainee.
"Oppa, Mungkin akan Sangat susah untuk bertemu kembali karna keluargaku berniat pergi keluar negeri,Jadi apakah kau bisa membawa aku jalan jalan hari ini saja." Hana berkata dengan suara yang pelan, Walaupun hanya sebentar dia sudah Sangat nyaman dengan Riandi yang memberikan perhatian kepadanya.
"Begitukah?, Baiklah aku akan mengajakmu jalan jalan malam ini,Tapi kau harus tetap dipunggungku karna sebaiknya jangan digunakan terlebih dahulu kaki yang terkilir." Riandi setuju untuk menemani Hana jalan jalan malam.
"Hore,Aku akan dengan tenang bersandar dipunggung Oppa, yang penting oppa menemaniku jalan jalan malam ini." Hana dengan senang berkata bahwa dia akan senang hati terus berada dipunggung Riandi.
Setelah itu Riandi menggendong hana dipunggungnya sembari menikmati malam hari diseoul yang sangat terang dan indah,Riandi juga membelikan beberapa makanan seperti gulali atau permen yang diinginkan oleh Hana.
Bisa dibilang Riandi dan hana Bersenang-senang malam hari ini dengan menikmati malam dijalan jalan seoul yang sangat indah.
Hana juga sangat menikmati malam ini dengan tawa dan senyum ceria,Dia sangat jarang merasakan sesenang ini dan hingga membuatnya merasa tidak ingin meninggalkan punggung Riandi yang sangat hangat.
Sekarang Riandi dan hana sedang berada ditaman dan melihat indahnya kolam yang dipenuhi ikan dengan bulan yang terpantul dikolam yang dipenuhi berbagai macam ikan warna warni.
"Gunakan Hoodieku ini, Cuaca mulai berangin dan kau akan sakit jika hanya menggunakan pakaian sekolahmu." Riandi melepaskan hoodie miliknya dan menyerahkannya kepada Hana agar dipakai,Hana hanya mengenakan pakaian sekolahnya jadi Riandi menyerahkan hoodie miliknya agar hana tidak kedinginan dicuaca malam yang mulai dingin.
Riandi mengenakan baju dobelan didalam Hoodienya yaitu kaus putih,Jadi dia sama sekali tidak masalah untuk menyerahkan Hoodie miliknya agar hana tidak kedinginan.
"Oppa,Kau akan kedinginan jika hanya mengenakan baju Koas saja..." Sebelum Hana dapat menolak Riandi langsung menyerahkan Hoodie miliknya agar hana segera memakainya.
"Pakai saja,Aku sama sekali Tidak masalah,Kau yang lebih baik memakainya." Riandi menyerahkan Hoodie hitamnya yang sebelumnya dia Gunakan kepada Hana.
"Baik, Terimakasih Oppa." Hana mengangguk setuju dan mengenakan Hoodie warna hitam milik Riandi.
Setelah mengenakan Hoodie Riandi,Hana merasa sangat hangat dan juga Hoodie milik Riandi sangat wangi yang membuat Hana sangat nyaman mengenakannya.
"Gunakanlah Topiku ini,Ini adalah topi kesayanganku jadi jagalah baik baik." Riandi memakaikan Topi Miliknya kepada Hana,Dan menyuruhnya menjaga topinya agar tidak terbang.
Hana sangat nyaman dengan perlakuan Riandi yang sangat perhatian kepadanya."Terimakasih Oppa,Kau seperti pangeran tampan bagiku."
"Hahaha,Jika aku adalah pangeran tampan,Maka kau akan menjadi Putri cantik." Ucap Riandi membalas pujian dari Hana.
Saat mendengar perkataan Riandi,Hana langsung tersipu malu karna Mendengar bahwa Riandi memujinya sebagai Putri Cantik,Dan ditambah bahwa Riandi sangat tampan membuat Hana sangat malu.
"Ayo, kita lanjutkan jalan jalan,Naiklah aku akan menggendongmu lagi." Riandi mengajak Hana untuk pergi jalan jalan lagi untuk mencari pemandangan indah lainnya.
"Siap pak, Hahaha." Hana kembali naik ke punggung Riandi dengan Ceria.
Hana yang mengenakan Hoodie dan Topi milik Riandi dengan bahagia berbicara dengan Riandi yang menggendongnya,Bisa dibilang ini adalah malam terindah bagi hana karna bisa jalan jalan sambil digendong Oleh Riandi.
Dimalam yang dingin diseoul Riandi menggendong Hana yang mengenakan hoodie hitam dan topi hitam Ditubuhnya, Mereka berdua dengan senang berkeliling mencari tempat yang indah ataupun jajanan yang enak.
Walaupun Keduanya hanya bertemu hari ini,Tapi hubungan keduanya sudah sangat dekat dalam beberapa jam saja.
Beberapa menit kemudian Riandi yang menggendong Hana,Menyadari bahwa Hana tertidur dipunggungnya dengan wajahnya yang bersandar di bahunya.
"Yah,Dia sangat cantik walaupun sedang tertidur." Riandi yang melihat wajah hana yang sangat cantik tertidur dipundaknya,Langsung memuji kecantikan dari Hana.
"Sekarang saatnya mengatar dia pulang, System bantu aku mencari lokasi rumah dari hana." Setelah beberapa saat Memandangi wajah hana yang cantik,Riandi menyuruh sysyem untuk mencari lokasi rumah hana.
[System akan secara langsung memberikan map kepada tuan dan hanya Perlu mengikuti tanda merah saja.]
Dengan cepat sistem Memberikan alamat Rumah Hana.
Kemudian Riandi menggendong hana yang tertidur dipunggungnya dengan hati hati karna takut membangunkan hana karna guncangan dari dia melangkah.
Riandi Sampai kekediaman Hana Setelah 30 menit berjalan kaki sambil menggendong hana dipunggungnya.
Saat sampai didepan Rumah yang cukup mewah Riandi berhenti,Dan juga Riandi Mengetahui dari system bahwa ini adalah Rumah Hana.Dari rumah hana, Riandi Mengetahui bahwa Hana memiliki keluarga yang mempunyai banyak uang.
"Hana, Hana, Bangun kita sudah sampai didepan rumahmu." Riandi mencoba membangunkan hana yang tertidur dengan lelap.
"Hm? ... Sudah dirumah?." Hana terbangun setelah beberapa kali dipanggil oleh Riandi, Setelah melihat bahwa dia memang berada didepan rumahnya Hana langsung bangun.
"Terimakasih oppa, Telah menemaniku malam ini." Dengan wajah yang masih mengantuk Hana berterimakasih kepada Riandi karna sudah menemani Dirinya jalan jalan dimalam hari.
"Oppa apa aku dapat memelukmu untuk terakhir Kalinya?." Hana bertanya apakah dia dapat memeluk Riandi Sebelum dia masuk kerumahnya.
Riandi Mengangguk dan memberikan pelukan kepada Hana,Riandi juga merasa senang malam ini karna dapat berjalan jalan dengan Hana,Bisa dibilang Hana adalah orang sangat penting untuknya sekarang.
"Oppa, Apakah kau bisa melihat kebawah ?." Hana yang berada dipelukan Riandi berkata apakah Riandi dapat melihat kebawah.
Saat Riandi melihat kebawah tiba tiba hana yang berada di pelukannya menaikan wajahnya dan langsung mencium mulut Riandi dengan Tepat.
Riandi merasakan bibir Hana yang sangat lembut menyentuh bibirnya dengan tepat,Dan kedua bibir mereka saling berciuman dengan mesra, Ciuman pertama milik Riandi diambil oleh Hana yang satu tahun lebih muda darinya.
Riandi yang mendapatkan ciuman dibagain mulutnya oleh Hana sangat terkejut karna tidak mengharapkan bahwa Hana yang berumur 15 tahun akan secara tiba-tiba mencium Dirinya dimulut.
Setelah berciuman dengan Riandi beberapa saat Hana berkata dengan malu." Ini adalah Ciuman pertama kalinya selama hidupku,Sekali lagi terimakasih Oppa."
Hana langsung masuk Kerumahnya karna merasa malu Mengingat sensasi ketika mulutnya saling bertemu dengan Riandi,Bahkan Dia lupa mengembalikan Hoodie dan topi milik Riandi,Dia hanya lari dan masuk kerumahnya dengan cepat.
"Ciuman pertama?." Riandi yang tidak dapat melupakan rasa dari bibir Hana yang sangat lembut saat bertemu dengan bibirnya,Dia hanya bergumam sembari melihat Hana yang pergi masuk kerumahnya.
Ini juga ciuman pertama miliknya,Jadi Riandi sangat menikmatinya dan tidak dapat melupakan hal tersebut.
Setelah beberapa menit berdiri diam didepan Rumah Hana,Riandi berjalan pergi sambil menatap Rumah Hana dengan wajah sedih.
Riandi merasa sedih karna mungkin dia tidak bisa bertemu dengan Hana,Karna Hana akan pergi keluar korea dengan keluarganya,Jadi Riandi merasa hatinya tertusuk benda tajam dan rasanya sangat sakit dan perih.
Walaupun hanya beberapa jam tapi dia juga mulai merasa nyaman dengan Hana,Tapi dia tidak boleh melupakan tujuan aslinya datang kekorea,Jadi Riandi hanya dapat melihat kemasa depan apakah mereka berdua ditakdirkan bertemu kembali.
Hana yang melihat kepergian Riandi dari jendela kamarnya mulai menangis sendiri dengan sangat sedih,Sama seperti Riandi,Hana juga merasa sangat nyaman berada disisi Riandi walaupun hanya beberapa Jam.
Yang membuatnya menangis adalah karna Dia tidak akan bertemu dengan Riandi lagi, Dikarenakan keluarganya harus pergi keluar negeri dan dia juga ikut dengan keluarganya,Hana hanya dapat memohon agar dimasa depan mereka akan dipertemukan kembali, Dan dia akan menjaga Hoodie dan Topi Riandi dengan baik sebagai kenang kenangan miliknya jika merindukan Riandi.
Dengan langkah kaki yang berat Riandi harus pergi meninggalkan Rumah Hana,Karna Riandi juga memiliki impian yang harus dia perjuangkan jadi dia tidak dapat terus sedih, Tapi pasti kenangan bersama Hana akan menjadi kenangan paling berharga untuk Riandi yang tidak akan dia lupakan.
Riandi berjalan pergi meninggalkan tempat ini yang tidak akan pernah dia lupakan karna disinilah ciuman pertamanya terjadi.
Riandi juga harus pergi dan fokus berlatih agar dapat mewujudkan mimpinya yang sangat ingin dia gapai.
......................
Janji Crazy Up 6 Bab Udah Author Tepatin Yah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 205 Episodes
Comments
xyz
FBI OPEN UP!!!
2023-02-06
0
#Siapayangtahu¯\_(ツ)_/¯
perasaan gua gaenak ama judulnya
2022-03-09
0
♡~Yuki.nur019
Lanjut............❄️
2021-11-19
1